
KEDIAMAN ERIK.
" Erik papa minta kamu lupakan Sarah nak,dia sudah meninggal,kamu harus move on,kamu masih muda,hidupmu masih panjang,kamu mau sampai kapan mencari Sarah,jasadnya saja sampai sekarang kamu tak bisa menemukannya. " ucap Wijaya.
"Aku sudah menemukannya pa,dia masih hidup." ucap Erik.
" Lalu mana Sarah sekarang kalau dia masih Hidup? tanya Wijaya.
Erik mengepalkan tangannya,dia teringat kejadian tempo hari saat pertempurannya dengan Abraham.
" Sabar pa,aku akan membawa menantu papa kembali. " Sahut Erik.
☆☆☆☆☆
Kediaman Abraham,Hafizah yang ingatannya sudah kembali normal,dia memutuskan untuk bekerja dan mengelolah beberapa perusahaan peninggalan sang ayah. dan salah satunya dikelolah Vivin. mereka berdua menjabat sebagai CEO muda yang tegas. Hafizah dan Vivin yang menguasai komputer dan mantan dari Hacker,membuat perusahaan yang mereka pegang menjadi perusahaan yang ditakuti oleh para pengusaha.
Setiap pagi sebelum berangkat kerja,Hafizah selalu menyempatkan diri untuk menyiapkan sarapan buat Abraham.
Pagi - pagi Hafizah sudah bergulat di dapur menyiapkan kopi dan berbagai menu makanan untuk Abraham tiba - tiba dari arah belakang dia dikagetkan dengan kedatangan Abraham yang memeluk dirinya.
__ADS_1
" Selamat pagi istriku...." ucap Abraham
" Pagi suamiku... Ada apa ini mas,gak biasanya mas manja seperti ini? " sahut Hafizah
" Mang nya kenapa,aku gak boleh manja - manja dengan istriku yang cantik ini ? "ucap Abraham.
" Ya gak apa - apa,tapi lepasin dulu pelukannya,aku lagi sibuk masak ni. " ucap Hafizah.
" Sayang mandi bareng yuk...." ajak Abraham.
" Kamu mandi dulu sana sendirian,kan aku lagi sibuk masak kok. " sahut Hafizah.
Mendengar jawaban Hafizah, Abraham langsung mematikan kompornya, menggendong Hafizah dan membawanya kembali ke kamar.
" Mangkanya diem biar gak jatuh ."
" Mas turunin aku,aku lagi masak. "
" Udah masalah masakan biar di lanjutin ama pelayan, itu sudah tugas mereka. Tugasmu adalah nemenin suami. Ucap Abraham sembari menurunkan Hafizah ke ranjang sembari mencium bibirnya.
__ADS_1
" Ihhh mas genit banget sih..."
" Biarin genit,toh aku genit ama istri sendiri,mau aku genit ama yang lain.? "
" Apa??? Coba aja kalau berani aku patahin kaki tanganmu mas. "
" Ya kalau gak mau suamimu yang ganteng ini genit ama yang lain sekarang kamu harus lakukan tugasmu sebagai istri. "
Abraham kembali ******* bibir Hafizah dengan penuh kelembutan,tangannya mulai membuka satu persatu pakaiannya dan tangannya kini mulai menyentuh tempat faforitnya yang berada di selakangan Hafizah dan ciumannya mulai turun kedua gundukan yang kenyal dan memainkannya.
Pagi itu mereka saling melepaskan gairahnya masing - masing. terlihat dari desahan - desahan yang mereka keluarkan membuat darah orang yang mendengarkannya pun akan mengalir dengan hangat.
Abraham melakukannya dengan sangat hati - hati karena dia tau jika saat ini posisi Hafizah sedang mengandung. Walaupun bayi yang dikandung Hafizah bukan bayinya,dia sudah berjanji pada dirinya sendiri dan Hafizah akan menerimanya sebagai anaknya sendiri.
Abraham yang lelah dengar pergulatannya dia tertidur sembari memeluk tubuh Hafizah
Hafizah yang masih terjaga dia memandang wajah suaminya dalam - dalam sembari menenggelamkan wajahnya ke dada bidang suaminya.
Hari sudah siang,karena aktivitas tadi pagi,Abraham dan Hafizah memutuskan untuk tidak berangkat ke kantor.
__ADS_1
" Sayang... mumpung kita libur gimana kalau kita pergi ke rumah sakit untuk cek kandunganku,sekalian kita jalan - jalan " Ajak Hafizah.
" Baiklah,selagi istriku ini bahagia semua akan aku lakukan. " sahut Abraham.