Gapi (Gadis Pemimpi)

Gapi (Gadis Pemimpi)
Bab.30. Arisan.


__ADS_3

Setelah seminggu berlalu" sore ini nenek Reta ngadain acara arisan dirumah nya,


nenek Reta membeli cemilan cukup beraneka macam.


jam 04 : 00 ibu ibu dengan dress batik modern dilengkapi dengan tas dan perhiasan mahal melekat ditubuh mereka masing-masing.


Iya" arisan sebulan sekali dan hari ini giliran rumah nenek Reta, Oma mana istri Nata cucumu?"tukas seorang ibu dengan dandanan menor nya.


bentar" lagi ia pasti bersama kita tukas Oma pada ibu yang gaya pakaiannya selangit" ternyata ia istri anggota dewan jadi pantaslah jika ia begitu berbeda dengan ibu ibu yang lain.


Itu dia datang,Seru nenek Reta saat melihat kedatangan ku?" sesaat semua pasang mata terperanjat melihat kedatangan ku.


Wah' Oma cantik banget! nyonya muda ujar Dilla pembantu dirumah ini saat membawa kan minuman jeruk pada ibu ibu arisan nenek.


Akh'" kenapa aku jadi grogi ditatap oleh teman teman arisan nenek Reta, aku pun tersenyum tipis melihat kearah semua tamu Bu Reta.


Kubuat setenang mungkin' oh" ya? Oma pasti perawatan kulit wajah nya mahalan makanya wajahnya kinclong kayak panci dirumah ku seloroh ibu lainnya.


Iya' iya, dong? masak suaminya aja yang ganteng istrinya juga harus tidak kalah dengan suaminya timpal nenek Reta sedikit lebih berani bicara.


Akupun tersenyum manis mendengar ocehan dan candaan mereka,, diminum dimakan Bu kue kue nya tukas Oma pada teman teman arisannya.

__ADS_1


Saat tengah ngelamun seorang ibu mengajak ku mengobrol" kamu ada dikasih uang Jajan dari cucunya Om.


Dengan mata yang memincing kearah ku, maaf ya"bu selaku ini privasi saya ujarku mencoba menutupi apa yang terjadi pada ku batinku.


Oh" baiklah ujarnya memasang wajah datar moga rumah tangga mu bahagia lanjut nya seraya menatap kemanik mataku.


Sesudah membersihkan diri dikamar mandi aku dibuat terkejut dengan kedatangan Nata suamiku.


Woi tatapan mu seperti ngeliat hantu saja gerutunya " aku diam tanpa mengubris ucapan nya.


Tatapan matanya tertuju padaku, ia mendekati ku dan berkata" berbaring ditempat tidur disebelah ku.


Apa " berbaring ditempat tidur? ini jam berapa keluhku dalam hati sembari menatap kearah nya yang tengah bersantai di tempat tidurku.


Dasar wanita gak peka cerocosku sambil menatap kearah langkah nya menuju kearah luar.


Baiklah" aku mandi dulu ujarku meski hatiku dongkol dicuekin istriku, tadinya aku berharap ia mau berbaring di atas tempat tidur bersama ku.


Sial tetapi ntar malam kamu ya' gak mungkin kamu menolak justru sebaliknya kamu akan kubuat klepek klepek batinku berbicara.


Aku iseng iseng membantu Dilla menyiapkan makanan diatas meja makan daripada aku harus berbaring dengan Nata suamiku.

__ADS_1


Oh oh Gini ya" kerjaan kamu? bukan nya melayani kebutuhan ku cecarnya malah ngehindari aku lanjutnya lagi.


Maaf timpal ku sambil cengengesan padanya, perutku rasa lapar jadi aku putusin bantuin Dilla biar kelar kerjaan nya.


nyiapin hidangan ujar ku membela diri, apa kamu lupain kata kata ku waktu itu"dengusnya dengan tatapan nyalang kearah ku.


Sekarang juga kamu ikut aku tintah nya" akupun mengikuti langkah nya, begitu aku tiba didepan kamar.


Malam ini kamu tidur digudang ujarnya seraya mendorong ku hingga aku terduduk di lantai serta mengunci pintu.


Nata ku mohon padamu jangan masukkan aku kesini"? pintaku sambil menangis.


Sudah telat ; aku seperti ini agar kamu sadar kamu harus melayani kebutuhan ku bukannya lebih memilih bantuin mbak Dilla bentaknya nyaring.


Aku terdiam menatap sekeliling ruangan ini, ada lemari, kursi dan alat olahraga juga kardus kardus bekas kotor dan berdebu.


Suara suara tikus buatku beralih menatap kearah lemari tua nan antik tampaknya itu suara tikus berasal dari lemari tua antik itu.


Akh' Tuhan tolonglah aku, ini bukan mimpi ku" andai didalam sana seperti pintu kemana saja seperti pintu yang dibuat oleh Doraemon.


Tentunya aku akan pergi dan tak terkurung di dalam gudang ini gumamku seraya menatap kearah cermin yang memantulkan bayangan wajah ku.

__ADS_1


Kutatap sendu wajahku " wajahku nampak memutih dan seluruh tubuhku selembut dan sehalus salju.


Wah' nenek Reta emang is the best puji ku ia sudah mempermak aku jadi nyonya, muda yang anggun, cantik dan mempesona.


__ADS_2