
"Setelah kami periksa,ada syaraf yang rusak akibat penggunaan obat kimia yang sengaja di gunakan. Sehingga mempengaruhi sebagian memori di ingatannya terhapus. tapi jangan khawatir,saya sudah berikan beberapa obat agar bisa merangsang ingatannya kembali lagi. Dan ada kabar baik lagi selamat pak,sebentar lagi anda akan menjadi seorang Ayah,bu Hafizah sedang hamil dan usia kehamilannya baru 2 minggu." ucap Dokter itu.
DEG.....
"Apa dok? istri saya hamil?" tanya lagi Abraham memastikannya.
"Iya pak,ibu Hafizah sedang hamil,usianya kehamilannya baru 2 minggu." ucap Dokter itu.
"Oh ya dok,saya boleh minta tolong,kalau bisa tolong rahasiakan kehamilan ini dari istri dan keluarga saya." ucap Abraham.
Dokter itu mengerutkan keningnya,atas permintaan Abraham. Abraham yang melihat ada kecirigaan dokter itu langsung menjelaskan.
"Maksud saya biar saya sendiri yang nanti memberi tahu mereka atas kehamilan istri saya. Saya ingin memberi kejutan buat mereka semua." ucap Abraham menjelaskannya.
"Ohhh ya sudah kalau begitu." Jawab dokter itu.
"Terima kasih dok,kalau begitu saya permisi." ucap Abraham.
Abraham keluar dari ruangan itu dengan mengepalkan tangannya. "Sialan kamu Rik,kamu sudah menghamili istriku,semua masalah yang aku hadapi karena ulahmu, tunggu aja pembalasanku aku tak akan tinggal diam atas perlakuanmu kepadaku." ucap Abraham dalam Hati.
Di koridor,terlihat Vivin yang sudah mondar - mandir menunggu kabar keadaan Hafizah. Dia melihat Abraham yang baru keluar dari ruangan Dokter terlihat pucat, dia menghampiri Abraham.
__ADS_1
"Kak gimana kabar kak Hafizah?" tanya Vivin.
"Hafizah mengalami kehilangan sebagian ingatannya akibat cairan kimia yang mereka gunakan dengan sengaja, tapi Dokter sudah memberikan obat untuk merangsang syaraf - syaraf otaknya agar bisa memulihkan ingatannya lagi." ucap Abraham.
Dikamar
Abraham yang sedang memasuki kamarnya melihat Hafizah sedang menyendiri duduk termenung. Melihat Hafizah yang sedang termenung,Abraham jadi teringat ucapan Dokter jika dia sedang Hamil.
Abraham mengepalkan tangannya,jika mengingat ulah Erik yang sudah menghamili istrinya.
Kamu sengaja Rik,menghamili istriku, agar jika Hafizah sedang mengandung anakmu dia akan kembali kepadamu atau kamu berfikir akan merelakan dia hidup bersamanu. Tapi kamu salah perhitungan kali ini. " Ucap Abraham dalam hati.
Abraham menghampiri Hafizah dan duduk di ujung ranjang yang sama.
" Mas, aku mau ngomong sesuatu. "
" Mau ngomong apa? ngomong aja. "
" Sebaiknya kita akhiri saja pernikahan kita mas, aku minta maaf,selama aku tinggal dirumah Erik dan dia bilang kalau kita adalah sepasang suami istri,Erik sudah menyentuhku mas. Aku merasa sekarang sudah tak pantas buatmu,aku kotor mas,aku sudah tak suci lagi. " ucap Hafizah, tanpa terasa air matanya sudah mengalir.
Abraham mendengar kata - kata Hafizah merasa terpukul,emosi,kecewa semuanya menjadi satu.
__ADS_1
" Apa maksudmu Fizah? kenapa kamu bisa punya fikiran seperti itu? semua itu kamu lakukan tanpa sengaja Fizah,kamu sedang dalam pengaruh Erik,yang patut disalahkan adalah Erik,bukanlah kamu. Bagaimana pun kamu aku tak akan menceraikan dan meninggalkanmu,aku sangat menyayangimu dan akan menerimamu apa adanya. " Ucap Abraham dan membawa Hafizah dalam pelukannya.
" Aku sangat mencintaimu,aku tak mau kehilanganmu lagi, tolong jangan katakan itu lagi, kita akan mulai lembaran baru lagi. " Ucap Abraham.
Begitu mendengar perkataan Abraham,Hafizah melihat wajah laki - laki yang ada didepannya itu.
" Apa mas dari dulu mencintaiku seperti ini ? "
" iya sayang, pertama kali aku melihatmu sebenarnya kamu sudah mencuri perhatianku. " Sahut Abraham.
" Memangnya dulu pertama melihat Fizah dimana? Bisa ceritakan kepadaku mas? "
Mendapatkan pertanyaan seperti itu,wajah Abraham tiba - tiba menjadi memerah,menahan malu.
Sebenarnya pertama kali mas melihatmu waktu kamu lagi di rumah ibunya mas, waktu itu mas lagi pulang kerja dan langsung mandi tiba - tipa kran di kamar mandi mas mampet jadi mas memutuskan untuk melanjutkan mandi di kamar tamu. Mas gak tau kalau kamar tamu lagi ada penghuninya yaitu kamu, mas berjalan menuju kamar mandi dan langsung membuka pintunya yang tak terkunci. Ehhh ternyta mas melihat bidadari yang sangat cantik sedang mandi. Gitu cerita singkatnya. " ucap Abraham.
" Ahhhh masak mas gitu ceritanya mas ketemu Fizah. Jadi malu aku mas. " ucap Fizah.
" Iya gitu ceritanya awal mula kita bertemu,mas minta kamu jangan pernah punya fikiran untuk ninggalin mas ya. "
Hafizah hanya menganggukan kepala.
__ADS_1
BAGAIMANA KEHIDUPAN HAFIZAH SELANJUTNYA? MAMPUKAH DIA HIDUP BAHAGIA DENGAN ABRAHAM?