
Deli sangat terkejut ketika Rangga keluar hanya mengenakan boxer dan bertelanjang dada yang memperlihatkan roti sobeknya..Rangga terlihat sangat tampan,rambut yang masih basah dengan buliran air yang menetes di dadanya membuat Rangga terlihat sangat mempesona
"Aku tahu,dilihat dari segi manapun aku memang ganteng..tapi jangan ngeces gitu dong..basah tuh baju kamu"olok Rangga yang membuat Delia reflek mengelap mulutnya yang ternyata dia hanya dibohongin Rangga
"Sialan kamu pak..mana ada aku terpesona,ak cuma heran kenapa handuk bolong gitu bapak pakai?emang bapak pura pura kaya ya.."ejek Delia yang sontak membuat Rangga langsung melihat bagian bawahnya yang ternyata hanya dikerjain Delia saja..tanpa pikir panjang Rangga mendekati Delia sambil memasang muka garang
Delia yang melihat Rangga mendekat,merasa ciut nyalinya..apalagi tanpa baju..jangan jangan dia mau memakanku..batin Delia yang tidak siap jika harus melakukan tugasnya sebagai istri
Bagi Delia sebuah hubungan hanya bisa dilakukan jika mereka saling mencintai..sehingga tidak akan ada pihak yang tersakiti
"Jangan mendekat...atau aku teriak nih..!"kata Delia merem sambil memeluk bantal di dadanya sebagai tameng jika dirinya benar benar dipaksa Rangga
"Makanya jadi orang jangan iseng!..tissu basahhh..!"kata Rangga sambil menyentil hidung mancung Delia yang masih mengenakan hijab itu
__ADS_1
Rangga pun berbalik lalu mengenakan baju yang sudah pak Yudi siapkan untuknya..ternyata mereka menyiapkannya dengan sangat sempurna..pernikahan mendadak yang membuat Rangga harus terjebak malam ini dengan Delia di kamar ini
"Pak..bapak tidur di lantai saja..saya di kasur..bagaimanapun ladies first.."kata Delia
"Gak mau..badan saya bisa sakit semua kalau tidur dibawah,saya kan tamu..!jadi kamu harusnya yang tidur di bawah..saya diatas"sanggah Rangga tidak mau kalah
"Kata siapa bapak tamu??bapak kan sudah jadi suami saya..berarti bapak juga penghuni rumah ini tidak ada pengecualian dalam pelayanan"sahut Delia
"Kalau kamu anggap aku suamimu berarti kamu sudah siap jadi istriku.."katanya sambil mendekati Delia yang kaget dengan ucapannya sendiri
"Saya tidak tertarik dengan badanmu yang cemet itu.."katanya di depan muka Delia,sehingga Delia bisa merasakan hangatnya napas Rangga yang membuat hatinya tambah berdebar tidak karuan
Rangga pun menjatuhkan badannya di sebelah kanan Delia..
__ADS_1
"Aku lelah..aku mau tidur,jangan ganggu..!"kata pak Rangga sambil memejamkan mata
Dengan terpaksa Delia tidur di sebelah Rangga,Delia menaruh bantal di tengah tengahnya,namun karena kasur yang kecil itu malah membuat Delia tidak bisa tidur karena dia harus selalu memiringkan posisinya agar tidak terjatuh
Alhasil bantalnya pun dia pindahkan dalam dekapannya,karena kelelahan..tidak berapa lama Delia terlelap
Rangga yang merasakan Delia sudah tertidur pun kembali membuka matanya,dia tersenyum sendiri sambil memandang Delia..gadis aneh batinnya,tanpa disadarinya dia memandang lama wajah Delia ternyata sangat manis ketika tidur walaupun masih mengenakan hijab
Rangga sadar Delia belum nyaman dengannya,sehingga dia masih belum mau membuka hijab di hadapannya
Dalam batin Rangga sebenarnya dia tidaklah membenci Delia,Ia hanya belum menerima sepenuhnya tentang perjodohan ini
Tapi Rangga tidak pernah main main dengan pernikahan,dia akan berusaha menjalani pernikahan ini meskipun harus mematahkan egonya sendiri,dia akan berusaha membuka hatinya untuk Delia,walaupun dia harus menaklukkan hati Delia
__ADS_1
Tantangan tersendiri untuk seorang CEO yang harus menaklukkan hati wanita biasa yang sudah menjadi istrinya itu