Gapi (Gadis Pemimpi)

Gapi (Gadis Pemimpi)
Bab.24.Cemburu.


__ADS_3

Sudah sebulan aku mendiami rumah Justin, sedangkan Justin sibuk Bolak balik keluar negeri menjalankan bisnis orangtuanya.


Bisnis properti bisnis yang terbilang cukup sukses selama ditangani oleh Justin, Justin tinggal bersama orangtuanya.


Hanya sesekali ia kerumah ini, kerjaan ku sehari-hari ialah bantuin mbok bersih bersih rumah.


Mbok Surti wanita yang berumur 35 tahun, dimataku sangat baik dan bisa dijadikan teman bicara soal apa pun.


mbok kita ngapain sekarang ya" desusku kearah mbok Surti"! ia menatapku sejenak,, kita beli es krim didepan aja"?mau, ucapnya.


Ok"aku mau ucapku sambil tersenyum,dan kitapun ketoko untuk membeli es krim.


Setelah menghabiskan 2 buah es krim begitu pun dengan mbok Surti,suara mobil Justin memasuki garasi disamping rumah.


mbok bergegas menuju pintu dan membukakan pintu" apa kabar mbok Surti" baik tuan balasnya.


Mana "? Gapi' tanyaku, tadi disini" mungkin kamar tuan?" ngapain sore gini dikamar, apa ia gak kangen sama aku, sungutku dalam hati.


Ya' sudah mbok" aku mau kekamar"? kalau ada tamu suruh masuk saja, ucapku pada mbok Surti.


Ketukan dipintu membuat ku berhenti dari pekerjaan ku" membantu mbok Surti memasak untuk makan malam.

__ADS_1


Mataku kaget melihat kearah seorang wanita muda sangat cantik dengan pakaian seksinya.


Hei .. Justin ada" ucapnya menatapku dengan senyum, iya'ada? silahkan masuk ujar ku.


Silahkan menunggu diruang tamu" aku akan memanggil Justin " sembari berjalan menuju kearah kamar Justin.


Tiba-tiba saja Justin keluar dari kamar nya" hidung ku menghirup aroma parfumnya sungguh wangi.


Ada apa" itu ada perempuan cantik mencarimu ujar ku" oh ya" ia bener bener datang serunya sambil berjalan menuju kearah ruang tamu.


Akupun membuat kan minuman untuk wanita itu dan Justin mereka berdua terlihat seperti pasangan kekasih.


Cukup lama" aku ngobrol dengan mbok Surti" mbok aku pamit ya ?untuk pergi ke kamar ku" ujarku sambil menguap lebar.


Baik'lah" mbok nungguin wanita itu pulang baru' mbok tidur ucapnya dengan nada yang lelah sama sepertiku.


Mataku kupejamkan meskipun begitu sulitnya terlelap" kebayang Justin begitu dekat dengan wanita itu, Justin sudah punya pacar berarti batinku bermonolog.


Karena lelah dan mataku berat akupun tertidur pulas" saat pagi hari aku terbangun, terima kasih Tuhan gumamku dengan senyum.


Sesudah sarapan pagi aku bersiap untuk pergi ke gereja" Motor ku kupacu dengan pelan sembari tersenyum.

__ADS_1


Tiba di gereja beberapa orang sudah datang" mobil berhenti didepan Gereja, sosok Hinata muncul dengan gaya bak model.


Kemeja putih lengan panjang dan celana jeans " sempat hanyut terbawa arus pesonanya,mobil lain berhenti dibagian belakang mobil Hinata.


Sosok tinggi dan keren berpakaian rapi dengan pakaian casualnya tetapi tetap nampak seperti bos.


Semua mata tertuju kepada Justin , aku alihkan perhatian ku kearah Hinata? apa kabar "? ucapnya datar.


Seperti apa yang kamu lihat ucapku" akh' Gapi kamu terlihat' cantik meski dengan dandanan sederhana mu pujiku seraya menatap wajah nya.


Aku gak nyangka Justin duduk di sebelah kiri ku dan Hinata disebelah kanan ku, mimpi apa" aku semalam diapit oleh pria pria tampan seperti ini selorohku sembari tersenyum.


Ibadah berlangsung cukup meriah karena Hinata mau memainkan piano, dan aku ditunjuk menjadi pemimpin pujian Justin menatapku dan terus menerus menatapku.


Apa apaan sich gerutu ku dalam hati sembari menatap kearah lain setiap kali tatapan ku searah dengan tatapan matanya.


Ibadah pun selesai' Gapi aku mau bincang bincang dengan ibu Pendeta ujarnya padaku.


Oh' 'seloroh ku? kalau gitu aku pulang dulu ujarku meski hatiku bertanya tanya apa yang ia mau perbincangkan dengan pendetaku.


Hati hati dijalan nasihatnya" seperti ibuku saja' gerutuku? Hinata masih ada didekat mobilnya,ia menatapku dan berjalan mendekatiku.

__ADS_1


__ADS_2