
Aku menghela nafas kasar saat aku tiba distand pendaftaran lomba nyanyi" uang Rp100.000 masih tersimpan rapi didalam kantong celana panjang ku.
Ternyata cukup banyak orang yang ikut mendaftar " entah kenapa rasa percaya diri ku hilang seketika terbersit ingatanku tentang kejadian 6 bulan yang lalu.
Saat itu digereja ibu Pdt meminta ku jadi singer '? Hani temanku berkata" suaramu tidak ada bagus bagusnya mau jadi singer,kalau aku sich mending mundur aja daripada bikin malu diri sendiri cibirnya.
Aku kalau tidak diminta Bu Pdt juga tak mau ujar ku " aku juga tahu suaraku gak bagus kilahku pada Hani : tetapi kenapa kamu tadi tidak menolaknya"?itu berarti kamu sok percaya diri cetusnya lagi.
Lamunanku buyar seketika "? Mbak..maju sudah " ketus seorang wanita yang ada dibelakang ku,lho..kok bisa aku ikut ngantri seingat ku tadi "! bukan disini Aku berdiri Akh" mungkin tadi aku gak nyadar kalo aku sudah masuk antrian benakku.
Aku coba saja akh' mendaftar?" tokh"" ibu tidak ngelarang aku untuk ikut lomba ini ; batinku, usai mendaftar aku diberi nomor peserta 40 ,disana ada beberapa syarat dan ketentuan berlaku saat lomba.
Waduh,. keluhku" saat aku membaca peraturan di kertas selebaran lomba nyanyi ini "harus memakai baju gaun dan sepatu hak tinggi.
Apa" baju gaun pasti mahal belum lagi sepatu heelsnya sungut ku sendu" kalau aku bilang sama ibu"? pasti ibu akan pusing mikirin duit buat beli gaun dan sepatu hak tinggi gumamku.
Dijalan pulang aku tak sengaja bertemu dengan Justin " ia menoleh ke arahku dan menghampiri ku dan berkata" darimana "?dari daftar ikut lomba nyanyi cetus ku sambil menatap wajah nya.
Oh.. pantesan aja " aku tadi lihat kamu lagi berdiri distand lomba nyanyi jadi aku ngebantuin kamu berdiri ditempat antrian yang panjang itu seloroh nya.
Dasar kamu ya"? gerutu ku,aku pikir aku ngelakuin itu karena nyadar "rupanya itu ulahmu ; ujar ku kesal "! maksud ku biar kamu belajar percaya pada diri mu sendiri, kalau kamu bisa.
__ADS_1
Seperti lagu rohani anak anak sekolah Minggu yang pernah gak sengaja aku dengar" Bersama Tuhan aku bisa " jadi Tuhan bisa buat sesuatu yang tidak bisa menjadi bisa ". lanjut nya lagi.
Kamu kenapa lagi"? kok diem,Gapi..sungut nya dengan memandang wajahku" akupun menyerahkan selebaran lomba nyanyi pada Justin ; soal gaun dan sepatu "? selidik nya.
Ini soal enteng cetusnya" enteng bagimu tetapi sulit bagiku" ibuku pasti gak punya uang untuk beliin ini semua, keluhku" harga gaun dan sepatu ini bisa untuk modal ibu jualan, ungkap ku lagi dengan wajah sendu.
Wah..ini sudah siang pasti ibu akan mencariku" aku pulang dulu ya" gerutu ku? sampai jumpa disekolah ujarnya sambil tersenyum, aku pun berlari menuju kearah rumah ku.
Setiba dirumah ibu sudah ada didepan rumah ku" aku berjalan perlahan menuju ke arah ibu"? dan berkata' maaf udah buat ibu kuatir ,ibu memeluk ku hangat dan berkata ibu sedikit kuatir saja padamu Gapi "!.
Ibu mengandeng tanganku membawa ku masuk terus kedapur" dimeja makan aku terkejut ada semangkuk kecil rendang daging sapi dan semangkuk sup ayam ' Bu ini semua ibu beli'?
Tidak,.Gapi ini pemberian Bu Lina "?kalo menu nya seperti ini bobotku pasti naik setiap Minggu, desusku pada ibu" ibu menanggapi ulasku dengan senyum sendu.
Sambil duduk santai di tempat tidur,aku bercerita pada ibu soal lomba nyanyi hari Minggu nanti" dan soal gaun dan sepatu juga aku ceritakan kepada ibu ku.
Gapi apa" benar? Justin serius dengan niatnya ingin menolong mu" entahlah Bu"? aku sebenarnya bimbang, saat aku menatap ibu ternyata ibuku meneteskan air mata nya.
Bu... Besok tidak ada lagi Airmata " kalaupun ada biarlah itu Airmata bahagia dan ucapan syukur saja ?" ujarku seraya memeluk ibu.
Tetapi ingatlah"! Gapi peristiwa robohnya menara Babel, Tuhan gak mau kita memiliki keinginan setinggi langit ,Ia mau kita memiliki mimpi yang sederhana.
__ADS_1
Bu..apa aku gak boleh memiliki mimpi punya rumah yang lebih layak dan hidup yang lebih baik keluhku sambil menatap sayu kearah ibu.
Gapi sayang"" ibu minta maaf ibu hanya ngigatin saja tidak ada niatan untuk mencela mimpi mu nak"! ibu ingin Gapi punya mimpi yang sewajarnya saja" desus ibu lagi.
Ayo buruan kita tidur Gapi" ntar kamu kesiangan besoknya bangun,aku merebahkan tubuh ku didekat ibu sambil memeluk ibuku dan tertidur nyenyak.
Pagi hari ini aku betul-betul kesiangan, tanpa sarapan aku gegas berjalan cepat menuju ke sekolah, aku pun tiba disekolah lanjut berjalan menuju kearah kelasku.
Didalam kelas" aku langsung menuju ke tempat duduk ku? Bell masuk berbunyi aku bernapas lega aku tidak telat tetapi Bella ko tidak masuk lagi" gerutu ku.
Guru matematika pun memasuki kelas ku dan mulai proses belajar mengajar, sekarang kerjakan soal ini" siapa yang bisa mengerjakan tugas dengan benar,akan dapat sesuatu ujarnya tersenyum lebar.
Delisa berkata" pak, kalau tidak bisa menjawab soal dengan benar" Gimana"? diharuskan untuk ikut pelajaran tambahan dari saya,sahut pak Dedi datar.
Ya"" lapeer dong pak"? kalau waktunya pulang,terus harus lanjut ikut pelajaran tambahan gerutu Delisa " huuuuuu sorak riuh teman-teman yang lain.
Delisa bilang aja kalau kamu tuh "! mau dibeliin oleh pak Dedi makanan" pake acara basa basi segala seru Boni dengan dengan ceplas ceplosnya.
Tiba-tiba pak Dedi memukul meja" kamipun diam karena terkejut !' saya beri waktu satu jam dari sekarang untuk mengerjakan tugas ini" sambi ia berlalu meninggalkan kelasku.
Aku segera berusaha untuk mengerjakan tugas dari pak Dedi, Gapi tolongin dong" ? pinta sikembar Dodo dan Dodi padaku" maaf..aku juga cukup sulit mengerjakan soal ini keluhku.
__ADS_1
Masak sih"? kamu ngak bisa" Gapi ? secara kamu satu-satunya terpintar di kelas ini,jelasnya lagi"? tatapan sikembar nampak seperti ada sesuatu yang aneh dimataku desusku dalam hati.