
SEBELUMNYA SAYA INGATKAN MOHON BANTUANNYA DENGAN CARA LIKE,KOMEN DAN VOTEING NYA YA.....***TERIMA KASIH***.
Abraham dan Hafizah duduk di sebuah Kafe.
" Oke....Sekarang bisa ceritakan apa yang mau kamu ceritakan. " Ucap Hafizah.
Abraham mengambil nafas dalam - dalam,sebenarnya dia sangat merindukan istrinya rasanya dia ingin mencium dan memeluk istrinya. Tapi apa daya Istri nya sedang dalam keadaan tidak baik - baik saja.
Abraham menceritakan semunya,Mulai dari dirinya yang bernama Hafizah,dia sebenarnya istrinya dan kejadian kenapa dia sekarang bisa berada ditangan Erik.
Hafizah mendengarkan cerita Abraham dengan serius.
" Aku tidak bisa percaya dengan kamu segampang itu,Apa kamu bisa menunjukan bukti kepadaku." Ucap Hafizah / Sarah.
Abraham memanggil Martin dan Vivin agar bisa bergabung dengan mereka.
Vivin yang melihat Hafizah dari kejauhan dia langsung lari dan memeluh Hafizah,Hafizah( Sarah ) yang tiba - tiba mendapatkan pelukan dari Vivin dia hanya bisa diam.
Memang dia sekarang tak mengenalnya,tetapi rasa di hati tak bisa membohonginya.
" Kenalkan dia Martin asistenku dan Ini adalah Vivin sepupumu." Ucap Abraham memperkenalkannya.
Hafizah hanya diam memperhatikan Martin dan Vivin bergantian.
Vivin mengeluarkan laptop dan nya dan menunjukan foto - foto mereka yang dia simpan di laptopnya. " Dan ini Foto ayah kak. "Ucap Vivin.
" Ayah." Sahut Hafizah.
"Iya ini foto Ayah." Ucap Vivin.
" Dimana Ayah sekarang? " Tanya Hafizah.
Raut wajah Vivin berubah menjadi sedih.
" A - Ayah sudah meninggal kak." Ucap Vivin dengan meneteskan air matanya. Ada perasaan sedih yang dia rasakan ketika melihat Vivin menangis.
" Apa benar yang mereka ceritakan,apa benar merekalah keluargaku yang sebenarnya? " Ucap Hafizah dalam hati.
Abraham menunjukan surat nikah mereka sebagai bukti Jika memeang benar dia adalah Hafizah istrinya.
__ADS_1
" Maaf....." kata - kata yang terucap dari mulut Abraham.
" Maaf buat apa? " Tanya Hafizah.
" Maafkan aku jika belum bisa melindungimu dan Ayah mertua,sehingga Ayah tertembak waktu itu. "Ucap Abraham.
Hafizah melihat raut kesedihan diwajah Abraham,tanpa sadar Hafizah merahih tangan Abraham.
" Sudah gak usah minta maaf,itu bukan kesalahanmu. " Ucap Hafizah.
Ketika mereka berempat asih bercerita tiba - tiba Erik datang bersama para pengawalnya datang menghampiri mereka.
" Sarah !!!! " Teriak Erik memanggil Hafizah.
Hafizah yang mendengar dirinya di panggil dia menoleh melihat siapa yang memanggilnya.
" Mas Erik.... " Kata Hafizah.
" Erik...." Ucap Abraham,Vivin dan martin.
" Beraninya kalian ingin merebut sarahku. " Kata Erik.
" Apa benar itu mas? " tanya Hafizah kepada Erik.
" Semua itu bohong sayang,kamu itu Sarah istriku bukan Hafizah " Jawab Erik.
" Tapi mereka memiliki semua bukti - buktinya mas, aku sungguh kecewa kepadamu mas. Berarti selama ini kamu bohongiku." Ucap Hafizah kepada Erik.
Erik yang sudah merasa terpojok akhirnya menyuruh pengawalnya untuk menghajar mereka. " Sialan.....Hajar mereka....jangan biarkan Sarah berada di tangan mereka lagi." Ucap Erik.
Perkelahian pun tak terhindari, Abraham,Martin dan Vivin yang saat itu di kepung sudah bersiap dengan kuda - kudanya.
Hafizah yang melihat perkelahian mereka tiba - tiba sangat lah takut dia hanya bisa meringkuk dan sembunyi. Para pengunjung Kafe dimana mereka tadi nongkrong melihat perkelahian semuanya lari menghindari mereka semua.
Ketika perkelahian berlangsung,tiba - tiba Hafizah merasakan rasa sakit kepalanya kambuh.
" Aaaagggghhhhh. " (Teriak Hafizah) sembari memegang kepalanya.
Erik yang dari tadi mencari keberadaan Hafizah akhirnya dia tersenyum. " Ternyata kamu di sini istriku yang cantik..." Ucap Erik.
__ADS_1
Ditarik nya tangan Hafizah. " Lepaskan tanganku,kamu pembohong, penjahat " Teriak Hafizah.
Abraham yang melihat Hafizah ditarik paksa oleh Erik. Dengan cepat dia lari ke arahnya.
" Urus mereka semua....Aku akan melindungi Hafizah.." Ucap Abraham kepada Martin dan Vivin.
" Lepaskan istriku Erik..." Terika Abraham.
" Heee,senyum mengejek Erik,kepada Abraham. Lepaskan,Jangan Harap..." Ucap Erik.
" Hajar dia..." Titah Erik. dengan cepat para penjaga Erik mengepung Abraham.
" Aaagggghhhh Sakit..." Teriak Hafizah. Disela - sela rasa sakit Hafizah ada sepotong ingatan yang muncul dan mata Hafizah melotot matanya. Rasa sakit itu kembali melanda tapi tak separah awal tadi.
Erik membawa Hafizah ke dalam mobil,dimana dari tadi Dr. Harun menunggu di dalam mobil.
" Cepat suntikkan Cairan itu sekarang,apa kamu sudah menambah dosisnya" ....Ucap Erik kepada doktor Harun lalu dia pergi meninggalkan mereka berdua di dalam mobil.
" Sudah tuan..." Sahut Dr. Harun.
Ketika Dr. Harun ingin menyuntikan cairan itu tiba - tiba Hafizah menahan tangannya. Dipegangnya tangan Dr. Harun dengan keras.
" Senyum sinis Hafizah muncul,tatapannya berubah menjadi tatapan membunuh yang selama ini tak pernah dia lihat, keberaniannya kembali muncul.
" Mau apa kamu???" Tanya Hafizah dengan nada dingin.
" E - - maaf Nyonya,anda sedang sakit jadi harus saya suntik. " Ucap Dr. Harun gugup.
"Sakit ???Sepertinya kali ini kamu yang sakit." jawab Hafizah sembari mengambil suntikan dari Dr. Harun dan menyuntikan cairan itu ke badannya. Seketika Dr. Harun pinsang.
-
-
-
-
-
__ADS_1
BERSAMBUNG......