Guruku Ayah Anakku

Guruku Ayah Anakku
misi


__ADS_3

Setelah perundingan panjang, akhirnya mereka ada dalam sebuah keputusan.


dimana Rezi akan dititipkan sementara ke rumah Rehan, karna hanya disanalah tempat yang paling aman, secara Rehan adalah seorang actor terkenal, pastilah rumahnya dijaga dengan sangat ketat.


"apa yang mau kalian lakukan" perotes rehan saat Zidan dan Anna memaksa masuk kedalam rumahnya.


"mas Rehan, titip Rezi bentar ya, ini mainan, susu, terus jadwal kapan Rezi tidur, makan, main dan minum susu" ujar Anna sambil mengasongkan Rezi pada Rehan.


"makasih ya mas" ujar Anna sambil melengos pergi dari hadapan Rehan.


Rehan hanya bisa terngangah melihat kepergian Anna dan Zidan, matanya melirik bayi yang ada dalam gendongan, bayi itu hanya tersenyum melihat wajah mengenaskan Rehan.


hari minggu yang harusnya ia pakai untuk bersantai, terganggu dengan datangnya bayi ajaib.


sementara itu dirumah Eliza, semua orang sudah pada posisi. Ardi dan Yudha sudah ada dalam mobil, agar saat penculuknya datang, mereka bisa segera bergerak.


Eliza dibiarkan menangis dihalaman.


tak berapa lama mereka menunggu, mobil box pengantar paket itu datang.

__ADS_1


perlahan kurirnya keluar. menghampiri Eliza yang sedang menitikan air mata.


perlahan kurir itu mengajak Eliza untuk melihat alamat barang yang harus diantar, namun si pria mengajaknya kedalam box untuk melihat alamat yang tertera dialamat pengiriman.


Eliza hanya bisa pasrah, walaupun dirinya tahu kalau dia akan ada dalam bahaya, namun demi putrinya, Eliza akan tetap menghadapi segala rintangan yang ada.


dan benar saja, pria itu mendorong Eliza agar masuk kedalam mobil box.


beruntung Ardi dan Yudha sudah siap didalam mobil, mereka segera membuntuti mobil box itu dari belakang.


dengan bantuan alat pelacak yang dipasangkan dibadan Eliza, dengan mudahnya mereka mengikuti penculik itu.


namun selama Yudha tinggal dirumah itu, sekalipun dia tidak pernah diperbolehkan masuk kedalam ruang bawah tanah itu.


mobil box itu masuk kedalam ruang bawah tanah, namun Ardi dan Yudhi belum bisa masuk.


mereka akan menunggu kedatangan Anna dan Zidan.


tak lama Zidan dan Anna sampai, mereka segera turun dari dalam mobil, berlari mendekat kearah Ardi dan Yudha.

__ADS_1


"bagaimana keadaanya, dimana Eliza?" tanya Zidan.


"Eliza sudah dibawa masuk" jawab Ardi, jantungnya berdegup sangat kencang, kini dua orang yang sangat ia sayangi menjadi taruhan-nya, kalau mereka gegabah sedikit saja, nyawa ibu dan anak itu akan dalam bahaya.


tak lama sebuah pesan masuk kedalam ponsel Yudha, pesan itu mengatakan kalau Yuriel sudah aman. dengan begitu mereka bisa segera memulai misi penyelamatan Eliza.


dengan segera mereka masuk kedalam lorong bawah tanah itu, suasana lembab dan gelap, beberapa penjaga juga terlihat berkeliaran disana.


dengan perlahan mereka berjalan, menyelinap dalam gelap.


namun seorang penjaga nampaknya mengetahui keberadaan mereka, penjaga-penjaga itu langsung mengepung dan menangkap mereka semua.


"bos kami mendapati orang lain, nampaknya mereka kesini untuk menyelamatkan keturunan Santoso" ujar salah satu penjaga.


"bawa mereka kesini" ujar Felilin dari sambungan telpon.


dengan segera penjaga itu memberikan kode agar anak buahnya membawa Ardi, Anna, Zidan dan Yudha untuk masuk.


Pada akhirnya, mereka hanya bisa pasrah, entah apa yang akan Feilin lakukan pada mereka.

__ADS_1



__ADS_2