
Delia masuk ke kamar dan mendapati Rangga sedang berada di balkon,dia menyusul Rangga lalu memeluknya dari belakang
"Sebentar saja mas..."ucap Delia
Delia merasa cemas akan kepergian Rangga kali ini..entah apa yang ada di hatinya,sebenarnya dia tidak ingin Rangga pergi,hatinya merasa tidak enak seolah olah mereka akan berpisah lama
"Sayang..hanya 6 hari lo...kan nanti kita bisa vc.."
"Apa harus aku batalkan saja? Biar nanti diurus orangku disana?"
"Jangan mas...aku gak papa kok..cuman pengen meluk aja.."jawabnya menahan risau di hatinya
Rangga berbalik dan memeluk kembali Delia
"Jangan khawatir..nanti kalau aku gak ada..bersenang senanglah..kan udah minta uang saku banyakk"ucapnya bercanda
"Uangnya banyak..tapi kamu nggak ada mas...tapi nanti jangan marah ya kalau aku habisin uang kamu"
"Gak akan marah..janji!"sahut Rangga sambil.mencium pipi Delia
Delia mengalungkan tangannya di leher Rangga,seperti mendapat kode,Rangga langsung meraih bibir basah Delia yang siap diesplornya,
Sambil berjinjit Delia membalas ciuman Rangga,bibir Rangga mulai menjelajah ke leher jenjang Delia membuat Delia mendesah tanpa disadarinya
Rangga tidak bisa menahan lagi sesuatu yang mendesak di bawah sana,Rangga langsung menggendong Delia ke dalam dan merebahkannya di kasur dengan tangan yang masih bergerilya ke tubuh Delia
"Masss...."******* Delia yang bibirnya kembali dilahap Rangga
Akhirnya mereka melajutkan aktivitasnya sampai ke puncak himalaya
Rangga merebahkan dirinya di samping Delia sambil memandang tubuh Delia yang sangat menggodanya
__ADS_1
Mereka berdua seperti habis lari marathon dengan peluh yang membasahi keduanya,Delia menatap Rangga sambil.tersenyum lalu memeluknya
Untuk sesaat mereka berpelukan,seolah olah enggan berpisah satu sama lain
"Sayang ayo mandi..flight ku tinggal 3 jam lagi..kita harus bersiap..kamu antar aku ke bandara kan?"
"Iya mas..."jawabnya
Dengan sigap Rangga langsung menggendong Delia ke kamar mandi membuat Delia terkejut dengan tingkah Rangga
Dengan telaten Rangga memandikan Delia seperti memandikan anak kecil,sedangkan Delia hanya bisa pasrah...namun ketika tangan Rangga sedang membersihkan bagian dada Delia,tangannya berubah menjadi ritme yang sensasional..membuat Delia menahan napasnya
Rangga kalap lagi..dia segera meraih coklat yang ada di puncak gunung himalaya dan tangannya mengembara kemana mana
Alhasilmkegiatan yang seharusnya membersihkan diri menjadi kegiatan penyatuan untuk kedua kalinya
Rangga senyum.senyum sendiri mengingat tingakah lakunya di kamar mandi tadi..gak nyangka dirinya bisa setangguh itu
"Ngapain mas senyum senyum sendiri?kesambet ya?"tanya Delia sambil membenahi baju milik Rangga ke koper
"iiihhh...malu kali sama tembok tuh mas"
"kan cuma kamu canduku..gak papa dong"
"Jangan ngegombal terus..sana ke tempat nenek..pamitan duluan..aku udah selesai nih..tinggal pakai hijab aja"
"Oke..aku tempat nenek dulu ya..."
Lalu Rangga keluar mencari nenek yang sedang duduk di beranda samping sambil minum teh
"Nek..."
__ADS_1
"Ya sayang..dah siap?"
"Udah nek..tinggal tunggu Delia yang sedang pakai hijab"
"Rangga pamit ya nek..tolong jaga Delia selama Rangga tidak ada"
"Iya sayang..nenek akan selalu jagain Delia untukmu..jangan khawatir.."
Lalu Rangga memeluk nenek yang sangat disayanginya itu
"Hati hati nak..jaga dirimu baik.baik disana,ingat ada Delia dan nenek yang menunggumu disini"
"Iya nek..doakan agar masalah ini segera bisa diselesaikan ya nek.."
"Doa nenek selalu menyertaimu sayang.."
Delia muncul sambil membawa koper milik Rangga,Delia sangat cantik mengenakan celana dengan tunik dipadu dengan outer membuat Delia tambah mempesona
"Cantiknya cucu nenek...rugi ini kalau Rangga pergi lama lama.."kata nenek bercanda
"Nenek bisa aja..udah pamit mas?ayo kita pergi..nanti kamu telat lagi.."
"Sudah sayang..ayo..nenek kami pamit ya.."kata Rangga sambil mrncium tangan nenek,begitu juga dengan Delia
"Iya..kalian hati hati di jalan ya.."
"Iya nek..Assalamualaikum.."jawab keduanya
"Wa'alaikumsalam.."
Rangga dan Delia menuju halaman,disana pak Yudi sudah siap dengan mobil limited edition milik Rangga
__ADS_1
Mereka menuju bandara karena waktunya mepet untuk segera check in
...****************...