
Di suatu ruangan dimana Erik sedang duduk dengan menikmati seputung rokoknya tiba - tiba datang salah satu pengawal berlari.
" Bos...Bos... gawat bos,markas kita di serang oleh beberapa orang,bahkan mereka sudah melumpuhkan para pengawal yang jaga di depan. " Ucap salah satu pengawal.
" Apa? cepat hadang mereka dan sebagian jaga tawanan kita." Ucap Erik sambil berjalan memeriksa rekaman CCTV.
" Ohhh.... Ternyata pujaan hatiku datang menghampiriku. " Ucap Erik.
"Yang lain cepat laksanakan strategi B,siapkan semua alat yang sudah aku siapkan." Erik menuju ke tempat dimana Pak Har di sekap.
" Dengarkan aku Ayah mertua,putrimu dan menantumu datang ingin menyelamatkanmu,apa kau dengar suara dari tembakan itu? itu adalah suara dari senjata putrimu dan menantumu, dan perlu kamu ingat kamu memberikan restu atau tidak aku akan menikahi putrimu dan akan menjadikan dia sebagai istriku. " Ucap Erik.
" Jika kau ingin selamat dan menyaksikan pernikahan putrimu denganku maka aku minta kamu ikuti caraku bujuk Putrimu untuk menceraikan suaminya dan mau menikah denganku,jika putrimu yang cantik itu menikah denganku aku berjanji akan membahagiakan nya. " Sambung Erik.
" Cihhh.... Aku gak sudi menikahkan putriku dengan laki - laki sepertimu,lebih baik aku mati daripada menikahkanmu dengan laki - laki sepertimu. " Jawab Har.
" Oke jika itu yang kau minta Ayah mertua,aku akan mengabulkannya. " Ucap Erik.
☆☆☆☆☆
Di tempat lain Abraham mencari setiap di setiap sudut ruangan Mencari keberadaan ayah mertuanya tapi tak dapat menemukannya,akhirnya dia memutuskan untuk mencari keberadaan Hafizah,begitu juga dengan Martin dan Vivin.
Sedangkan Hafizah yang dari tadi masih setia dengan senjata ditangannya terus melawan para pengawal Erik,karena pengawal Erik yang terlalu banyak susah buat Hafizah untuk mencari Ayahnya.
Prokk..
__ADS_1
Prokk..
Prokk..
Terdengar suara tepuk tangan dari lantai dua,Abraham,Hafizah,Vivin dan Martin melihat ke arah orang yang betepuk tangan.
" Wah ...wah...wah... Ternaya tamu - tamuku sudah datang. " ucap Erik dari lantai dua.
" Erik." Ucap Abraham,Martin dan Hafizah. Sedangkan Vivin diam saja karena dia tak mengenalnya.
" Dimana Ayahku." Ucap Hafizah.
" O o o o Sabar dulu,jangan marah - marah dong. " sahut Erik,dan memberikan kode kepada para pengawal untuk mengeluarkan Pak Har.
Tak berapa lama beberapa pengawal Erik membawa Pak Har di hadapannya dengan tangan di ikat ke belakang dan wajah yang penuh dengan darah akibat pukulan dari para pengawal Erik.
" Berani lagi Maju,akan ku tembak Kepala Ayahmu. " ucap Erik.
Sontak mereka berhenti seketika.
" Lepaskan semua senjata kalian. " Ucap Erik sembari memberikan kode kepada para pengawal untuk mengambil semua senjatanya dan menangkap Hafizah dan yang lain.
" Lepaskan ayahku Erik,apa mau mu sebenarnya. " Tanya Hafizah.
" Aku akan melepaskanmu asalkan kamu bersedia menikah denganku." Ucap Erik.
__ADS_1
" Sialan kamu Erik,beraninya kamu berkata seperti itu kepada istriku. " Sahut Abraham dengan meronta - ronta.
" Cihh... Sampai kapan pun aku gak sudi menikah dengan mu. " Jawab Hafizah.
" Oke kalau kamu gak mau Akan bunuh Ayahmu saat ini juga." Ucap Erik.
Hafizah memandan Abraham dan Abraham sebaliknya,saat ini Hafizah dalam dilema yang besar. Dia Harus memilih salah satu antara suami atau ayahnya.
Jika dia ingin menyelamatkan Ayahnya maka mau gak mau dia harus bercerai dengan suami yang dia cintai,jika dia memilih Suaminya maka dia harus rela melihat ayahnya dibunuh oleh Erik.
-
-
-
-
-
**BERSAMBUNG......
Oke sobat,cukup sini dulu ya ceritanya, Kira - Kira Hafizah Hafizah akan ambil keputusan yang mana ya????
Kirim jawabanmu lewat kolom komentar ya...
__ADS_1
Jangan kupa dukung Novel ini dengan Cara LIKE,KOMENTAR DAN VOTE nya ya.... Terima kasih**.