
Abraham dan Martin yang dari tadi duduk di meja sembari mencari keberadaan Hafizah tak kunjung ketemu dari kejauhan dia hanya bisa melihat Vivin saja.
Lewat alat komunikasi yang mereka pasang di telinga masing - masing dia menanyakan keberadaan Hafizah kepada Vivin. Vivin yang mendengar suara Abraham dari alat komunikasi yang dia gunakan,dia memberi tahu kepada Abraham kalau tadi Hafizah izin ke toilet sebentar.
Vivin yang melihat Abraham merasa cemas kepada Hafizah akhirnya dia memutuskan untuk menyusul Hafizah ke toilet tetapi dia tak dapat menemukan keberadaan Kakaknya.
Vivin mencoba mendekat ke Abraham dan martin karena ingin memberi tau jika dia tak dapat menemukan keberadaan Hafizah.
Abraham melihat kegelisahan di wajah Vivin dari kejauhan,dia menanyakan keberadaan Istrinya yang tak kunjung keluar.
Ketika Vivin ingin memberi tau kalau dia tak menemukan keberadaan Hafizah tiba - tiba suara sorakan dan tepuk tangan dari para pengunjung membatalkan keinginannya.
Semua para pengunjung bersorak ria dengan kedatanga para wanita cantik menggunakan pakaian belly dance yang menonjolkan bagian dada dan perut ratanya. Ketika para wanita yang lain sudah bersiap menari sorot lampu mengarah ke salah satu penari yang sedang mengawali tariannya. Para pengunnjung di buat penasaran dengan sosok di balik sinar lampu sorot itu,bagaimana tidak penasaran mereka hanya bisa melihat bayangan seorang yang sedang menari terlihat sangat seksi.
Samuel yang dari tadi sibuk dengan para wanita penggoda disisinya,dia sekarang fokus dengan penari yang sekarang sedang menari dibalik lampu sorot.
Alunan musik sudah di mulai,para penari yang lainpun sudah menari mereka mulai berjalan maju ke depan panggung dan lampu yang dari tadi sengaja dimatikan kembali dinyalakan betapa terkejutnya Abraham,Martin dan Vivin ketika melihat penari yang dari tadi menari di balik sorot lampu.
"Fizah..." Ucap Abraham.
__ADS_1
"Kakak...." Ucap Vivin.
"Nyonya...." Ucap Marin.
Mereka saling menatap satu sama lain karena terkejut melihat Hafizah dengan lentur menari diatas panggung,siulan dari para pengunjung ketika Hafizah menggerakkan pinggulnya sehingga terlihat perut ratanya bergetar.
Samuel dan para wanita penggoda yang tadi mengolok - ngolok Hafizah saat melamar kerja melotot sampai membulatkan matanya.
" Haiii bukannya itu gadis yang tadi melamar kerja menjadi pelayan kan?...." Ucap salah satu wanita penggoda itu.
Samuel yang mendengar perkataan salah satu wanita yang dari tadi menemaninya,diamemutuskan untuk pergi memastikannya,dia berjalan mendekati panggung. Samuel yang melihat penampilan Hafizah yang berbeda dari yang tadi dia lihat dan ditambah tariannya yang membuat semua mata laki - laki terpesona sampai tatapannya tak bisa berpaling kepada yang lain.
"Cantiknya....." Ucap Samuel.
Hafizah mengedipkan salah satu matanya ke arah Samuel.
Abraham melihat Hafizah di panggung menari menggerakan pinggul,perut,dada dan menggibas - ngibaskan rambut panjangnya sehingga terlihat sangat seksi dengan terang - terangan menggoda Samuel di depan mata kepalanya sendiri.
Martin melihat ke arah bosnya,dia tau jika saat ini Abraham sedang terbakar cemburu,bahkan Martin melihat Abraham mengeratkan giginya menahan emosinya. Selama ini Martin tak pernah melihat Abraham seperti itu,walaupun dulu dengan Bella dia tetap cuek.
__ADS_1
Abraham berusaha menahan emosi,kemarahan dan kecemburuannya,bagaimana dia tidak marah dan cemburu,selama dia menikah dengan Hafizah. Jangankan dia bersikap genit seperti itu,untuk tersenyum kepadanya saja bisa dia hitung dengan jari.
Dan sekarang dia melihat istrinya menari di depan banyak laki - laki dengan pakaian sangat minim sungguh Abraham merasa kecewa yang dia rasakan sekarang.
-
-
-
-
-
**BERSAMBUNG.......
Mohon maaf buat para pembaca jika saya telat meng updatenya,mohon di maklumi karena saya pendatang baru di dunia Novel Untuk ke depannya saya usahakan setiap hari akan meng Update satu episode.
Jangan lupa kasih semangat buat saya dengan cara ngeLIKE,KOMEN DAN TANDA LOVE YAA... Terima kasih**.
__ADS_1