
Ketika adzan subuh berkumandang,Delia mulai bangun dari tidurnya,Ia merasa ada sesuatu yang mengganjal di perutnya,pelan pelan dia raba...ternyata sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya
Ketika kesadarannya kembali,tanpa sadar dia menjerit kecil yang membuat Rangga reflek menutup mulut Delia itu dengan tangannya..
Sebenarnya Rangga sudah terbangun,dia hanya ingin melihat reaksi Delia ketika tangannya berada di pinggang rampingnya itu
"Jangan berteriak...nanti ibu dengar!kalau dia curiga kamu yang jelasin semuanya..apa kamu siap??"tanya Rangga sambil mendekatkan wajahnya
"Nggak..aku kaget aja ngeliat tangan besar memelukku..aku kira tadi aku sedang diculik..lagian ngapain bapak meluk"aku gitu,kan udah dibilangin jangan dekat dekat..tadi malam..!"sungutnya
"Gimana aku bisa tidur,kalau kaki sama tangan kamu selalu kemana"kayak orang lagi jadi tukang parkir..makanya aku pegang tangan kamu biar gak bergerak kemana mana lagi!"sahutnya jujur..
Delia sedikit merasa bersalah,karena memang dia selalu tidur dengan gaya pencak silatnya..tangan sama kakinya kemana mana,kadang semua bantal di kasur bisa turun sendiri tanpa disadarinya
__ADS_1
"Ya mana tahu..kan aku sedang tidur jadi gak sadar juga"jawabnya polos
"Ya sudah..jangan diributin..aku mau bersih bersih dulu!"kata Rangga sambil berdiri..tapi tiba tiba tangannya dicekal Delia
"Aku duluan pak..udah gak tahan nih..!"sambil berlari menuju kamar mandi yang membuat Rangga geleng geleng
Diam diam Rangga tersenyum,ternyata dengan menikah ada asyiknya juga..entah perasaan apa di hatinya sekarang..hanya memeluk Delia saja sudah membuat napasnya kembang kempis kayak orang niup balon..apalagi kalau tanganku kemana mana..gimana rasanya..batinnya
Delia keluar masih dengan hijabnya,dia kemudian hendak menunaikan sholat subuhnya
Delia merasa heran,pikirnya seorang CEO tidak tahu caranya sholat..ternyata..
Mereka menunaikan ibadah sholat subuh dengan berjamaah,selesai sholat...Delia menyalimi tangan suaminya dengan khidmat,dan Rangga dengan cepat mencium kening Delia yang membuat jantung Delia berasa mau copot..
__ADS_1
Delia sadar mau bagaimanapun Rangga sudah menjadi suaminya,dia tidak akan mengingkari janjinya kepada Alloh untuk berbakti kepada suami,meskipun dia belum mampu jika harus menunaikan kewajibannya sebagai istri ke Rangga
"Ayo kita keluar..aku mau jalan jalan melihat keadaan di sini di pagi hari"ajak Rangga yang dibalas anggukan oleh Delia
Mereka berjalan menyisir jalanan desa yang bagi Rangga adalah pengalaman barunya,dia dibesarkan di lingkungan kota yang sangat jarang bisa melihat embun pagi menetes di dedaunan seperti pagi hari ini,dia sangat senang sekali berjalan beriringan dengan Delia walaupun dengan suasana yang sangat sederhana ini,akibat jalan yang licin karena embun pagi membuat Delia terpeleset yang sontak badan Delia direngkuh oleh Rangga supaya tidak terjatuh
"Cie cie..pengantin baru..baunya masih wangi sampai sini nih.."goda tetangga Delia yang sedang bersepeda dan tidak sengaja melihat adegan pelukan pengantin baru itu
"Tuh kan gara gara kamu ngajak jalan jalan jadi digodain orang..malu tauu.."sungut Delia menghilangkan rasa canggungnya
"Lagian..kamu udah gede..jalan saja kok minta digandeng.."jawab Rangga sambil menggandeng paksa tangan Delia
Delia pun tidak menolak..karena pasti akan jadi bahan perdebatan yang pastinya akan jadi tontonan para tetangganya yang super ember itu
__ADS_1
Mereka berjalan sambil bergandengan tangan,Delia dan Rangga merasa deg deg an merasakan jari jari mereka bertautan yang menimbulkan gelombang elektrik di hati mereka yang mereka sendiri pun tidak tahu kenapa hati mereka berdebar debar tapi menyenangkan
Pagi itu Rangga dan Delia merasakan bahagia, yang diam diam mereka simpan di hati mereka masing masing.bahagia versi pengantin baru yang sangat sederhana