HAFIZAH

HAFIZAH
BAB 4


__ADS_3

Hafizah yang baru melihat suasana Bar itu merasa canggung.


Martin tersenyum melihat sikap Hafizah yang merasa kikuk." Apa sebelumnya kamu pernah datang ke tempat ini "? Tanya Martin.


Dengan cepat Hafizah menggelengkan kepalanya dengan wajah polosnya.


" Mang nya ini tempat apa tuan Martin "? Tanya Hafizah yang masih serius melihat suasana yang baru dia lihat.


" Bagi kebanyakan orang ini tempat orang menghilangkan stresss dan asik - asik,ya kalau bahasa gaulnya dugem ". Ucap Martin.


" Oooo ". Sahut Hafizah sembari menganggukan kepala.


" Mulai sekarang kamu harus biasakan ke tempat seperti ini karena klien kita sering ngajak ketemuan di tempat seperti ini ". Ucap Martin dengan menyunggingkan senyum tipisnya.


Abraham berjalan memasuki Bar di susul dengan Martin dan Hafizah dan para bodyguard. Semua pengunjung menatap kehadiran para rombongan Abraham dan para gadis - gadis di sana terpesona dengan ketampanan Abraham dan Martin. sesekali mereka melemparkan senyum termanisnya berharap Abraham dan Martin memperhatikannya. Tetapi mereka tetap memasang wajah datar dan terus berjalan tanpa memperhatikan orang di sekitar.


Abraham menghentikan langkahnya di sebuah Ruangan VVIP di depan pintu sudah ada beberapa bobyguard yang menjaga. Mereka masuk ke dalam,di ruangan itu sudah ada beberapa orang yang menunggu dia kedatangannya.


Orang itu adalah Erik,dia di kenal dengan sikap play boy dan suka bergonta ganti pasangan. Dia tak segan - segan untuk menghancurkan lawan - lawannya dengan cara yang licik. Dia memiliki beberapa bar besar yang tersebar di penjuru kota.


" Waaaauuuu kawanku sudah datang ". Ucap Erik.


Erik memberikan kode kepada beberapa gadis penghibur yang dari tadi dia menemaninya untuk pergi meninggalkan ruangan itu. Abraham dan Martin pun duduk di kursi yang sudah di sediakan.


Tatapan Erik tertuju kepada Hafizah. " Brow kamu membawakan hadiah kepadaku ya ". Tanya Erik sembari tersenyum nakal kepada Hafizah.


Hafizah yang dengar dengan ucapan Erik hanya diam dan berusaha terus bersikap profesional.


" Sialan,berani - beraninya dia ngomong seperti itu tentangku ".Ucap Hafizah dalam hati yang mulai kesal dengan Klien bosnya.


Abraham dan Martin pun memandang Hafizah yang sedang duduk di sebelah Martin. "Jangan macam - macam dengannya,dia gadis baik - baik". Ucap Abraham dengan penekanan Nada.

__ADS_1


"Wahh,kalau gitu dia masih segel dong,bagaimana kalau kesepakatan kita ubah keuntungan kita yang awalnya 70 : 30 akan aku ubah menjadi 50 : 50 asalkan kau berikan gadis itu sebagai hadiah kepadaku". Ucap Erik yang dari tadi terus memandang Hafizah.


Sedangkan Hafizah yang dari tadi duduk dan mendengarkan perkataan Erik dan mencoba menahan emosinya karena terus - terus di lecehkan,tangannya mulai mengepal dengan tatapan tajam. Matanya melihat ke sekeliling ruangan dia tau kalau posisi mereka sedang di kepung dengan para Bodyguard Erik. Bodyguard yang di bawa Abraham kalah banyak. Dia mencium bau kecurangan di ruangan itu dan mulai waspada dengan suasana disana.


Abraham mendengar perkataan dari Erik dia merasa geram,bukan karena apa,menurut Abraham jika karyawannya di lecehkan berarti dia sudah melecehkan dirinya juga. "Saya tidak setuju lebih baik kita lakukan perjanjian seperti awal ".Ucab Abraham.


" Mana berkas perjanjian kerja kita ".Lanjut Abraham.


Erik menyerahkan berkas Kepada Abraham,Hafizah yang dari tadi duduk tiba - tiba berdiri di belakang antara Abraham dan Martin. Dari jarak yang tidak begitu jauh Hafizah memperhatikan dan membaca Surat perjanjian kerjanya,ketika Abraham Akan menandatanganinya tiba - tiba di halangi oleh Hafizah." Maaf tuan tunggu sebentar ". Ucap Hafizah.


Sontak membuat semua yang ada di ruangan itu menatap Hafizah.


" Ada apa Fizah "? Tanya Abraham dan Martin.


" Maaf sebelumnya,menurut yang saya baca di berkas yang anda kirimkan kepada kami,bahwa perjanjian kerja sama antara anda tuan Erik dan tuan saya Abraham disana tertera pembagian hasil 70 : 30. Tapi sekilas saya baca sekarang tidak menyebutkan segitu. Maaf Tuan mohon dibaca dengan seksama ".Ucap Hafizah kepada Abraham.


" Dan ada data yang pertu saya beritahukan kepada tuan saya ".Ucap Hafizah sembari menunjukan informasi yang baru dia peroleh.


" Erik kamu mau coba - coba membodohiku ".Ucap Abraham dengan nada emosi.


" Waauuu Hebat,aku tidak menyangka wanita yang kamu bawa itu lebih teliti ya dari pada bosnya,ternyata bisa mengetahui semua yang aku sembunyikan ".Ucap Erik sembari tepuk tangan.


" Tapi maaf nona manis,kalian sekarang sudah terkepung". Ucap Erik sembari memberikan kode kepada para Bodyguardnya agar meringkus Para bodyguard yang di bawa oleh Abraham.


" Curang kamu Erik ".Ucap Abraham yang marah hendak ingin menghajar Erik dengan cepat Erik menodongkan senjata kepadanya.


" Cepat tanda tangani surat perjanjian itu,dan juga kamu harus menyerahkan gadismu kepadaku ". Ucap Erik.


" Heeee, Aku tak sudi menjadi budakmu ".Jawab Hafizah.


" Kalau kau tak mau maka peluru ini akan melayang di kepala tuanmu dan kamu yang akan disalahkan ". Ancam Erik.

__ADS_1


Ketika Erik hendak ingin menyerang Abraham dengan cepat Hafizah menarik Abraham ke belakang sehingga tubuh Abraham terlempar ke tembok dan menendang senjata yang di pegang oleh Erik.


Erik yang kaget karena tiba - tiba di serang oleh Hafizah,dia tersungkur di lantai.


Melihat bosnya yang di serang,semua bodyguard yang tadinya mengunci para bodygurd Abraham mereka langsung lari untuk melindungi bosnya.


Ruangan yang tadinya tenang sekarang menjadi arena pertarungan. Hafizah dengan siap siaga melirik Abraham dengan cepat."Martin lindungi Tuan muda,sebagian bantu aku".


" Kenapa diam saja serang dia tangkap gadis murahan itu ". Ucap Erik.


Mendengar kata - kata Erik membuat Darah Hafizah mendidih. "Beraninya kamu menghina aku rasakan ini ".Ucap Hafizah sembari menghajar Para bodyguard Erik.


Hafizah menendang kaki Bodyguard yang besarnya tiga kali besar dari tubuhnya,sehingga dia jatuh tersungkur ke lantai. Dengan membabi buta dia memukul pria besar tu di sekujur tubuhnya sehingga tak bisa bangun lagi.


Hafizah melihat masih lima bodyguard yang datang menghampirinya,tanpa rasa takut dia mendekati ke lima pria berbadan besar itu. Pukulan dan tendangan Hafizah mengarah ke titik syarafnya,tanpa menunggu lama Hafizah mampu melumpuhkan kelima pria itu.


Hafizah yang melihat ke Arah Erik yang hendak menyerang bosnya dengan menggunakan senjata tajam,dari jarak jauh dia melemparkan tusuk rambut yang dari tadi menggelung rambut panjangnya,sehingga membuat rambut panjangnya terurai.


Lemparan Hafizah tepat sasaran sehingga membuat senjata yang di pegangnya jatuh untuk kedua kali. Dengan cepat Hafizah melompat menaiki meja yang menjadi penghalang antara dirinya dan Erik,tendangan pun mengarah ke leher Erik yang sedang berdiri.


Erik yang tak mampu menghalau tendangan Hafizah menjadi jatuh tersengkur. Hafizah langsung menghajar Erik habis - habisan." Itu balasan untuk kamu karena sudah menghina aku sebagai cewek murahan dan tak menghormati aku ".Ucap Hafizah.


Tak berapa lama kemudian Polisi datang ke tempat itu." Maaf kami dari kepolisian,mendapatkan laporan dari nona Hafizah ".


Dari bawah Hafizah mengangkat tangannya. " Pak,saya pak Hafizah ".Ucap Hafizah sembari dalam posisi mengunci.


Polisi melihat Hafizah yang masih mengunci Erik,seketika mengambil Alih," pak dia mencoba untuk menipu bos saya,semua buktinya sudah saya kirimkan tadi kan ". Ucap Hafizah dengan tersenyum.


Sedangkan Abraham,martin dan beberapa bodyguard yang mengamankan mereka menjadi tercengang.


Hafizah,melihat Bosnya yang masih berdiri dan di kelilingi para Bodyguard,dia langsung menghampirinya.

__ADS_1


Ok.... Kira - kira bagaimana ya kelanjutannya. Jangan Lupa LIKE , KOMENTAR DAN VOTEINGNYA YA.....


__ADS_2