Hati Yg Terikat

Hati Yg Terikat
makan malam


__ADS_3

Sepulang dari panti asuhan hari sudah siang,Delia buru buru ke dapur utk persiapan makan malam nanti,karena memang rencananya Delia akan memasak semua hidangan kesukaan sahabat Delia


Sayangnya malam ini nenek tidak bisa ikut bergabung dengan mereka,karena nenek ada acara sendiri nanti malam yang sudah direncanakan sejak sebulan lalu


Waktu berputar dengan cepat,Delia yang sejak sore berkutat di dapur tidak menyangka waktu akan berjalan dengan cepat


Kalau saja Rangga tidak turun dan mengingatkan Delia sudah sholat ashar atau belum pasti dia tidak ingat waktu


Delia berlari ke lantai atas mengingat waktu untuk sholat ashar hampir habis,diam diam Rangga mengikuti Delia ke kamarnya dia hanya ingin iseng kali ini


Rangga menunggu Delia yang sedang mandi di depan kamar mandi,dia ingin mengageti Delia dengan kehadirannya


Karena terburu buru,Delia masuk ke kamar mandi tanpa membawa handuk,dia bingung mau minta tolong ke siapa karena setahu dia,Rangga tadi ada di lantai bawah masak mau teriak teriak..gak lucu kali..


Akhirnya Delia nekat keluar tanpa memakai handuk..dia hanya melilitkan baju yang dia pakai tadi untuk menutupi bagian penting tubuhnya


Baru saja kakinya melangkah keluar tiba tiba


"Waaaa....."suara Rangga di depan pintu kamar mandi sangat mengagetkan Delia


Rangga yang niatnya mau iseng membuat Delia kaget ternyata dia sendiri yang dibuat kaget melihat Delia keluar tanpa handuk,tubuhnya hanya dililit baju sebatas atas paha saja


Tubuhnya yang putih mulus dengan tetesan air yang masih menetes di tubuhnya membuat Delia terlihat sangat sexy


Rangga sampai menahan napasnya melihat pemandangan indah di depannya,tanpa disadarinya sesuatu di bawahnya mendesak untuk mengeksplor keindahan itu


"Astagfirullah....maaassssss....ngagetin aja"kata Delia yang masih tidak sadar kalau dirinya tidak memakai handuk


"Maaf...aku tadi cuman mau ambil fileku yang ketinggalan terus tiba tiba kebelet pipis,makanya antri di depan sini..eh kamu keluar..."

__ADS_1


"La terus itu kenapa kamu gak pakai handuk?mau menggoda aku ya?"tanyanya membuat Delia langsung tersadar dengan keadaannya


"Ya Alloh..."ucapnya sambil kembali masuk ke kamar mandi


"mas...tolong dong..ambilin handukku di lemari..please..tadi kelupaan"pintanya


"Oke..tapi ada syaratnya..."


"Pakai syarat segala kenapa sih..kalau gak ikhlas nolongin ya udah"


"iya..aku ikhlas tapi kamu sudah bersalah sudah membangunkan macan tidurku jadi harus ada punishment"


"Ya udah..cepetan..apa?"


"mulai nanti malam kamu pindah tidur di kamarku saja..jangan khawatir..aku masih taat sama perjanjian kita"


"Siap bu bos.."


Akhirnya Rangga memberikan handuk untuk Delia dan dia buru buru ke kamarnya untuk melepas sesuatu yang sudah mendesak disana


Sambil celingak celinguk Delia keluar dari kamar mandi dan ternyata Rangga sudah kabur


Waktu menjelang malam Delia dan Rangga sudah siap untuk menyambut tamu mereka


Tak lama kemudian,mereka mendengar suara ketukan pintu,Delia segera membukakan pintu dan benar saja itu adalah Dista dan Arya sambil membawa parcel buah di tangannya


"Assalamualaikum..nunggu ya...nih oleh oleh buat kamu dari toko depan"kata Dista sambil menyerahkan parcel yang dipegangnya


"Wa'alaikumsalam..makasih ya..repot repot aja..ayo masuk"ajak Delia

__ADS_1


Dista dan Arya terpesona melihat rumah suami Delia yang sangat mewah dengan interior klasik menambah kesan yang eksklusif


Rangga menyambut mereka dengan hangat


"Hai..kenalin..aku Rangga suami Delia..senang bertemu dengan kalian"sapanya ramah


"iya pak..kenalin juga..saya Dista dan ini teman saya Arya"kata Dista sambil menerima uluran tangan Rangga


"Arya..senang bertemu dengan anda pak"kata Arya


Lalu mereka makan malam dengan diselingi canda tawa


Dista dan Arya tidak menyangka kalau suami Delia yang sultan itu sangat low profile,Rangga selalu bisa mengimbangi candaan Dista yang koplak itu,sehingga mereka terkesan seperti sahabat lama yang bertemu kembali


Delia juga tidak menyangka kalau Rangga akan bisa membaur dengan sahabatnya,karena melihat kebiasaan Rangga yang sangat dingin terhadap orang orang di sekitarnya


Delia merasa sangat beruntung memiliki Rangga sebagai suaminya,diam diam dia berjanji pada dirinya sendiri untuk membuka hatinya lebar lebar untuk menerima keberadaan Rangga


Mereka mengakhiri makan malam mereka dengan sedikit obrolan ringan,lalu kedua sahabat Delia berpamitan untuk pulang tak lupa mereka mengucapkan terimakasih untuk hidangan yang sangat lezat itu


Tak lupa Dista berpesan kepada Delia untuk jaga diri baik baik di Jakarta nanti


Mereka saling berpelukan sebagai tanda perpisahan


Delia melepas kepergian dua sahabatnya dengan hati yang sesak..mereka adalah sahabat sekaligus saudara untuk Delia tak terasa airmatanya menetes


Rangga yang mengerti perasaan Delia memeluknya dari belakang,Delia seorang gadis yang terlihat kuat dan ceria pun punya sisi lembut dalam dirinya yang menambah kekaguman Rangga terhadapnya


......................

__ADS_1


__ADS_2