
Nenek Rose merasa lega,ia mendapat laporan dari pak Yudi kalau Delia sudah bertemu dengan keluarganya dengan selamat
Pagi ini ia akan berangkat ke Jakarta menyusul Rangga,semua harus segera ia selesaikan..karena nenek Rose tidak mau jikalau Delia berubah pikiran.
Nenek Rose yakin bahwa Delia pantas mendampingi Rangga,Delia gadis pemberani yang rendah hati dan yang paling penting dia tidak mempunyai motif tertentu kpd keluarganya
Karena sebelum nenek memberi pilihan kepada Delia..sebenarnya dia sudah merasa jatuh hati padanya,nenek sudah mencari informasi tentang latar belakang Delia..Hanya saja Tuhan berkehendak lain..ibu Delia sakit,dan itu memberi jalan nenek untuk mengikat Delia
Sampai di Jakarta,nenek segera menemui cucunya di perusahaan besarnya
Semua karyawan menunduk hormat ketika nenek masuk dan berjalan ke arah lift..meskipun sudah tua,kharisma dan auranya masih sangat bersinar
Ketika lift sampai di lantai paling atas,dimana di lantai itu hanya ada satu ruangan khusus untuk CEO saja..hanya orang tertentu saja yang memiliki akses masuk kesana
Bahkan sekretarisnya pun berada di lantai bawahnya,dia akan naik memakai lift khusus ke ruang CEO jika diperlukan
Nenek mengetuk pintu sebelum masuk,Ia memang tidak memberitahukan kedatangannya kepada Rangga
"Masuk.."jawab Rangga dari dalam
__ADS_1
"Assalamualaikum nak.."sapa nenek yang membuat Rangga sungguh terkejut dengan kedatangan neneknya..dan Rangga yakin ada sesuatu yang sangat penting yang nenek mau bicarakan
Karena nenek tidak pernah mencarinya kecuali ada hal yang mendesak
"Wa'alaikumsalam..nenek...kok tidak kasih kabar ke Rangga kalau nenek mau ke Jakarta?"tanya Rangga sambil mendekat,memeluk nenek yang teramat sangat dia sayangi
"Tidak apa nak..meskipun nenek kasih kabar belum tentu kamu juga punya waktu untuk nenek..waktumu hanya untuk kertas kertas di hadapanmu saja"sungut nenek sambil duduk di sofa besar yang ada di ruangan Rangga
"Jangan begitu nek..Rangga sayang nenek melebihi apapun,bahkan kalau Rangga harus memetik bintang akan Rangga lakukan kok nek.."rayu Rangga yang membuat nenek tersenyum mendengar rayuannya
"Baik..sekarang memang saatnya kamu harus memetik bintang untuk nenek..buat nenek bahagia Rangga..kali ini nenek serius..nenek mau berbicara denganmu yang nantinya tidak boleh ada penolakan dengan alasan apapun..!"tegas nenek
"Ada apa nek..Rangga siap mendengarnya.."sahut Rangga
"Nenek ingin kamu menikah dengan Delia secepatnya.."kata nenek yang sontak membuat Rangga berhenti bernapas..kaget..tak menyangka,nenek akan menjodohkannya dengan seorang Delia..gadis nyablak yang polos itu??
"Apa nek??menikahhh??dengan tissu basah??"sahutnya yang masih menyebut Delia dengan sebutan tissu basah
"Apa tidak ada gadis lain selain dia nek..Rangga juga bisa cari sendiri kok..yang tentunya melebihi Delia.."sanggah Rangga tak mau menerimanya
__ADS_1
"Kalau kamu bisa cari sendiri kamu tidak akan berumur 30 seperti sekarang..bujang lapukk!!!"sahut nenek marah
"Kalaupun kamu bisa cari sendiri..nenek yakin mereka hanya mengincar hartamu saja..!"jawab nenek tepat menghunus dada Rangga
Rangga akui selama ini wanita wanita yang mendekatinya pasti hanya ingin ikut menikmati hartanya saja
Tapi,ego Rangga tidak terima..masak seorang CEO harus menikah dengan gadis biasa biasa saja..dijodohkan lagi..apa kata dunia??
"Nenek tahu..kamu pasti akan menolak keputusan nenek,tapi kalau kamu menolak..nenek akan ambil semua saham kamu!sekarang juga nenek bisa mengadakan rapat direksi untuk pengalihan saham.."ancam nenek tidak main"..
Rangga kalut mendengar keputusan nenek yang tidak bisa diganggu gugat..jika nenek sudah seperti itu,berarti keputusannya mutlak..tanpa penolakan
"Baiklah..jika itu keputusan nenek,Rangga terima meskipun dengan berat hati..pernikahan bukan permainan nek..penyatuan dua insan..dua keluarga..dan tentang perjanjian dengan Tuhan.."jawab Rangga dengan berat
"Nenek puas dengan jawaban kamu..itu tujuan nenek..kamu tidak akan mempermainkan sebuah pernikahan.."
"Kamu akan bahagia Rangga jika menikah dengan Delia..dia gadis baik..dan juga cantik..dia akan sangat pantas mendampingimu,hanya kamu belum melihatnya saja.."kata nenek meyakinkan Rangga
Nenek lega dengan jawaban yang hampir sama antara Delia dan Rangga tentang pandangan mereka tentang pernikahan
__ADS_1
Nenek yakin mereka dipilih Tuhan untuk berjodoh