HAFIZAH

HAFIZAH
BAB 33


__ADS_3

Ketika Dr. Harun ingin menyuntikan cairan itu tiba - tiba Hafizah menahan tangan Dr. Harun dengan tangannya. Dipegangnya tangan Dr. Harun dengan keras.


Senyum sinis Hafizah muncul,tatapannya berubah menjadi tatapan membunuh yang selama ini tak pernah dia lihat.


" Mau apa kamu? " Tanya Hafizah dengan nada dingin.


" E - - maaf Nyonya,anda sedang sakit jadi saya harus memberikan menyuntikan obat ini nyonya..." Ucap Dr. Harun gugup.


Suntikan yang Dr. Harun arahkan ke tubuh Hafizah dengan cepat Hafizah merampasnya dan menanncapkannya ke tubuh Dr. Harun sendiri. Seketika Dr. Harun hilang kesadaran.


" Kau mau membodohiku lagi Dr. sialan!!! " Ucap Hafizah ke Dr. Harun.


Cepat - cepat dia keluar dari mobil itu.Melihat Hafizah keluar dari mobil dengan sehat Erik merasa khawatir dan memberi kode kepada penjaganya agar menangkap Hafizah kembali.


Hafizah mencoba kabur dari para penjaga Erik yang menghadangnya.


Sedangkan disisi lain Vivin dan Martin sedang melawan penjaga Erik merasa kuawalan karena Erik membawa begitu banyak pengawal. " Gila Erik,pasukannya banyak banget. " Ucap Martin.


Vivin yang melihat Hafizah keluar dari mobil dengan selamat,dia memberikan kode kepada Abraham agar melindunginya dan segera membawanya kabur.


" Aku gak boleh kehilangan kekasihku lagi...." Ucap Erik.


" Hai...Butuh bantuan.???? tegur Abraham yang sudah berada di dekat Hafizah.

__ADS_1


Hafizah melihat Abraham hanya tersenyum dan menganggukan kepala saja.


Erik yang takut kehilangan Hafizah,dia menghubungi semua para pengawalnya,segala cara dia kerahkan agar Hafizah kembali kepadanya.


Sekarang Abraham dan hafizah di kepung oleh para pengawal Erik.


" Aku tak bisa melawannya sendirian,aku butuh bantuanmu,maukah kau membantuku?" tanya Abraham sembari mengulurkan tangannya ke arah Hafizah. Dengan senang Hati Hafizah membalas uluran tangan Abraham. Abraham meraih tangan Hafizah,bak seperti orang yang menari Abraham mengangkat tubuh langsing Hafizah diangkatnyadan di putar - putang kesana kesini,dan dengan kaki jenjang Hafizah menendang para penjaga Erik,seketika semua orang yang mengepung mereka jatuh tersungkur.


Melihat banyaknya pengawal yang mereka hadapi,Hafizah,Abraham,Martin dan Vivin merasa kuwalahan dan tak mampu melawannya. Tetapi entah dari mana datangnya beberapa kelompok pemuna pemudi menghampiri mereka dan membantu mereka.


" Heiiii " Kalian jangan buat onar di daerah sini,kalau tidak ingin berurusan dengan kami. " Ucap salah satu dari mereka.


" Siapa mereka ? " tanya Vivin kepada Martin.


" Entahlah,yang jelas lawan mereka dulu. " Jawab Martin.


Merasa dia kalah,Erik memutuskan untuk pergi bersama dengan para pengawalnya. Dan seperginya Erik,Hafizah jatuh pinsang. Untung segera ditangkap dengan Abraham sehingga tubuhnya gak jatuh ke lantai.


☆☆☆☆☆


Hafizah perlahan membuka mata dilihat lah sekeliling ruangannya yang sangat asing buatnya. Dia melihat Abrahham yang sedang tertidur disampingnya sembari posisi duduk sembari memegang tangannya.


" Walaupun aku masih belum mengingat semuanya,tapi aku yakin kamu adalah suamiku yang sesungguhnya...." Ucap Hafizah sembari membelai kepala Abraham yang masih terlelap di sisinya dengan posisi terduduk. Merasa ada sentuhan lembut di kepala,Abraham terbangun.

__ADS_1


" Kamu sudah sadar ? Syukur kalau gitu,aku akan panggil Dokter dudlu ya. " ucap Abraham.


Hafizah hanya tersenyum dan menganggukan kepala saja. " Aku dimana ini? " Tanya Hafizah.


" Kamu ada di rumah sakit. " Jawab Abraham.


Tak menunggu waktu lama Dokter memeriksa keadaan Hafizah. Sedangkan Abraham,Vivin dan Martin menunggu dengan khawatir. Cukup lama mereka menunggu diluar dan akhirnya Dokter itu keluar dari ruangan Hafizah.


" Siapa keluarga dari ibu Hafizah? " Tanya Dokter itu.


"Saya Suaminya. " Sahut Abraham.


" Mari ikut saya ke ruangan. " Ajak Dokter itu.


Abraham mengikuti Dokter itu dari belakang. " Setelah kami periksa,ada syaraf yang rusak akibat penggunaan obat kimia yang sengaja di gunakan. Sehingga mempengaruhi sebagian memori di ingatannya terhapus. tapi jangan khawatir,saya berikan beberapa obat agar bisa merangsang ingatannya agar kembali lagi. Dan ada kabar baik lagi selamat pak,sebentar lagi anda akan menjadi seorang Ayah,bu Hafizah sedang hamil dan usia kehamilannya baru 2 minggu. " Ucap Dokter itu.


-


-


-


-

__ADS_1


-


BERSAMBUNG......TOLONG BANTU SAYA KASIH SEMANGAT YA... DENGAN CARA LIKE,KOMEN DAN VOTE.....TERIMA KASIH....


__ADS_2