Hati Yg Terikat

Hati Yg Terikat
kangen


__ADS_3

Suara burung di depan balkon Delia sungguh membuat Delia merasa masih berada di taman khayangan


Pelan pelan dia mulai membuka mata dan mengumpulkan memorinya,perasaan tadi malam aku tidur nyenyak sekali..terasa hangat dan damai


Delia mulai mengingat jika kemarin dia sudah berpamitan dengan dua sahabatnya dan akan mengundang mereka untuk makan malam di rumah dan ketemu sama Rangga


Oh iya...apa kabarnya Rangga ya?kemarin dia bilang lusa akan pulang ke Surabaya,berarti hari ini dong...


Delia hendak bergegas membersihkan diri karena hari ini dia akan masak sendiri untuk makan malam,ketika dia hendak bangun pinggangnya terasa berat seperti ada sesuatu yang menindihnya,Delia meraba pinggangnya,Delia sangat kaget ketika mendapati sebuah tangan melingkar di pinggangnya,ketika hendak menjerit tiba tiba sebuah tangan membekap mulutnya


"Jangan teriak...atau aku akan menculikmu.."katanya dengan suara besar dan berat


Delia panik..siapa masuk ke kamarnya sembarangan?dimana security di depan?lalu tangan kirinya meraba lampu di meja sebelahnya agar bisa terlihat siapa orang yang sedang membekapnya..


Klikkk...


Delia menyalakan lampu dan seketika kamar Delia langsung terang


Dengan perasaan was was Delia langsung melihat pelakunya,namun..

__ADS_1


"Selamat pagi sayanggg..."kata Rangga tanpa rasa bersalah, sambil melepaskan tangannya yang sedang membekap Delia


Delia yang terkejut karena ternyata orang itu adalah Rangga sontak hatinya dongkol bukan main,apalagi ketika Rangga menyapanya dengan tanpa rasa bersalah sedikitpun


"Astagfirullahal'adziim masssss,untung belum aku pukul !!!niat banget sih !"kata Delia dengan muka marah,bagaimana nggak marah coba? dikiranya mau diculik...la kalau diculik beneran gimana..masih perawan ini gaess..ngeri kan?


Sambil cengengesan Rangga mulai bangun dati tidurnya


"Maaf ya..tadi aku pulang jam 2 pagi,mau bangunin kamu kok gak tega..ya udah aku masuk aja sekalian di bawah selimut"


"Ya tapi gak usah pakai acara ngeprank segala mas..ntar kalau aku keluarin jurus silat taekwondo aku gimana?"kata Delia


Rangga yang mendengar Delia mau menyerang dia sontak tertawa terbahak bahak


"Biarin doraemon yang penting ngangenin"jawabnya asal..


"Emang ngangenin...makanya aku mau cium kamu"


Belum sempat Delia mencerna ucapan Rangga...tiba tiba Rangga sudah meraih wajahnya..

__ADS_1


Rangga mencium dahi..pipi..hidung Delia dengan pelan..tangannya mengusap bibir Delia yang merah dan cup..langsung dia kecup bibir yang membuatnya candu itu


Delia diam merasakan ciuman Rangga yang sangat lembut itu,tanpa sadar Delia membuka mulutnya memberi kesempatan Rangga untuk mengeksplor sampai dalam..tangan Delia merangkul leher Rangga dan Rangga meraih leher Delia dan membuat ciuman mereka lebih dalam..ada rasa kangen yang teramat sangat di hatu mereka cuman mereka belum menyadari perasaan masing masing


Delia melepas bibir Rangga,napasnya terengah engah


"Sudah mas..kita sholat..nanti kebablasan"ucap Delia sambil hendak berdiri


Rangga yang masih ingin bersama Delia tiba tiba memeluknya sambil berkata


"Tunggu sebentar..aku masih ingin begini.."


"Sebentar ya...satu..dua..tiga.."kata Delia sambil melepas pelukan Rangga lalu berlari ke toilet


"Deliaaaa....jangan kabur!"


"Darurat mas...yang di dalam minta dikeluarin"sahutnya sambil menutup pintu kamar mandi


Rangga geleng geleng melihat tingkah Delia,itu yang Rangga suka dari Delia,dia sama sekali tidak pernah jaim..selalu apa adanya membuatnya merasa kangen jika berjauhan

__ADS_1


Apa ini namanya cinta?Kangen?


batin Rangga pada dirinya sendiri


__ADS_2