
Beberapa hari sudah Delia dan Rangga pindah ke Jakarta,Delia mulai disibukkan dengan kegiatannya di kampusnya yang baru,begitu juga dengan Rangga yang beberapa hari ini pulang larut malam setelah Delia tertidur
Setelah kejadian malam itu,Rangga seolah memberi jarak untuk mereka berdua dan Delia merasa tersiksa dengan sikap Rangga terhadapnya
Delia merasa Rangga menjauh darinya,untuk memperbaiki hubungan mereka,Delia berencana hari ini akan pergi ke kantor Rangga sambil membawakan makan siang untuknya,mumpung hari ini Delia tidak ada kelas
Di kantor Rangga..
"Shinta..hari ini ada meeting jam berapa?"tanya Rangga kepada sekretarisnya yang sudah lama sekali bekerja untuknya
"Jam 2 setelah makan siang pak..hanya itu saja"
"Oke..bawa semua berkas yang harus aku tandatangani sekarang ya"perintah Rangga
"Baik pak.."
Rangga mengambil handphonenya dan di layar depan terpampang foto istri kecilnya itu,Rangga mengelus wajah Delia dalam foto..
Sayang..kenapa hatiku kosong ketika jauh darimu,sedangkan kalau aku dekat,aku takut tidak bisa mengontrol diriku sendiri..sejujurnya dalam hatiku sudah mulai ada cinta untukmu..
aku tidak ingin kehilanganmu..
Rangga memang sedikit menjauh dari Delia tapi ketika malam tiba dia selalu memandangi wajah Delia yang tertidur dan menciumnya pelan agar Delia tidak terbangun
Rangga mengusap wajahnya kasar..dia pusing dengan perasaannya sendiri..hanya bayang bayang wajah Delia yang ada di pikirannya saat ini
entah bagaimana dia harus memperbaiki hubungan ini
__ADS_1
Menjelang siang Delia sudah sibuk di dapur,dia memasak semua makanan yanga akan dibawanya ke kantor Rangga
Dengan polesan riasan sedikit saja,Delia sudah kelihatan sangat cantik dan nampak elegan ditambah dengan busana muslim yang modis membuat dia tambah mempesona
Dengan berbekal alamat yang diberikan nenek,dia berangkat ke kantor Rangga.Delia menaiki taxi online yang sudah dipesannya,dan berhentilah taxi itu di sebuah gedung sangat besar dan tinggi,memperlihatkan betapa suksesnya perusahaan itu
Sampai disana dia menanyakan keberadaan Rangga kepada seorang resepsionist
"Assalamualaikum mbk..boleh tanya pak Rangga nya ada?"
"Wa'alaikumsalam..apakah mbak sudah ada janji dengan beliau?"tanya resepsionist itu
"Belum mbak..tapi cobalah tanyakan dulu..katakan padanya Delia minta bertemu dengannya"
"Maaf..tidak bisa mbak,kalau tidak ada janji dengan beliau maka mbak tidak bisa menemuinya"kata resepsionist itu masih keukeh dengan keputusannya
Delia tidak kehilangan akal,dia menelepon pak yudi yang dia yakini pasti berada di kantor ini
Selang 5 menit pak Yudi turun menemuinya di lobby dan dengan hormat pak Yudi mempersilakan naik ke atas dengan lift khusus yang hanya bolek dinaiki oleh orang tertentu saja
Sang resepsionist penasaran dengan wanita muda tadi,kenapa pak Yudi begitu menghormatinya
Sampai diatas Pak yudi mempersilahkan Delia untuk masuk ke ruangan Rangga yang hanya ditempati oleh Rangga dan ada meja di depannya itu kemungkinan besar milik sekretarisnya
Lalu Delia memberanikan diri untuk mengetuk pintu ruang kerja Rangga tapi tidak ada sahutan
Dengan pelan Delia membuka pintu milik Rangga dan betapa terkejutnya Delia ketika mendapati Rangga sedang berdekatan dengan seorang wanita,malah sangat dekat sekali jarak antara mereka bahkan Rangga terlihat sedang memegang rambut wanita itu
__ADS_1
"Ya Alloh...maaf aku mengganggu mas..."kata Delia sambil meletakkan bekal yang dibawa dia tadi di lantai
Delia yang tidak sanggup menahan airmatanya langsung balik arah kembali ke lift,yang dia pikirkan sekarang adalah menjauh dari sini secepat mungkin..dia tidak ingin Rangga melihatnya menangis..apa kata dunia jika Rangga tahu kalau Delia sudah mulai mencintai Rangga
Hatinya sangat sakit melihat kedekatan Rangga dan wanita tadi..entah apa yang sedang mereka perbuat tadi
Pov Rangga
"Shinta..ke ruanganku sekarang ambil berkas tadi"katanya di intercom
Lalu Shinta datang ke ruangan Rangga,sambil mengambil file yang sudah ditandatangani oleh Rangga
namun ketika hendak melangkah,tiba tiba sol sepatu belakangnya lepas membuat tubuhnya oleng dan Rangga yang melihat Shinta hendak terjatuh dengan reflek langsung menangkap shinta,ketika shinta hendak bangkit dari posisinya ternyata rambutnya nyangkut di kancing baju milik Rangga
Shinta berusaha melepas rambutnya tapi tidak bisa,dan Rangga coba membantunya dengan memegang rambut shinta,agar dia tidak kesakitan
namun...tiba tiba pintu terbuka dan Delia sangat terkejut melihat kedekatan mereka
"Ya Alloh...maaf aku mengganggu mas.."kata Delia sambil menaruh bawaannya di lantai
Rangga melihat raut muka Delia yang berubah dan tatapan matanya yang tersakiti membuat hatinya teriris dan bisa dipastikan kalau Delia salah sangka dengan keadaan ini
"Sayang..."kata Rangga yang sudah tidak terdengar oleh Delia karena dia sudah meninggalkan ruangan
Rangga yang tidak sabar akhirnya menggunting rambut shinta,dan shinta hanya bisa pasrah,dia juga bingung dan takut dengan ekspresi Rangga saat ini..terlihat sangat marah dan kalut
Rangga buru buru menelpon satpam yang bertugas di lantai bawah
__ADS_1
"Tolong cegah wanita yang keluar dari lift khusus untuk pergi dari kantor ini..bagaimanapun caranya..tunggu aku sampai bawah!!"katanya sambil bergegas keluar ruangan
......................