
Delia tidak sabar dengan lift ini..sepertinya sama sekali tidak jalan,dia ingin buru buru pergi dari sini
Delia mengusap pipinya yang sudah dibasahi oleh airmata yang sebenarnya dia tahan..
sampai di lantai bawah dia hendak bergegas keluar dari gedung ini,namun dia kini dicegat oleh beberapa satpam yang sudah berjaga didepan pintu lift
"Maaf nona..anda tidak boleh keluar dulu"kata pak satpam
Delia terkejut dengan ucapan pak satpam tadi
"Maaf tapi saya harus pergi sekarang juga" katanya tetap berjalan ke arah pintu keluar,Delia hanya ingin secepatnya pergi dari sini,hatinya sangat sakit melihat kejadian tadi,dia tidak menyangka Rangga akan setega itu terhadapnya,kemana komitmennya dulu yang tidak akan pernah mempermainkan pernikahan?apa itu hanya omong kosong belaka?
Delia tetap berjalan keluar dengan diiringi beberapa satpam yang mencegahnya,Delia tidak peduli dengan tatapan orang orang yang mengira dia melakukan kesalahan sehingga dikawal para satpam
"Sayangggg..."teriak Rangga mengagetkan Delia
Delia tidak menghiraukan panggilan Rangga,dia tidak akan peduli
__ADS_1
Tepat di depan resepsionist,Rangga bisa menyusul Delia dan meraih tangannya,namun Delia langsung menepis
"Sayang dengerin penjelasanku dulu..jangan begini"
"Aku tidak peduli..aku mau pulang!"jawab Delia lirih,dia sadar mereka kini jadi tontonan orang orang kantor
"Aku mencintaimu sayang,tolong dengerin penjelasanku dulu..ayo kita keatas.."ajak Rangga lembut hendak menggandeng tangan Delia,namun Delia menepis tangan Rangga dengan pandangan berapi api
"Tidak ada orang yang mencintai seseorang tetapi menyakitinya..kecuali orang yang sakit!!!"jawabnya lirih tapi tajam
"Aku beri penjelasan dulu,baru kamu ambil keputusan..ayo kita bicara di dalam"ajaknya..
Tiba tiba..Rangga menggendongnya dan membawanya ke lift kembali
Delia meronta ronta tapi tidak dipedulikan oleh Rangga,karena Rangga tahu Delia keras kepala dia tidak akan mendengarkannya kecuali dia paksa
"Jangan meronta..atau aku akan menciummu di depan orang banyak??berani?"ancam Rangga yang membuat Delia langsung diam,mana mungkin Rangga menciumnya depan orang orang ini?bisa hancur nama baikku..pikir Delia
__ADS_1
Orang orang kantor yang melihat kejadian itu langsung bisik bisik,ternyata bos mereka sudah memiliki wanita..cantik..elegan berhijab lagi,otomatis kasak kusuk itu terdengar sampai telinga Rangga
"Jangan menggosip...kembali ke tempat kerja kalian,tutup mata dan telinga kalian anggap kalian tak melihat apapun atau mau aku pecat!!"teriaknya yang membuat orang orang takut dan langsung membubarkan diri kembali ke base masing masing
Delia yang masih dibopong Rangga pun berusaha untuk turun
"Dibilangin jangan berontak..ngeyel ya!!"
Akhirnya Delia pun pasrah digendong Rangga sampai ke lantai atas,
"Shinta...buka pintunya dan suruh pak yudi menggantikanku untuk meeting nanti dan jangan biarkan siapapun masuk dengan alasan apapun..jangan ganggu aku..mengerti?"perintah Rangga tegas
Shinta yang mengerti sifat Rangga jika sudah mengeluarkan taring seperti itu berarti harus dilakukan tanpa penolakan,atau akan menerima sanksi tegas dari pak Rangga
Akhirnya Rangga mendudukkan Delia di sofa di dalam ruangannya,Delia yang masih sangat emosi hanya memalingkan muka..dia tidak ingin melihat Rangga yang mesum di kursi kebesarannya itu dengan wanita yang dipanggilnya shinta tadi
Rangga menghela napas panjang melihat Delia yang masih tidak ingin melihat wajahnya,Rangga mengerti Delia emosi karena pemikirannya sendiri..atau mungkin dia mencintaiku juga?sehingga dia merasa dikhianati?batin Rangga membuat hatinya pecah gembira jika itu memang benar adanya...
__ADS_1
...****************...