
Hari sudah siang,karena aktivitas tadi pagi,Abraham dan Hafizah memutuskan untuk tidak berangkat ke kantor.
" Sayang... mumpung kita libur gimana kalau kita pergi ke rumah sakit untuk cek kandunganku,sekalian kita jalan - jalan " Ajak Hafizah.
" Baiklah,selagi istriku ini bahagia semua akan aku lakukan. " sahut Abraham sembari mencium kening istrinya.
☆☆☆☆☆
Erik yang sedang berjalan menyusuri mall yang terbesar di Jakarta.
" Sayang sepati ini bagus gak? " tnaya Oline
" Bagus. " jawab Erik dengan nada malas.
" Waahhh, sayang tas itu kayaknya keluaran terbaru deh, aku boleh kan membelinya? "
" Terserah " Jawab Erik lagi.
Erik yang sedang menemani Sarah berbelanja tiba - tiba melihat sosok wanita yang sangat dia kenal dan langsung menghampirinya.
" Sarah !!! " panggil Erik saat sudah berhasil meraih bahunya.
Saat wanita itu melihat Erik, dia berusaha menghindarinya tapi untuk Erik,sekali melihat wanita incarannya jangan harap untuk lepas darinya lagi. Tanpa pikir panjang Erik menarik tangannya dan membawa menjauh dari tempat itu.
" Erik !!! " ucap wanita itu, matanya mulai berkaca - kaca yang berusaha menahan air mata yang hendah keluar. " Erik lepaskan tanganku...."
" Enggak,sampai kapan pun aku gak akan melepaskanmu "
" Aku mencintaimu Sayang "
" Rik, tolong ngertiin posisiku "
" Kenapa kamu selalu menolak untuk hidup denganku padahal kita sudah menikah, tolong sayang kembalilah bersamaku, aku bisa gita jika hidup tanpamu. "
" lupakan jika kita sudah menikah "
" Enggak, sampai kapan pun aku tak kan melupakan pernikahan kita,karena aku tak kan menceraikanmu,sekarang kamu ikut aku. ucap Erik sembari terus memegang tangannya.
__ADS_1
Ketika Erik sedang menarik tangannya dan hendak membawanya pergi, tangan Erik ditahan oleh seorang pria.
" Mau kau bawa kemana istriku? " ucap pria itu yang tak lain Abraham.
Erik melihat Abraham yang sedang menghalanginya. bukannya menjawab pertanyaan Abraham dia hanya tersenyum sinis.
" Siapa kamu beraninya menghalangiku? " ucapnya.
" Aku suami " ucap Abraham.
" Jangan lupa bro,aku juga suaminya dan aku tau dia sangat mencintaiku. "
" Ooooo, PeDe banget loe ya. setelah apa yang kamu perbuat kepadanya kamu begitu yakin dia mencintaimu. Bahkan dari awal dia itu mencintaiku Rik,kamu saja yang terus teropsesi kepada kecantikan istriku, kalau kamu gak percaya kita dengarkan langsung dari mulutnya,siapa yang dia cintai." ucap Abraham.
" Oke, kita dengarkan langsung. Sayanggg.... Sekarang katakan siapa yang sebenarnya kamu sayangi selama ini? " ucap Erik sembari membelai rambut panjangnya dan dengan cepat Abraham menepis tangan Erik agar menjauh.
Cukup lama mereka menunggu jawaban dari sang wanita pujaannya tiba - tiba datang seorang wanita dari arah belakang menghampiri mereka bertiga.
" Mas Abraham..... kenapa kamu di sini? aku dari tadi mencarimu....," ucap wanita itu. Sontak membuat mereka berdua kaget.
" Hafizah...????? " ucap Abraham dan Erik saat itu.
Hafizah yang melihat keberadaan Erik sedang bersama dengan Abraham dia mulai menajamkan tatapannya.
" Erik.... Sedang apa kamu di sini? mau apa kamu? ucapnya dan ketika tatapan Hafizah mengarah kewanita yang di sebelah Erik,betapa terkejutnya dia sampai - sampai belanjaan yang dari tadi dia pegang jatuh tak terasa. begitu pula dengan wanita yang bersama Erik.
" Siapa kamu? kenapa wajah kita sama? " ucap Hafizah.
" Aku Sarah, lahh... Kamu siapa ? "
" Aku Hafizah..."
" Mustahil ada orang yang semirip ini tidak mungkin, mas ini mimpi kan ? " ucap Hafizah ke Abraham.
" Gak sayang, ini gak mimpi,semua ini nyata. " ucap Abraham.
" Eee.... Sebaiknya kita bicarakan ini ke tempat lain. Ucap Erik sembari menunjuk ke sebuah Restoran yang tak jauh dari tempat tak jauh dari sana. Ajak Erik yang masih wajah bingungnya dan di angguk in dengan mereka bertiga.
__ADS_1
Kedua pria itu berjalan di belakang dan saling tatap. kaget dan bingung terlihat jelas diwajahnya.
Begitu pula dengan Hafizah dan Sarah, selama di perjalanan,mereka saling pandang satu sama lain. Bak pinang dibelah dua itu lah pribahasa yang cocok saat ini.
Setelah sampai di restoran yang mereka tuju, Hafizah dan Sarah duduk berdampingan, sedangkan Abraham dan Erik duduk di depannya.
Abraham mulai memijat keningnya,dia merasakan pusing melihat kedua wanita di depannya yang memiliki wajah yang sama.
" Gue jadi ngeblang mau tanya apa ya tadi ? saking shoknya " ucap Abraham.
" Sama gue juga. " sahut Erik.
" Oke, diantara kalian yang bernama Sarah siapa? Tanya Erik.
" Aku " jawab Sarah.
" Oke,kalau kamu memang Sarah ceritakan semua tentang kita. " ucap Erik.
Sarah mulai menceritakan perjalanan kisah cinta Erik bersamanya,hingga pernikahan bersamanya 5 tahun yang lalu dan kecelakann yang menimpa mereka berdua yang membuat dirinya jatuh ke sungai dan terbawa arus hingga ke bibir pantai,pada akhirnya dia di temukan oleh seorang pelayan yang,kata orang yang menyelamatkanku kemungkinan selama aku terbawa arus sungai,terjadi beberapa benturan keras yang mengenai kepalaku sehingga aku mengalami Amnesia. Hingga diwaktu beberapa bulan yang lalu aku sembuh dan ingatanku kembali.
" Kamu memiliki saudara kandung berapa? Soalnya wajah kita begitu mirip,memang aku pernah mendengar di dunia ini ada beberapa orang yang memiliki wajah yang mirip,tapi kalau melihat dia serasa aku berkaca lho... mustahil kalau kita gak bersaudaraan. " ucap Hafizah.
" Aku anak tunggal. " jawab Sarah.
Rasa penasaran mulai muncul di prasaan Hafizah.
" Apa kamu memiliki foto keluarga kamu ? " Tanya Hafizah.
" Ada,tapi di rumah papaku "
" Ya kalau gitu kita ke rumahmu,aku ingin tau keluargamu. "
" Gak mau,jujur selama ingatanku pulih,aku tak kembali kerumah papa, aku tinggal dirumah kontrakan,jika aku kembali aku takut dia akan menyiksa aku lagi,apa lagi jika dia tau kalau aku bersama dengan Erik. " ucap Sarah.
Pandangan Hafizah dan Abraham sekarang mengarah ke Erik. Erik yang melihat tatapan tajam kedua orang di depannya yang meminta penjelasan.
" Ngapain kalian menatapku seperti itu? Oke aku jelaskan, Orang tuanya dari dulu memang gak pernah setuju dengan hubungan kami memang dulu aku aku bisa di bilang orang yang gak punya dan tak memiliki masa depan,mangkanya itu dulu kita sampai mutusin untuk kawin lari,sampai kecelakaan itu terjadi. Semenjak itu aku memiliki tekat yang kuat untuk bisa menjadi orangbyang sukses dan selama 5 tahun ini aku juga sudah berusaha mencari keberadaannya,aku berkeyakinan,selama aku belum melihat jasadnya aku yakin dia belum meninggal. Sampai akhirnya waktu kita mengadakan pertemuan di Bar,aku melihat Hafizah yang bersamamu,aku pikir dia adalah Sarahku,istriku yang hilang 5 tahun lalu. " ucap Erik menjelaskannya.
__ADS_1
BERSAMBUNG......