
Sepeninggal Delia..nenek menceritakan kepada Rangga, betapa baiknya seorang Delia yang sudah merawat nenek selama 3 hari ini..betapa telatennya dia mengurus semua keperluan nenek selama di rumah sakit..bahkan yang membuat nenek salut,Delia tidak pernah meninggalkan sholatnya..yang membuat Rangga sedikit mencair hatinya
Rangga adalah seorang pemuda yang sangat dingin terhadap lawan jenis..ia tidak tertarik dengan kecantikan wanita ataupun dengan kesexyan yang mereka pamerkan
Entahlah bukan Rangga anti wanita,tapi dia tahu wanita wanita yang mengejarnya seringkali adalah wanita yang mempunyai misi tertentu,dan dia lebih memilih menjadi pribadi yang tertutup
Delia adalah gadis pertama yang benar"memandang Rangga sebagai seorang laki"biasa..
Delia gadis muda yang bagi Rangga berpenampilan biasa saja,karena selalu berhijab dengan baju yang selalu longgar, bahkan lekuk tubuhnya yang setipis triplek itu pun tidak kentara
Rangga juga heran kenapa gadis seperti Delia bisa dengan tulus merawat neneknya yang notabene bukan siapa"nya
"Nak..nenek sudah ingin sekali berhenti bekerja..harapan nenek ingin melihat kamu menikah..punya anak..punya keluarga yang bahagia Rangga.."
"Kamu hanya bekerja dan bekerja..emang uang segudang kamu mau buat apa??dibawa mati pun tidak.."kata nenek membuat Rangga cuma bisa tersenyum
__ADS_1
"Nanti nek kalau Rangga sudah lihat ada bintang kejora di langit"jawab Rangga sambil becanda
di lain tempat..
Delia sedang berbaring di kamarnya yang mungil tapi bersih dan rapi,dia sedang melamun..
beberapa saat yang lalu dia baru saja menelepon orang tuanya yang berada di Madiun..walaupun Delia jauh dari rumah,tapi dia selalu rutin mengabarkan keadaannya kepada orangtuanya
Tadi dia mendapat kabar kalau ibunya sedang sakit..dan berada di rumah sakit sejak sehari yang lalu..ternyata ibunya mengalami penyumbatan jantung dan harus segera dioperasi
Layak seingat Delia..dulu ibu kalau kelelahan atau banyak pikiran..dia sering mengeluhkan dadanya sakit..tapi..karena setelah beberapa hari sembuh lagi,mereka tidak pernah memeriksakan ke rumah sakit
Delia bingung bagaimana dia bisa mencari uang yang sangat banyak bagi Delia..sedangkan keluarganya bukan termasuk keluarga yang kaya yang bisa mendapatkan uang dengan mudah..
Sebenarnya bapaknya sudah memberitahu Delia untuk tidak ikut memikirkan keadaan di rumah,bapak akan berusaha mencari uang walaupun harus menjual rumah..harta satu"nya mereka
__ADS_1
Delia bukan anak yang cuek,dia sangat peduli dengan orang"yang disayanginya
Dia bingung mau minta tolong siapa..sedangkan teman"nya semua juga masih dibiayai oleh orangtua mereka masing"..mana mungkin Delia tega merepoti mereka
Kalau Delia minta tolong nenek Rose...delia bingung..gimana cara ngomongnya..delia tidak enak krn dia masih terbilang baru bekerja disana masak mau ngutang..malu kali.
Apalagi kalau dia sampai dituduh memanfaatkan kedekatannya dengan nenek Rose..atau lebih parahnya dia akan dikira meminta imbalan atas bantuannya merawat nenek Rose kemarin..
Tapi..gimana dengan ibu..orang yang sangat Delia sayangi melebihi nyawanya sendiri..apapun.. Delia sanggup ia korbankan demi melihat ibu sehat kembali,orang yang sangat sangat mencintai Delia melebihi siapapun
Delia terisak..bingung dengan pikirannya yang semrawut..
"Ya Allohh..tolong Delia.."isaknya dalam doa
Dengan menimbang baik buruknya..akhirnya Delia memutuskan..besok,dia akan memberanikan diri meminta pertolongan kepada nenek Rose
__ADS_1
Apapun keputusannya..setidaknya dia sudah berusaha semampunya..hanya berpasrah kepada yang kuasa..semoga dia diberikan kemudahan dan kelancaran
Semoga besok tidak ada pak Rangga di apartemen nenek Rose..batin Dia penuh harap