Great Broker

Great Broker
Hadiah yang memuaskan


__ADS_3

Hande Ercel yang berada di sebrang panggilan itu menunggu Ness yang tidak menjawabnya untuk waktu lama, dia melihat handphone nya dan melihat bahwa panggilannya masih tersambung namun tidak ada suara apapun dari pihak Ness.


"Hallo Hallo."


Ness yang sedang berada dalam kontemplasi itu akhirnya tersadar dan mengingat bahwa dirinya masih terhubung dengan panggilan Hande Ercel.


"Ehhh iyaa ada apa?"


"Bagaimana dengan tawaran tadi?"


Suara sistem aneh dan gila ini terdengar lagi.


"Pengingat : Harap tuan rumah menerimanya dan menerima hadiah hadiah yang menggiurkan ini. Tuan rumah dapat yakin, hadiahnya tidak akan mengecewakan tuan rumah."


Ness yang mendengar itu mau tak mau merubah wajahnya menjadi hitam.


Sistem gila ini mulai berulah lagi.


"Euh, bagaimana ya? Apakah baiknya untuk kamu yang ke tempatku saja."


"Ehh tidakk, nanti akan banyak orang curiga. Baiklah aku terima, kirim saja alamat rumahmu!"


Ness memotong perkataannya sendiri dengan cepat. Ia memikirkan kemungkinan jika Hande Ercel yang datang mungkin akan menyebabkan orang lain merasa bahwa orang ini familiar dan merasa penasaran.


"Okeee, malam ini pukul 7! Aku kirim alamatnya sekarang."


Segera Panggilan terputus dan tak lama sebuah pesan masuk.


Sistem gila ini bersuara lagi.


"Tuan rumah menyelesaikan tugas pemicu : Menerima ajakan makan malam dari seorang wanita. Tuan rumah mendapatkan voucher diskon 50% untuk pembelian setiap item di mall (permanen), 2x kartu pemain tingkat perunggu, 2x kartu pemain tingkat perak dan 30 poin."


Ness yang mendengar suara sistem itu terkejut, dia tidak menyangka sistem akan langsung membayarnya kontan, namun mengingat tugas pemicu nya adalah hanya menerima saja dan itu sangat mudah.


Dia akhirnya mengerti bahwa sistem ini tidak gila namun baik dan perhatian.


Ness berubah seketika karena tau bahwa sistemnya sangat peduli.


"Betul tuan rumah, sistem ini peduli pada tuan rumah jadi jangan mengumpat lagi, jika begitu lagi sistem ini akan memotong semua poin yang dimiliki oleh tuan rumah."


Sistem mencoba menjaga wibawanya.

__ADS_1


Seketika wajah Ness berubah menjadi hitam, namun tidak berangsur lama karena dirinya harus membuka layar virtual dan melihat keadaan hadiahnya.


Segera.


Dia melihat poinnya bertambah menjadi 450 poin, dimana hanya kurang dari 50 poin lagi untuk membeli kartu pramuka tingkat unexpected atau kartu pemain tingkat super.


Namun Ness juga segera mengingat hadiah voucher diskon 50%, dia mulai melakukan penghitungan.


Jika dirinya mempunyai 500 poin maka dirinya bisa membeli keduanya sekaligus.


Sistem segera bersuara lagi.


"Harap tuan rumah ingat, pemakaian voucher diskon tidak berlaku untuk kartu pramuka tingkat unexpected dan kartu pemain tingkat super."


Ness tertegun. Dia tidak menyangka sistem akan membuatnya merasakan skak mat.


"Kenapa?"


"Pembelian kartu pramuka tingkat unexpected dan kartu pemain tingkat super dibatasi. Tuan rumah hanya bisa membeli maksimal 2 kartu dari setiap item kartu."


"Kenapa?"


Ness mau tak mau bertanya lagi karena merasa dirinya di bodohi dan dicurangi karena menerima hadiah yang bagus namun tidak bisa digunakan.


Dimana jika terlalu banyak pemain dengan potensi tingkat unexpected, mereka akan memiliki potensi yang sama dengan Ronaldo dan Messi maka dunia sepak bola akan hancur karena bakat bakat pemain biasa akan tertutupi dan tidak keseimbangan dalam sepak bola nantinya.


Di dunia sepak bola sekarang, pemain dengan tingkat unexpected hanya nemiliki 2 pemain saja yaitu Ronaldo dan Messi itupun mereka berbeda negara dan jika pembelian tidam di batasi maka Ness akan membeli sesering mungkin dan mengisi squad tim nasional Indonesia dengan pemain tingkat Unexpected semuanya sampai sampai kedepannya dunia sepak bola tidak seimbang dan hanya Indonesia yang menjadi Raja sepak bola dan jika itu terjadi kedepannya juga akan memunculka. kecurigaan dan pertandingan sepak bola tidak akan semenarik dulu lagi.


Ness mendengar semua penjelasan sistem dan merasa semuanya masuk akal. Ia terlalu lupa diri bahwa itu juga bisa menghancurkan keseimbangan dunia sepak bola dan menghapus ketertarikan pertandingan sepak bola.


Mengerti akan hal itu, dia tidak keberatan lagi seperti sebelumnya.


Ness menjadi bingung menggunakan poinnya untuk apa, apakah menunggu 50 poin lagi dan membeli kartu pramuka tingkat unexpected atau memperbanyak stok kartu pemain.


Dirinya merasa bingung dalam memilih keputusan, apalagi jika menggunakan voucher dirinya bisa mendapatkan banyak kartu pemain, mungkin dirinya juga bisa membeli kartu pemain tingkat emas dan tingkat perak.


Apalagi Ness mengingat bahwa vouchernya permanen dimana dirinya bisa membeli kapanpun dan apapun asalkan mempunyai poin yang cukup.


Jadi dia mulai menghitung harga harga item di mall jika dirinya menggunakan voucher diskon 50% itu.


Kartu pemain :

__ADS_1


Tingkat perunggu : 250 poin > 125 poin


Tingkat Perak : 300 poin > 150 poin


Tingkat Emas : 350 poin > 175 poin


Tingkat Platinum : 400 poin > 200 poin


Tingkat Unexpected : 500 poin.


Kartu Pramuka :


Tingkat Awal : 250 poin > 125 poin


Tingkat Menengah : 300 poin > 150 poin


Tingkat Atas : 350 poin > 175 poin


Tingkat Lanjut : 400 poin > 200 poin


Tingkat Super : 500 poin.


Ness melihat semua harga yang berkurang setengahnya menelan ludah, ini benar benar menjadi murah. Ia membayangkan dirinya kaya akan poin dan menghabiskan poinnya untuk membeli semua kartu yang ada. Naamun tidak untuk kartu pramuka tingkat awal.


Tak terjerat dalam sebuah bayang bayang, Ness kemudian memasuki fitur kartu pemain, disana terdapat 4 kartu pemain yang belum di buka, dimana 2x kartu pemain tingkat perak dan 2x kartu pemain tingkat perunggu.


Ness tidak sabar ingin membukanya namun dia masih harus melakukan hal lain karena dirinya belum sempat melakukan apa apa setelah bangun karena harus mengobrol dengan Hande Ercel melalui panggilan telpon.


..


Jam 9 pagi Ness sudah selesai sarapan di temani ke dua pemuda itu, kedua pemuda itu di lihat lihat oleh Ness terlihat gugup karena mengingat besok akan mengikuti latihan bersama tim.


Namun Ness yang merupakan agen mereka harus menenangkannya dan memberi beberapa saran agar mereka tidak lagi gugup.


Ness kembali ke kamar hotelnya dan menonton televisi.


Berita pagi kali ini tidak ada acara yang seperti tadi malam, namun pagi begini ada beberapa berita tentang sepak bola dan Ness menontonnya.


Disana terdapat beberapa berita yang menarik perhatian Ness. Namun yang paling menarik perhatiannya adalah berita tentang Paris Saint German yang akan memperkenalkan bintang Barcelona asal Brazil, Neymar da Silva Santos Junior.


Paris Saint German siap mengeluarkan banyak uang untuk transfer musim dingin nanti agar bisa mendatangkan pemain bintang Barcelona asal Brazil itu.

__ADS_1


Namun tidak berhenti di situ karena Paris Saint German juga berencana memperkenalkan wonderkid A.S Monaco Kylian Mbappe.


Bintang masa depan Francis.


__ADS_2