
Delia hendak melangkahkan kakinya menuju ke kelasnya tapi masih beberapa langkah dari arah gerbang dia sudah dicegat oleh dua sahabatnya sambil berkacak pinggang dan ekspresi yang seolah olah akan menguliti Delia
Delia mengerti pasti sahabatnya itu melihat dirinya dan Rangga berpelukan tadi..karena berita ini pasti akan menjadi trending topik di kampusnya
"Deliaaaa......kejam kamu....sebenarnya apa yang sedang terjadi?dan apa yang sedang kamu sembunyikan dari kita?dan siapa pria tampan nan ganteng tadi???"jerit Dista sambil memelototi Delia
"Jangan bilang kamu simpanan sugar daddy tadi.."sambung Arya heboh
Delia yang sudah menerka apa yang akan terjadi hanya santai sambil berjalan ke arah taman menggandeng sahabatnya itu yang diikuti Arya di belakang mereka
"Ayo dong Del....jawab kita...jangan diam saja..kamu berhutang penjelasan sama kita tahu..."
"Iyaaaa...sabar mbak broooo..kita bicara di taman saja..jangan teriak teriak disini..apa gak malu apa diliatin sama orang orang begitu?"tanya Delia sambil pandangannya menuju kepada orang orang yang sedang menonton kehebohan mereka
Delia mengajak Dista dan Arya ke taman..sambil duduk Delia mulai berbicara
"sahabatku yang cantik bagai peri dan sahabatku yang ganteng bagai malaikat pencabut nyawa..orang yang kalian lihat tadi adalah Rangga..orang yang sudah memberikan cincin berlian ini..yang kata mbah google harganya 2 miliar itu.."sambil menunjuk cincin yang dipakai Delia di jari manisnya
"Ya..pak Rangga adalah musuhku dulu..ingat waktu kita ketemu di mall dulu itu??"
sambil mengangguk Dista mulai mengingat kembali orang ganteng yang bertemu dengan mereka di mall waktu itu,dan Delia sempat berantem dengannya juga
"Ingat kan?dia orang yang sama dan dia sekarang adalah suamiku..dia tadi mengantarku karena dia akan berangkat ke Jakarta hari ini.."jelas Delia yang sontak membuat dua sahabatnya melongo dan mencerna kembali apa yang dikatakan oleh Delia tadi..setelah diam beberapa saat..Dista langsung menjerit kaget
"Menikah?kamu bilang kamu menikah del???kapan??"sambil menggelengkan kepalanya Dista tidak percaya dengan ucapan Delia tadi
__ADS_1
Akhirnya Delia menceritakan hubungannya dengan Rangga dari awal sampai akhir kepada dua sahabatnya itu.
Mereka masih agak tidak percaya..tapi mereka melihat sendiri bagaimana Delia dicium tadi...sangat romantis
Dista sungguh tidak percaya kalau sahabatnya itu sudah menikah dengan pria tampan dan sangat mapan
"Tapi aku harap kalian bisa menjaga rahasia ini..karena aku belum ingin pernikahan ini terpublish.."
"Oh iya..hari ini kalau mau kemana?ayo kita jalan jalan.."ajaknya
"gak kemana mana sih..oke oke aja..tapi kamu yang traktirin kita hari ini sebagai hukuman karena menikah tanpa mengundang kita...okeee!"
"Ide bagus itu aayanggg..."sahut Arya sambil mengacungkan dua jari jempolnya
"Hari ini aku akan mentraktir kalian sepuasnyaaa..."
"Yeeee...istri sultan bergaya nih.."sambung Dista
pov.Rangga
Rangga melihat raut muka Delia yang menahan kesedihan ketika salim dengannya membuat hatinya sesak..ketika Delia mau masuk ke dalam kampus,Rangga tidak bisa menahan dirinya untuk menguatkan hati Delia..Dia buru buru mengejar Delia dan memeluknya..meyakinkannya agar Delia tidak merasa sedih ditinggalkannya
Rangga meninggalkan kampus Delia dan menuju ke bandara..disana pak Yudi sudah menunggunya dari pagi tadi..jam terbangnya harus dia delay karena dia tadi mengantar Delia terlebih dahulu
"Selamat pagi pak..senang bertemu anda kembali.."sambut pak Yudi di bandara
__ADS_1
"Kita segera berangkat..saya harus meeting dengan klien dari Jepang..apa di kantor aman pak?"
"Hanya ada masalah kecil pak..dan semua masih bisa dikendalikan"jawab pak Yudi
"Bagus "
Sesampai di kantornya Rangga bergegas menuju ruang kerjanya,semua karyawan yang dia lewati langsung menundukkan pandangan mereka
Rangga di kantornya terkenal sebagai bos killer..dingin..arogan dan tidak akan mentolerir siapapun yang membuat kesalahan
"Tina coba hubungi pihak klien Jepang apa mereka sudah siap untuk berdelegasi?"perintahnya kepada tina,sekretaris pribadinya
"Baik pak"sahut Tina
Tina sudah terbiasa dengan sikap pak Rangga yang dingin itu,walau ganteng dan tajir bagi Tina sih ogah kalau harus jadi pasangan pak Rangga..bisa mati muda nanti..pikirnya
Di dalam ruang kerjanya,Rangga merasa hatinya sedikit kosong karena tidak ada Delia di sampingnya,dia menscrool hpnya melihat foto foto Delia yang dicurinya dari hp milik Delia
"Kenapa aku terus mikirin dia ya?masak aku sudah jatuh cinta sama Delia..?secepat itu?"batinnya terus menerka nerka..
Tapi Rangga benar benar kangen Delia,padahal baru beberapa jam dia meninggalkannya tetapi hatinya serasa kosong jika harus berjauhan dengan Delia,Rangga sudah mulai terbiasa dengan kehadiran Delia di hidupnya
Diam diam dia mencium gambar Delia di hpnya,seperti orang gila..pikirnya dengan tindakannya yang diluar kebiasaan itu
Rangga kembali fokus sama pekerjaanya dia harus segera menyelesaikannya agar bisa secepatnya kembali ke Surabaya
__ADS_1