
Pernikahan Abraham dan Hafizah sudah dilaksana secara mewah dan besar - besaran. Nampak kedua mempelai tersenyum bahagia,walaupun dalam hati mereka belum ada rasa suka satu sama lain.
Acara demi acara sudah mereka lewati dengan lancar,para tamu juga pun satu persatu meninggalkan pesta.
Hafizah dan Abraham memasuki kamar bersama - sama,sesampainya di kamar rasa canggung di antara mereka terlihat,di depan pintu setelah Abraham mengunci pintu kamar Hafizah dan Abraham saling pandang satu sama lain dan melempar senyuman terpaksanya.
"Aduh... Kok jadi canggung kayak gini ya suasananya?" ucap Hafizah dalam hati.
"Duuuuhhhh aku harus ngapain nih? perasaan kemarin - kemarin kita biasa ngobrol bareng tapi kok sekarang jadi tegang gini." ucap Abraham dalam hati.
"Emmm,kamu mandi dulu gih sana." ucap Abraham membuka percakapan.
"Ahhh gak usah kamu saja dulu,aku butuh waktu mau melepas aksesoris dan make up ini." sahut Hafizah.
"Ya sudah kalau gitu aku mandi dulu ya." ucap Abraham sambil berjalan menuju kamar mandi.
Melihat Abraham yang sudah masuk kamar mandi Hafizah langsung berjalan menuju meja rias dan melepaskan aksesoris yang dari tadi dia kenakan, Hafizah yang merasa badannya capek semua dia merebahkan dirinya yang masih menggunakan gaun pengantin,karena terlalu lelah akhirnya dia terlelap.
__ADS_1
Abraham yang sudah selesai dengan ritual mandinya keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit pinggangnya,dia yang sedang asik mengeringkan rambutnya dengan handuk di tangan melihat Hafizah berbaring di ranjang,dia berniat untuk membangunkan istrinya agar cepat - cepat membersihkan dirinya.
"Zah...,Fizah...,Bangun cepat katanya mau mandi?" ucap Abraham sembari menggerakan bahu Hafizah. Karena kecapean Hafizah tak kunjung bangun, dia hanya menggeliat saja dan kembali tertidur. Melihat tingkah Hafizah yang jarang dia lihat muncul ide untuk menggodanya.
Abraham mendekatkan wajahnya ke Hafizah dan berbisik di telinganya, kamu mau cepet bangun dan mandi,atau kamu mau merasakan ciumanku lagi sekarang? ucap Abraham.
Mendengar ucapan Abraham sontak membuat Hafizah reflek bangun. Dalam keadaan setengah sadar Hafizah melihat Abraham yang masih telanjang dada matanya langsung melotot melihat tubuh Abraham yang bak atlet dengan otot - otot yang menonjol dilengan dan perutnya.
Abraham yang melihat Hafizah terpaku melihat nya dia tersenyum,dan menghampirinya, "Kenapa memandangku seperti itu? baru lihat pria yang telanjang dada ya?" tanya Abraham.
"Apaan sih mas," sahut Hafizah sambil berlari kecil meninggalkan Abraham yang dari tadi menggodanya.
"Gak nyangka dibalik Hafizah yang jagoan dia ternyata hanya gadis polos dan lugu." ucap Abraham.
Di kamar mandi Hafizah yang sedang asik menikmati kucuran air dari shower,tiba - tiba dia terbayang akan tubuh Abraham.
"Iiiihhh kenapa juga aku ngebayangin yang enggak - enggak, ayo Fizah... gak boleh mikirin dia, sadar dia sudah punya kekasih." ucap Hafizah.
__ADS_1
Hafizah yang sudah selesai dengan ritual mandinya dia tak berani keluar karena dia lupa membawa baju gantinya,dia mencoba mengintip keadaan kamar berharap Abraham tak berada dikamar.
"Uhhhh kayaknya Abraham lagi keluar, slamet - slamet." ucap Hafizah sambil mengelus dadanya.
Hafizah yang merasa Abraham tak ada di kamar dia memutuskan keluar dari kamar mandi,dia berjalan dengan santainya menuju lemari pakaian hanya berbalut handuk yang melilit di tubuhnya, dan dengan santainya dia melepaskan handuk dari dan berganti pakaian,ketika dia menutup lemari betapa kagetnya,ketika dia melihat Abraham berada di balik lemari.
"Mas, sejak kapan ada di belakang pintu lemari ini?" tanya Hafizah.
"Dari tadi, wah... wah...wah... kamu mau menggodaku di malam pertama kita?" ucap Abraham sembari menarik pinggang Hafizah. Sehingga tak ada jarak lagi di antara mereka.
"Siapa yang mau menggoda mas? aku kira tadi mas gak di kamar,manggkanya aku kelu...." Sebelum Hafizah selesai berbicara,Abraham langsung mencium bibir Hafizah. Entah apa yang Abraham rasakan, akhir - akhir ini dia merasa tak bisa mengontrol dirinya sendiri terutama jika dia sedang berada di dekat Hafizah.
"Ini adalah ketiga kalinya Abraham menciumnya,tapi kenapa ciuman kali ini berbeda dari yang kemarin, apa karena status kita yang sudah suami istri,membuat Abraham dengan leluasa meluapkan nafsunya kepadaku? tapi aku gak mau seperti ini, hati dan cintanya masih milik kekasihnya,aku gak berhak memilikinya." ucap Hafizah dalam hati,seketika Hafizah melepaskan ciumannya.
"Kenapa Fizah? apa aku melakukan kesalahan?" tanya Abraham
"Mas gak salah,tapi maaf aku masih belum siap melakukannya sekarang, aku gak mau melakukannya dengan orang yang tidak mencintaiku. Lagi pula Mas sendiri masih mencintai Bella kan? dan mas masih mengharapkannya kembali kepada mu, aku gak mau cuma jadi pelampiasan saja." ucap Hafizah
__ADS_1
Abraham terdiam mendengarkan ucapan Hafizah. Jujur dalam hatinya sekarang lagi dilema,dia sendiri juga gak tau perasaan apa yang membuat dirinya selalu lepas kendali jika berasa dengan Hafizah. Dan di lain sisi dia masih mencintai Bella kekasihnya.
Bersambung........