
Aku lega sekarang tes tertulis sudah kuikuti dan tinggal menunggu hasilnya, sekolah dengan taman yang luas.
fasilitas olahraga lengkap, kelas dilengkapi dengan AC bertingkat lagi, pokok nya sekolah ini pilihan terbaik ku gumamku sambil tersenyum kecil.
Tiba-tiba saja seorang pria menabrak ku,tanpa meminta maaf ia langsung pergi melengos begitu saja.
Hei .. Gapi"?ada apa" suara itu.. Jimmy kamu, kenapa disini"? ujarku sedikit heran, ya' abis ikut tes juga barusan senyum sambil menggaruk kepalanya.
Aku diam terpaku..
Dimakan dong baksonya" ujarnya dengan tatapan mata berbinar binar, apaan sich"?
matamu ngelihat aku seperti itu gerutu ku sewot.
Akh'"..kamu cantik hari ini" pujinya padaku,mulai deh? ucapku beralih memakan bakso.
Gimana? enak kan" ujarnya sambil menatapku,oh ya?' kalung dileher mu itu siapa yang kasih.
oh ini pemberian temanku jawab ku sambil meminum air putih dingin,mana ada pria mau kasih barang semahal itu kalu gak ada rasa sama kamu, cecarnya kearahku.
__ADS_1
iya" juga sich" kuingat sebelum kembali ke luar negeri cukup lama ia memelukku dan berbisik ditelinga ku, jangan duain aku.
Gapi tegur Jimmy, saat aku diam tanpa mengubris ucapan nya ?"akh ' kamu sejak kapan kepo dengan siapa aku dekat, selidik ku.
Giliran Jimmy yang kubuat salting"? ya"" aku maunya kamu jangan dekat-dekat pria yang berani kasih barang barang mahal sambungnya lagi.
kalo ia pria yang jahat Gimana?" biasanya pria gak pernah kasih sesuatu pada wanita dengan geratis pasti ada udang dibalik batu ujarnya.
Udah Akh jawabku singkat,kamu seperti nya tipe cowok yang sukanya ngatur ngatur hidup ku tatap ku nyalang kearah nya.
lagian ingat "? Jimmy,aku bukan tipe cewek yang mudah menjual diri karena uang dan jabatan, kalau kamu masih mau dekat dengan ku,jaga bicaramu,hardikku sambil meninggalkan nya.
Dengan setengah berlari aku mengejarnya tetapi sudah tidak ada,kemana dia kok cepat banget jalannya keluhku sambil menatap kearah jalan.
Tiba dirumah.
Aku merebahkan tubuh ku diatas sofa ruang tamu, kubuka Hpku ada panggilan video dari Justin.
Senyum menyungging dari bibirku, Hpku berdering kali ini dari Jimmy, ku mute kan rasa bete mengingat kata katanya berpikir jahat tentang Justin.
__ADS_1
Gapi.. iya" ada apa"? sahutku pada Dini, itu didepan ada beberapa orang yang merasa hp yang kita jual katanya tidak baik.
Aku bergegas menuju ke arah toko yang letaknya masih dalam lingkup didalam Rumahku,.
Maaf om dan Tante saya pemilik Toko HP ini ucapku,mbak gimana sich" hp ini rusak layarnya mati, ujarnya sambil menunjuk HP yang berada di tangannya.
Bisakah?" aku lihat mbak" akupun mencoba meneliti, tetapi tetap saja layar nya mati.
Ditengah cibiran mereka, mobil berhenti didepan toko,kak Richard datang dengan kemeja biru dan celana jeans.
Cakep banget pujiku dalam hati, ada apa ini ?"ujarnya saat tiba didepan toko,ini kak kata mbak ini HP ditoko ini gak baik'.
Coba sini Hp mbak nya"? kak Richard mencoba melihatnya ia pun mengerutkan kening nya, mbak anda sengaja membuat paradigma jelek tentang toko ini, timpal nya.
Mana buktinya? bentaknya pada kak Richard,ini HP mbak sama sekali tidak ada dijual ditoko ini desus kak Richard sambil menatap kearah wajah nya.
Sesudah itu..
Beberapa orang itupun meninggalkan toko, Gapi kok " kamu gak tahu kalo HP itu bukan dijual di toko mu.
__ADS_1
Aku .. maaf"? kak aku capek,,aku mau kekamar dulu ucapku sambil melangkah menuju kearah dalam rumah ku.