
" Apa??? " Ucap Erik saat menerima telp dari pengawalnya.
" Kurang ajar,Abraham ternyata sudah menemukan keberadaan Fizah aku harus cepat pulang,aku tak kan biarkan Sarahku kembali kepada Abraham. " sambung Erik.
☆☆☆☆☆
Di kediaman Erik.
Erik yang baru datang,dia mengumpulkan semua orang - orang suruhannya,dia melampiaskan kekesalannya kepada para penjaganya.
Di tempat lain,Hafizah/Sarah yang sedang duduk santai di balkon,mendengar keributan di ruang tamu,dia memutuskan untuk melihatnya.
Betapa kagetnya Fizah/Sarah melihat Erik yang memukuli semua pengawalnya,sampai dia menutup mulutnya sendiri,setahu Hafizah,Erik adalah orang yang lemah lembut dan penyabar.
" Kenapa Mas Erik sampai marah seperti itu sampai - sampai semua orang yang bekerja di sini dia hajar habis - habisan tak kecuali pelayan yang sehari - hari melayani Hafizah yang usianya tak muda lagi."
" Panggilkan dokter Harun kesini. "Titah Erik kepada salah satu pelayannya.
Hafizah yang melihat Erik berjalan menuju kamarnya,dia langsung naik ke ranjang,dan berpura - pura tidur.
Kreeeaaakkkkk....( Suara pintu terbuka )
Erik melihat Hafizah yang sedang tertidur,dia berjalan mendekatinya,dan membelai rambutnya.
__ADS_1
" Aku tak kan membiarkan siapa pun merebu Sarahku dari tanganku,siapa pun itu. Walaupun sampai seumur hidupku harus menyembunyikanmu dari Dia. " Ucap Erik lirih namun keadaan Hafizah yang tak tidur bisa mendengarkannya.
Erik mencium kening Hafizah dan berjalan meninggalkan kamarnya.
" Dia....Dia siapa? apa yang dimaksud Mas Erik? Siapa yang akan merebutku dari tangannya? Apa yang sebenarnya yang terjadi?Sepertinya ada yang aneh di sini,aku harus cari tau. " Ucap Hafizah dalam hati
Martin dan Vivin yang mendaptkan telp dari Abraham jika Hafizah sudah di temukan mereka langsung meluncur ke Kota Jember menggunakan pesawat pribadinya.
" Kak,mana kak Fizah? " Itu kata - kata pertama yang keluar dari mulut Vivin.
" Maafkan kakak Vi,kemarin Kakak bisa bertemu dengannya tapi kakak tak mampu membawanya,dan Lagi - " Ucap Abraham berhenti kepada Vivin.
" Dan Lagi apa kak?....Jawab Kak.." Sahut Vivin.
" Waktu kakak menemuinya di pantai,Hafizah tak mengenali kakak,bahkan dia menyebut namanya Sarah. " Ucap Avraham dengan wajah yang sedih.
" Sepertinya ada yang gak beres ini. " Sahut Martin.
Vivin yang baru tau jika Hafizah berganti nama Sarah,dia berusaha mencari informasi melalui Laptop kesayangannya dengan jari - jarinya yang lentik dia memencet tombol - tombol Keyboard.
Sebenarnya semenjak hilannya Hafizah,dia juga berusaha mencari informasi tentang kakak sepupunya itu,tetapi dia tak bisa menemukannya.
" Kak aku menemukan informasinya iya itu kak Fizah,Erik mengubah semua data kak Fizah menjadi Sarah dan di sini status Kak Fizah adalah Istrinya Erik..." Ucap Vivin dengan suara melemah,karena dia tau kalau Abraham akan kecewa mendengar kalimat terakhirnya.
__ADS_1
" Erik.....Beraninya kamu menikahi wanita yang masih status istri orang..." Ucap Abraham dengan tangan yang mengepal.
" Oh ada lagi,gak tau ini ada hubungannya apa gak aku gak tau,Erik beberapa bulan ini dia berhubungan dengan Dokter Harun,Dokter spesialis Syaraf. " Ucap Vivin.
" Aku gak tau itu berhubungan apa tidak,tapi apa kamu ingat,sebelum terjadi penembakan,Erik sempat menyuntikan suatu cairan ke Hafizah. " Sambung Martin.
_______
" Bagaimana jika Dosisnya kita tambah saja. " Ucap Erik.
" Jangan Tuan,itu sangat berbahaya buat Nyonya Sarah,bisa - bisa dia mengalami Amnesia,gangguan jiwa dan kemungkinan terbesarnya dia bisa meninggal. " Sahut Dr. Harun.
" Aku tak perduli biarpun dia harus kehilangan semua ingatannya,yang terpenting Sarah tak bisa mengingat Suami dan keluarganya yang sialan itu,aku akan juga berencana akan merubah wajahnya agar Abraham dan yang lain tak bisa menemukan dan mengenalinya. " Ucap Erik.
" Apa....Jadi selama ini Erik bukan suamiku...dia hanya orang jahat yang sengaja melakukan ini semua agar aku berpisah dengan suami dan keluargaku,berarti selama ini rasa sakit kepala yang aku rasakan karena efek dari obat yang Dr. Harun berikan.terus siapa sebenarnya aku? " Ucap Sarah yang sedang bersembunyi dan mendengarkan pembicaraan Erik dan Dr. Harun.
-
-
-
-
__ADS_1
-
BERSAMBUNG......