HAFIZAH

HAFIZAH
BAB 39


__ADS_3

Erik menarik nafas dalam - dalam dan memgeluarkan dengan kasar dan memandang Abraham.


" Apa kamu mau menerima anak yang dikandung Hafizah sebagai anakmu? " tanya Erik.


" Selama itu membuat Hafizah bahagia aku akan menerimanya dengan lapang dada. " Jawab Abraham.


" Baiklah kalau begitu, aku sangat berterima kasih atas kebaikanmu. Dan aku minta maaf atas segala kesalahanku waktu itu,terutama kepadamu Hafizah. aku sangat - sangat minta maaf. " ucap Erik dengan tulus.


Hafizah dan Abraham saling tersenyum melihat ketulusan Erik yang meminta maaf kepadanya. " Aku memaafkanmu. " Jawab Hafizah.


Di tempat lain Oline yang sembari tadi yang asik belanja,dia mencari keberadaan Erik tak kunjung ketemu.


" Kemana Erik pergi,sialan dia meninggalkanku sendiri, awas saja akan aku adukan dia ke pak Wijaya.... " ucap Oline. sembari pergi meninggalkan pusat perbelanjaan itu.


Hafizah yang penasaran dengan kehidupan Sarah dia terus memaksa ingin menyelidiki. Entah semenjak melihat Sarah,dia memiliki keyakinan bahwa Sarah adalah saudaranya,bukannya dia ngarep atau apa. tapi perasaan itu muncul dari hati yang terdalam. ditambah ucapan Dokter yang memprediksi jika janin yang dia kandung saat ini adalah kembar.


Karena Sarah yang takut untuk kembali ke rumah orang tuanya,mereka memutuskan untuk bertukar peran untuk sementara waktu. dan itu semua atas izin dari Abraham dan Martin.


" Ingat,jangan macem - macem lagi kamu sama istriku. " ucap Abraham kepada Erik.

__ADS_1


" Tenang,sekarang semua sudah jelas,aku gak akan aneh - aneh sama Hafizah, cintaku hanya untuk Sarah seorang.. " Ucap Erik sembari menarik pinggang Sarah sehingga mereka berdua berpelukan.


" Cihhh sok romantis. " ucap Abraham yang tak mau kalah dengan Erik lalu mencium bibir Hafizah.


Hafizah yang mendapatkan ciuman mendadak membulatkan matanya dan seketika dia mencubit perut Abraham.


" Aaauuuu, Sakit sayang kok aku dicubit sih? " ucap Abraham.


" Kamu gak tau malu,ini tempat umum. " ucap Hafizah.


Melihat tingkah Hafizah dan Abraham membuat Erik dan Sarah ketawa terbahak - bahak.


Melihat sikap Erik yang kekanak - kanakan membuat Sarah memutar bola matanya dan meninggalkan Erik sembari mengajak Hafizah.


" Ayo kak kita pergi tinggalkan dua laki - laki mesum ini. " ucap Sarah.


Hafizah yang tiba - tiba di tarik tangannya oleh Sarah dan mendapatkan panggilan kakak,membuat seakan dirinya merasa senang. Dan menuruti ajakan orang yang baru dia kenal itu.


Mendengar kata mesum,Abrahamdan Erik merasa sebal.

__ADS_1


" Ini gara - gara kamu yang genit ama istrimu.... lihat sekarang istriku jadi ikutan pergi ninggalin aku." ucap Abraham yang memarahi Erik.


" Lhooo kok jadi nyalahin aku,bukannya itu salahmu yang asal nyosor aja tanpa lihat tempat. " sahut Erik.


" Awas kamu, kalau sampai istriku marah sama aku, aku buat perhitungan ama kamu. " ancam Abraham.


" Yeeee, tak habis pikir aku seorang Abraham yang tekenal sebagai sang raja bisnis ternyata hanyalah seorang Suami yang takut ama istrinya....Ucap Erik sembari tertawa terbahak - bahak.


" Jangan asal ngomong kamu ya, kamu sendiri seorang bucin. " sahut Abraham.


Mendengar pertengkaran kedua orang itu membuat Hafizah dan Sarah menjadi gregetan dengan sikap para suaminya.


" Heeeiiii, mau sampai kapan kalian berantem ? " Bentak Hafizah dan Sarah bersamaan.


Mendengar bentakan dari sang istri membuat kedua laki - laki itu langsung menghentikan pertengkarannya.


Abraham melihat tatapan mata Hafizah yang tajam membuat dirinya ngeri. Sedangkan Erik hanya diam dan mengikuti langkah istrinya dari belakang.


BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2