
Rangga mengecup dahi Delia,rasa sayang dan cintanya semakin bertambah setelah penyatuan cinta mereka,kamar di ruang kerjanya inilah, sebagai saksi cinta mereka
Delia benar benar pilihan nenek yang sangat tepat untuknya,Delia menjaga kehormatannya hingga Rangga mengambilnya dengan cara yang halal
Rangga menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri,bagaimanapun ini adalah jam kantor,dan Rangga harus menuntaskan pekerjaannya
Delia hendak membersihkan diri juga,dia berusaha untuk berdiri ketika Rangga baru saja keluar dari kamar mandi
"Ouchhh...."sentaknya ketika berdiri dia merasakan nyeri yang teramat sangat di bagian bawah
Rangga yang mendengar Delia langsung menghampirinya
"Kenapa sayang?sakit ya?maaf ya sayang..ayo aku bantu kamu membersihkan diri"katanya sembari menggendong Delia yang kesakitan
tangan Delia sibuk meraih sesuatu untuk menutupi tubuhnya yang polos itu
"Mau nyari apa sih kamu..gak usah ditutupi..aku juga sudah melihatnya tadi..lagian aku suka kamu yang naked begini"kata Rangga sontak membuat wajah Delia merah bak tomat rebus
"frontal banget sih mas ucapanmu!udah turunin aku..aku mandi sendiri aja"
"Tidak sayang...aku mandiin kamu..janji kok gak minta lagi tapi gak tau kalau ntar lagi.."jawabnya yang langsung mendapat jeweran dari Delia
"Ini aja masih perih masih mau dimasukin rudal lagi?ogah..."jawabnya manyun
Rangga mengecup bibir yang mengerucut itu gemas..
"Semakin dilatih semakin lentur sayang"katanya asal
Rangga memandikan Delia dengan penuh kelembutan,Delia merasa beruntung mendapatkan cintanya Rangga
Setelah drama di kamar mandi selesai,Delia meminta Rangga untuk mengambilkan bekal yang dia bawa tadi,dengan telaten Rangga menyiapkan makan siang untuk Delia,mereka pun makan bersama dengan hidangan yang sangat lezat
"Sayang..aku kembali bekerja ya..kamu istirahat disini saja..kalau perlu sesuatu tlp aku karena ini ruangan kedap suara
"Ya mas..aku mau istirahat saja..aku lelah sekali.."jawabnya sambil naik ke tempat tidur
Rangga pun keluar sambil menyelesaikan semua tugasnya
__ADS_1
"Shinta..ke ruangan saya.."katanya di intercom
Setelah beberapa saat Shinta masuk ke ruangan pak Rangga
"tolong..bawa berkas berkas ini dan sekalian belikan obat nyeri di apotik sekarang!"
"Bapak sakit pak..perlu dibantu?"
"Bukan untuk saya..tapi istri saya.."jawab Rangga
"Istri bapak?tamu wanita tadi pak?istri bapak?kapan bapak menikah kok saya tidak diundang?"
kata Shinta yang terkejut dengan ucapan atasannya yang mengatakan sudah menikah sedangkan setahu dia pak Rangga masih single..
"Bagaimana ibu..pak?perlu saya bantu?"katanya
"Tidak apa apa..dia masih istirahat di dalam..sudah..jangan banyak nanya..lakukan saja apa yang saya perintahkan tadi"
Shinta heran,di dalam itu dimana?di ruangan ini setahu shinta hanya ada dirinya dan pak Rangga..tapi dia tidak mau banyak bertanya daripada dia nanti yang kena imbasnya
Setelah Rangga menyelesaikan pekerjaannya dia kembali masuk ruangan dan mendapati Delia sedang tertidur
Rangga mendekatinya sambil mengelus rambut Delia
"Sayang...ayo bangun..pekerjaanku sudah kelar nih.."katanya pelan
Delia hanya menggumam masih setengah sadar
"Ayo bangun sayang..kalau tidak nanti aku makan lagi loo"jawabnya menakuti Delia
Delia yang mendengar ucapan Rangga langsung bangun dan duduk
melihat reflek Delia sontak Rangga tertawa renyah
"Sebegitu takutnyakah kamu padaku?"
"Bukan takut mas..cuman kalau beneran aku mandi lagi dong...iihhh..males ah..ayo pulang kalau begitu.."ajaknya
__ADS_1
Delia pelan pelan bangkit dari duduknya,dan mulai memasang hijabnya kembali,dengan polesan makeup yang simple,Delia sudah tampil menawan lagi..
Dia mulai berjalan pelan pelan keluar dari kamar rahasia itu sembari digandeng Rangga
Rangga yang tidak telaten melihat cara jalan Delia langsung mengangkatnya,Rangga menggendong Delia ala bridal style menuju lift
"Aku gendong aja..malu kali dilihat karyawanku kalau jalannya kayak orang habis lahiran gitu"
"Ya salah sendiri..suruh siapa belah duren kok di kantor"jawab Delia
"Maaf sayang..habis gak nahan liat kamu yang imut"kata Rangga sambil mengecup bibir Delia
Mereka keluar dari lift khusus itu dengan pandangan orang orang kantor yang penasaran ketika melihat atasan mereka menggendong wanita cantik berhijab itu
Satpam yang melihat Rangga langsung lari untuk mendekati Rangga
"nona ini kenapa pak?bisa saya bantu.."tanyanya
"Dia istri saya..tidak apa apa..hanya pengin romantis saja..tolong siapkan mobil saya"jawabnya sambil duduk di sofa lobby dengan posisi masih menggendong Delia
Delia merasa malu,semua orang melihat ke arahnya yang sedang dipangku Rangga tapi Rangga cuek dan tidak mau tahu
Delia berusaha untuk bangun tapi Rangga menahannya
"Tetaplah di pangkuanku..hiraukan mereka sayang"
Dan pak satpam masuk memberi tanda jika mobil sudah siap
Rangga kembali menggendong Delia,sambil berdiri dia melihat ke resepsionist dan berkata
"Dia istri saya..dan jika istri saya kesini lagi antarkan dia langsung ke ruangan saya mengerti??"ucapnya keras kepada resepsionist itu sehingga seluruh orang yang penasaran dengan wanita berhijab dalam gendongan pak Rangga pun ikut mendengarnya..jika dia adalah istri CEO mereka
Kasak kusuk pun seketika berhenti,Rangga pergi meninggalkan kantor dengan sejuta pertanyaan di hati para karyawannya
Dan seketika itu menjadi hari patah hati bersama,karena banyak sekali wanita yang mengidamkan Rangga untuk menjadi milik mereka
...----------------...
__ADS_1