
"Mas..biarkan aku pergi dari sini!!aku tidak butuh penjelasanmu,aku juga tidak pakai kacamata,sehingga penglihatanku sangatlah jelas!!"teriak Delia yang kalap
"Kamu cemburu ya melihat kedekatanku dengan Shinta?"ucap Rangga menebak perasaan Delia
"Mana ada istri yang melihat suami yang dicintainya sedang berdekatan dengan wanita lain tidak akan cemburu mas...mana ada??"teriak Delia histeris mengingat kejadian tadi membuat Delia sangat sakit hati
"Apa yang kamu katakan tadi?kamu mencintaiku sayang.."kata Rangga takut salah dengan pendengarannya,
"Iya..lalu kenapa kalau aku mencintaimu?kamu mau menertawaiku??"tanya Delia dengan emosi berkobar kobar
"Sayang...aku sangat senang mendengarnya..itu yang selama ini aku tunggu tunggu.."
Lalu Rangga memencet intercomnya untuk menghubungi Shinta..dia memerintahkan Shinta untuk datang ke ruangannya saat ini juga.
Shinta segera menuju ruangan pak Rangga
Sampai di ruangan pak Rangga,Shinta diperintah untuk menjelaskan kejadian tadi dan Shinta pun menjelaskan dengan sedetail detailnya
Dia juga mengatakan kalau dia dan Rangga tidak memiliki hubungan apapun kecuali hubungan kerja antara bos dan atasan
Setelah Shinta memberi penjelasan dia kembali ke base nya
Rangga kembali di hadapan Delia,dia jongkok di depan Delia
"Bagaimana?setelah mendengar penjelasan Shinta tadi..apakah kamu masih tidak percaya denganku?"
"Sayang..aku benar benar mencintaimu,entah kapan perasaan itu datang..aku juga tidak tahu yang aku tahu aku hanya mencintaimu"ucap Rangga bersungguh sungguh sambil menggenggam tangan Delia
Delia melihat kesungguhan Rangga di matanya,dia sebenarnya sudah tidak marah lagi,dia hanya ingin melihat kesungguhan Rangga terhadapnya,apalagi setelah mendengar penjelasan Shinta tadi
Delia yakin Rangga dan Shinta tidak melakukan apapun hanya situasi dan kondisi saja yang membuat mereka harus saling berdekatan
__ADS_1
"Aku tahu ini sangat mengejutkan untukmu,aku pun begitu,aku baru tahu perasaanku sebenarnya ketika kau meninggalkanku tadi..ada rasa senang ketika mengetahui kamu begitu cemburu melihatku berduaan dengan Shinta"
"Siapa juga yang cemburu..aku hanya risih saja melihat pria yang sudah menikah sedekat itu dengan wanita lain..apa itu pantas?"jawab Delia yang masih mengelak dengan perasaannya itu
"Ngaku aja deh..kamu cemburu kan.."kata Rangga menggoda Delia sambil mengusap kepalanya
"Ya mana ada istri yang ikhlas melihat suaminya mesra mesraan sama wanita lain,sakitnya tuh disini"ucap Delia sambil menunjuk dadanya
"Berarti perasaanku gayung bersambut dong.."
"Kalau masalah itu nanti aku pikirkan lagi"kata Delia sedikit mengelak,dia malu dengan dirinya sendiri yang sudah menyatakan cinta..meskipun untuk suaminya sendiri
Rangga mengetahui kalau Delia malu mengungkapkan rasa sayangnya,membuatnya sangat gemas ingin memakannya saat ini juga
Lalu Rangga mencium kening Delia dan memeluknya erat,Rangga tidak ingin pelukan ini berakhir
dia menciumi Delia dari kepala hidung pipi hingga berhenti ke bibir Delia yang basah itu membuatnya kalap jika tidak merasakan sedikit kenikmatan disana
pelan pelan dia menciumi bibir ranum Delia hingga ciuman itu berubah menjadi ciuman panas diantara mereka
Delia mengeluh pelan ketika tangan Rangga mulai menyusuri bukit indahnya di balik tunik yang dipakainya
Rangga mulai mengatur napasnya yang memburu dengan pandangan syahdu dia meraih wajah Delia
"Bolehkah...??"ucapnya lembut..
Delia sudah tidak mampu berkata lagi,dia hanya mengganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuannya
Tanpa ragu lagi Rangga langsung menggendong Delia menuju ruangan rahasia yang dimilikinya,Rangga menyentuh tombol di lacinya lalu terbukalah sebuah pintu dibalik tembok ruang kerjanya
Ternyata di balik tembok itu ada sebuah kamar besar dengan fasilitas lengkap dan mewah
__ADS_1
Dengan lembut Rangga meletakkan Delia di kasur empuk miliknya,Dia mulai menciumi Delia dari wajah.. leher..lalu menuju ke bawah leher membuat Delia menggelinjang merasakan sensasi meletup letup di hatinya
Entah kapan hingga keduanya sudah melepaskan pakaian mereka,dan untuk pertama kalinya Rangga melihat bentuk tubuh Delia yang sangat sempurna itu..suatu lukisan Tuhan yang begitu indah dan dijaga dengan baik oleh pemiliknya
Rangga mulai mengeksplor semua yang ada pada tubuh Delia tanpa terlewati satu inci pun
Delia berkali kali mendesah membuat Rangga bertambah semangat untuk menjelajah ke setiap inci tubuhnya hingga keringat mengucur dari badan mereka dengan aktifitas olahraga yang mereka lakukan
Delia menjerit pelan ketika Rangga sengaja menggigit coklat abadi yang ada di dadanya
tangan Rangga bergerak kemana mana hingga menemukan semak yang menambah gejolak nafsunya
Hingga pada saat adik kecilnya sudah tidak sabar untuk merasakan goa yang ada di dalamnya membuatnya segera menuntaskan kegiatannya
Dengan sangat lembut dan pelan dia melakukan penyatuan mereka hingga sampai puncak mereka menjerit bersama
Sensasi indah yang belum pernah mereka rasakan,peluh mengucur dari dahi mereka menandakan kegiatan yang mereka lakukan sangat menguras tenaga
"Terima kasih sayang...kamu mengijinkanku memilikimu seutuhnya.."kata Rangga sambil memeluk Delia yang kelelahan dengan aktifitas tadi
Delia tersenyum sambil mengusap wajah Rangga
"Aku milikmu mas..kapanpun kamu mau aku akan datang padamu..berjanjilah untuk selalu setia"kata Delia
"Insya Alloh..aku akan selalu setia padamu istri kecilku yang sexy.."katanya bercanda
"Aku mencintaimu sayang..sangat mencintaimu.."
"Aku juga mas.."jawab Delia yang masih dalam pelukan Rangga
Hari itu mereka benar benar menjadi sepasang suami istri yang telah siap menempuh biduk rumahtangga menuju keluarga yang sakinah
__ADS_1
......................
Likenya dan dukungannya tetap othor tunggu yaaa....