HAFIZAH

HAFIZAH
BAB 18


__ADS_3

Sekitar 30 menit perjalanan di tempuh oleh Hafizah dan yang lain,mobil nya memasuki sebuah rumah mewah dengan halaman yang luas,terlihat beberapa penjaga yang menjaga di setiap sudut rumah itu.


Hafizah berjalan dipandu oleh pengawal yang dari tadi menunggu kedatangannya.


Terlihat seorang laki - laki paruh baya dengan badan yang tegap,pria itu tersenyum menyambut kedatangan Hafizah dan Vivin.


"Selamat siang tuan Beggi perkenalkan ini Hafizah ketua dari Yakuza ( Nama kelompok Mavia ). Dan dia tuan Beggi ketua dari Naga terbang." Ucap Frans memperkenalkan mereka.


"Ooooo jadi ini pemimpin dari YAKUZA putri Mr.Har yang menggantikan kedudukannya. Ada apa sehingga kalian jauh - jauh dari indonesia datang kemari? ucap Beggi.


" Saya kesini meminta bantuan dari anda untuk mencarikan informasi tentang ayah saya yang disekap di wilayah anda ini. " ucap Hafizah yang to the poin.


"Wauuu. Gadis yang tak suka berbelit - belit ternyata sama seperti ayahmu,aku suka itu." ucap Beggi.


" Jika aku tak bersedia bagaimana?" tanya Beggi.


Hafizah berjalan mendekati Beggi,sedangkan Abraham dan yang lain tetap berdiri di tempatnya,sebenarnya ada rasa khawatir tersendiri di dalam hatinya,ketika Abraham akan berjalan menyusul Hafizah,dia di tahan oleh Vivin.


" Kakak mau kemana?" ucap Vivin.


"Aku mau menyusul Fizah." Sahut Abraham.


"Udah gak usah di susul,Kak Hafizah pasti bisa mengatasinya." Ucap Vivin.


"Jika tuan Beggi tidak berkenan membantu saya,gak masalah maka dengan terpaksa aku akan merebut wilayah anda." ucap Hafizah sembari menyunggingkan senyum sinisnya.


" Ohhh iya ada yang lupa,aku bisa saja membocorkan usaha penyelundupan senjata api anda ke pihak berwajib,apa perlu aku tunjukan kepada jika saya tidak main - main setiap ucapanku." ucap Hafizah sembari berjalan menjauhi Beggi.


Aku kasih waktu anda sepuluh detik dari sekarang.

__ADS_1


Sembari berhitung Hafizah mengeluarkan senjata apinya dan dia menembaki semua Bodyguardnya Beggi yang ada di sana.



Dor...


Dor...


Dor...


Dor...


Dor..


Dor..


Dor..



"Stoppp." Ucap Beggi.


" Kenapa kamu tembaki para pengawalku." Sambung Beggi


" Tenang tuan aku hanya menembaki pelayanmu di kaki saja mereka gak bakalan mati kok." ucap Hafizah.


" Apa anda butuh bukti lagi jika aku bisa menghancurkan bisnismu di dunia BLAK MARKETNYA.?" tanya Hafizah.


"Ok... Aku akan kasih info tentang ayahmu,tapi aku gak banyak. Salah satu orang yang membantu penculikan ayahmu sekarang ada di Bar XX yang ada di JL. xxxx dia bernama Samuel. Tapi dia sulit untuk di temui,hanya karyawan dan pekerja sana yang bisa menemuinya." ucap Beggi.

__ADS_1


" Ok terima kasih atas bantuannya." ucap Hafizah.


Beggi terus menatap kepergian Hafizah,dia tersenyum sendiri melihat kepergian gadis yang sempat hampir membunuh semua penjaganya, " sepertinya teman lamaku sudah mendidik anak gadisnya dengan sangat keras,terlihat dari sikap dan cara anaknya tadi menghadapi aku dia dengan berani tan tak kenal takut." ucap Beggie.


☆☆☆☆☆


Setelah Hafizah meninggalkan markas NAGA TERBANG mereka memutuskan untuk kembali pulang,karena mereka harus merencanakan untuk menemui Samuel.


" Sudah kalian istirahat dulu,nanti makan malam kita bicarakan lagi." Ucap Hafizah. Martin yang dari awal cuma jadi penonton saja dia melihat Abraham.


" Tuan kenapa tuan tak membatu Nona Hafizah?" tanya Martin.


"Dia tak mau kita ikut campur,dia ingin berusaha dengan usahanya sendiri untuk menyelamatkan ayahnya,udah kita lihat saja,aku juga ingin tau lebih dalam tentang istriku." Ucap Abraham.


" Tenang aja,nanti kalau mereka sudah dalam keadaan terdesak baru kita akan turun tangan,siapkan saja mentalmu." ucap Abraham sembari menepuk pelan punggung Martin.


" Bukannya kamu lihat sendiri,bagaimana kerennya istriku,dan orang - orang keren di sekelilingnya. Saranku sebaiknya kamu jaga keponakannya,ingat bukannya Fizah menitipkannya kepadamu,coba kamu bayangin jika sesuatu terjadi dengan keponakannya apa yang akan Fizah lakukan kepadamu? " ucap Abraham.


Mendengar ucapan bosnya,Martin menjadi ngeri, " kenapa pikiranku gak kesana ya,bener juga ucapan bos,jika sesuatu terjadi dengan Vivin bisa - bisa kaki tanganku bisa dipatahkan dengan nyonya. " ucap Martin


-


-


-


BERSAMBUNG........


Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan - kawan. Dengan 👍LIKE,KOMEN,VOTE YAA.... TERIMA KASIH....

__ADS_1


__ADS_2