
Setelah Delia berbicara dengan nenek,Delia merasa hidupnya penuh dengan keberuntungan yang tidak dia sangka sangka
Setelah membersihkan diri,dia merenung sambil menatap langit malam yang bertaburan bintang,tiba tiba saja dia merindukan sosok Rangga yang sikapnya hari hari ini sangatlah baik,Rangga yang dulu sangatlah jutek sekarang sedikit demi sedikit mulai mencair
Tanpa sadar tangannya sudah menghubungi no Rangga..entah perasaan apa yang dia rasakan saat ini,hanya saja ruang hatinya sedikit hampa tanpa kehadiran Rangga di sisinya
tuuut tuttt..bunyi panggilan dari arah telponnya mengagetkan Delia..beruntung karena kesalahan yang dilakukan tangannya..panggilan ke Rangga tidak tersambung
Angin malam mulai terasa dingin,sambil memeluk dirinya sendiri,Delia menutup pintu balkon lalu membuka pintu lemari,dia menciumi parfum yang menempel di jas Rangga
Sungguh...apa aku gila??apa aku begitu merindukannya sampai jas nya saja aku ciumi..tapi ini sangat menenangkan..batinnya
Tut..tut..dering panggilan mengagetkan Delia yang sedang larut dalam lamunannya..ternyata Rangga yang sedang video call
"Assalamualaikum sayang..."sapa Rangga
"Wa'alaikumsalam..mas..."jawab Delia yang mulai terbiasa dengan panggilan sayang dari Rangga
"gimana pekerjaannya..lancar?"tanyanya
"Alhamdulillah lancar sih...gimana jalan jalan tadi?menyenangkan?"
"menyenangkan dari hongkong...yang mau ngerjain siapa yang dikerjain siapa"jawabnya sambil merengut
"ha ha ha senjata makan tuan itu namanya,iya deh aku minta maaf tuan putri.."kata Rangga
__ADS_1
"hhh..ya udah aku maafin..tapi jangan suruh aku bayar semua belanjaanku lagi ya...berapa tahun lunasnya nanti.."kata Delia mengiba
"Yang suruh bayar siapa sih..memang aku suami sekejam itu untukmu?"jawabnya sedikit tersinggung
"bukan itu maksudku..tapi.."
"Sudah..apa yang menjadi milikku itu adalah milikmu juga,jangan berpikir yang aneh aneh
oh iya..pulangku dipercepat..aku lusa pulang kita akan segera pindah kesini..dan untuk kuliahmu semua sudah diurus pak Yudi kita tinggal berangkat saja..
Sudah dulu ya..aku lelah sekali mau istirahat..boleh dong peluk kamu nanti malam..?"kata Rangga menggoda Delia
"Kalau berani kesini jangan cuma vc aja..emang enak pelukan sama angan angan?"jawab Delia asal
"iihhhh...ogah..serrem..bukannya kamu yang datang malah wewe gombel yang nyulik aku..
udah dulu ya mas...aku juga ngantuk nih.."kata Delia
"oke..selamat istirahat sayang...Assalamualaikum.."kata Rangga sambil menutup sambungan telponnya
"Wa'alaikumsalam.."jawab Delia sambil tersenyum...setidaknya rindunya sedikit terobati
pov.Rangga
selesai menutup telpon,Rangga begitu merindukan Delia..meskipun belum ada rasa cinta dalam dirinya tapi berjauhan dengan Delia sangat menyiksa batinnya,Rangga kangen dengan celotehan Delia yang suka asal itu
__ADS_1
Melihat wajah Delia yang begitu teduh meskipun hanya lewat vc sedikit mengobati rasa rindunya
"Kenapa aku bisa memikirkan Delia terus ya..kalau denger suaranya saja bikin hatiku bergetar..masak aku mulai jatuh cinta sama dia sih..sebegitu cepatnya?
Semua pekerjaan sudah berusaha aku selesaikan secepatnya hanya supaya aku bisa lebih cepat bertemu kembali dengan Delia
Selama berpisah dengan Delia penyakit imsoniaku pun kambuh lagi..aku gak pernah bisa tidur nyenyak seperti saat bersama Delia"gumam Rangga
Rangga juga tidak menyangka keisengannya untuk mengerjain Delia ketika berada di mall membuat Delia sedikit kesal..Rangga jadi mengingat moment itu
......................
Hari itu,dimana Delia sedang mentraktir sahabatnya di mall yang ternyata itu adalah mall miliknya yang Rangga ketahui dari foto yang Delia kirim di sebuah cafe korea miliknya..dan terlintas ide untuk membuat istri kecilnya itu sedikit kesal dengan membuat sebuah rencana..
"Pak Yudi tolong hubungi manager mall x Surabaya..katakan kalau Delia membeli sesuatu atau apapun itu buatlah kejutan kalau pemilik mall yang sudah membayarnya,dan jangan katakan kalau pemilik mall itu adalah aku sebelum dia sendiri yang mencari tahu pemilik mall sebenarnya...mengerti?"
"Baik pak..saya mengerti"jawab pak Yudi yang segera melaksanakan tugasnya
Rangga sekilas tersenyum membayangkan keterkejutan istri kecilnya yang Rangga tahu,Delia ingin mengerjainnya dengan membeli barang barang mahal menurut kapasitas Delia,tapi untuk seorang Rangga pembelian itu hanyalah sebuah debu saja
Tapi bukan Rangga kalau tidak bisa menebak situasi..
perbuatannya iseng dengan Delia merupakan hobi barunya..dia sangat menyukai wajah manis Delia yang kesal membuatnya ingin menciumnya kembali,bibir Delia laksana candu baginya..penambah semangat baru untuknya
...****************...
__ADS_1