
Acara inti dimulai..
Delia duduk di sebelah bapaknya berseberangan dengan keluarga Rangga,mata Rangga diam"selalu mencuri pandang ke Delia walaupun itu tanpa disadarinya
Nenek membuka pembicaraan yang menyatakan bahwa tujuan keluarga nenek datang kemari adalah untuk meminang Delia sebagai menantu yang dilanjutkan Rangga sebagai pihak laki" untuk berbicara di depan keluarga Delia
"Maksud dan tujuan kami adalah untuk meminang Delia sebagai istri saya yang insya Alloh akan saya jadikan teman hidup dalam suka maupun duka..apakah Delia menerima lamaran saya?"tanya Rangga dengan penuh keyakinan..padahal dalam hatinya dia begitu gugup,dia harus menarik napas dalam"untuk memulai bicara
"Bagaimana Delia?apa kamu menerima lamaran nak Rangga?"tanya bapak yang disaksikan oleh semua orang
"Insya alloh Delia terima pak.."jawab Delia yang membuat semua orang mengucap syukur,sedangkan dalam hati Delia..sebenarnya Delia tidak terlalu yakin dengan jawabannya..tapi dia sudah janji dengan nenek,bagaimanapun kehidupan rumahtangganya nantinya akan dia jalani
"Kalau semua pihak sudah setuju..bagaimana kalau pernikahannya kita percepat saja..?"tanya Nenek kepada keluarga Delia
__ADS_1
"Kami sih monggo monggo saja yang penting anaknya setuju..daripada kelamaan bisa menimbulkan fitnah lebih baik dipercepat pun tak apa..agar bapak juga lebih tenang,ada yang menjaga Delia.."
"Kalau begitu bagaimana kalau lamaran ini langsung kita jadikan acara pernikahan saja pak?"tanya nenek yang langsung membuat semua orang terkejut..
"Bagaimana bisa bu..kita tidak ada persiapan apa apa sama sekali..penghulu..surat"..dan kepentingan menyangkut pernikahan haruslah matang bu.."sanggah ibu yang terkejut dengan permintaan nenek
"Jangan khawatir..jika kalian setuju,sejam lagi semua akan beres..bagaimana Rangga..Delia..?akan lebih baik jika kalian segera menikah..nenek juga sudah tua..tidak tahu Tuhan akan menjemput nenek kapan..nenek hanya ingin melihat kalian menikah..hanya itu.."
"Lagian nenek juga sudah membawa bapak penghulunya.."kata nenek sambil memandang bapak bapak yang tadi ikut rombongannya..yang langsung dijawab anggukan oleh bapak"tadi..
"Saya setuju nek.."jawab Rangga yang sontak mendapat tatapan tajam Delia
"Karena untuk beberapa bulan ke depan jadwal saya sangat padat..saya tidak mungkin mengosongkannya lagi.."terang Rangga
__ADS_1
"bagaimana nak??kamu setuju?"tanya ibu penuh kelembutan
"Baik nek..Delia setuju,demi nenek Delia akan menikah sekarang"jawab Delia dengan tulus
Pikir Delia mau besok atau lusa toh dia akan tetap menikah juga dengan pak Rangga..tak akan ada beda,berakhir dengan keputusan yang sama..yaitu sebuah pernikahan
Setelah semua menyetujui,nenek segera memberi kode kepada pak Yudi untuk melaksanakan tugasnya.
Sembari menunggu semua persiapan selesai ,Nenek..Rangga..dan keluarga Delia berbincang sambil menikmati makanan yang sudah disediakan oleh keluarga Delia
Meskipun berasal dari keluarga ningrat,baik Nenek maupun Rangga tidak sulit untuk beradaptasi dengan keluarga Delia
Sedangkan Delia dibawa ke kamar untuk persiapan pernikahan yang mendadak ini..Nenek langsung mengirim MUA yang sudah dipesannya
__ADS_1
Delia langsung dirias kembali untuk menambah aura pengantinnya keluar..riasan yang sangat elegan menghiasi wajahnya yang cantik itu
Delia mengenakan baju pengantin,yang ternyata sudah disiapkan nenek untuknya,gaun pengantin dengan warna krem berhiaskan batu"kristal swarovsky yang sangat indah dengan kerudung yang menjuntai panjang,melekat indah di tubuh Delia yang menambah keanggunannya.