
Delia merasa sangat happy,hari ini mereka bisa nonton bareng..makan"bareng..berasa punya saudara
"Del..ini aku anterin kamu kemana?ke tempat kost"an apa mau ke tempat kerja?" tanya Arya sambil menyetir.
"Kalau Dista rumahnya searah denganku jadi gak usah ditanya..gak dianterin juga mau gak mau lewat tempat kostnya"kata Arya
Tiba"...hp Delia berbunyi..
"Assalamualaikum..ya mbak"jawabnya
"Ooo..gitu..ya mbak gak papa..masih terkejar kok..ya..ak otw kesana..hati"ya mbak...sama"...wa'alaikumsalam.."jawab Delia yang ternyata mendapat tlp dari mbak ayu yang tidak enak badan,dan dia meminta bantuan Delia untuk menggantikannya
"Arya..anterin aku ke tempat kerja aja ya sekarang...aku harus gantiin mbak ayu nih,dia gak enak badan mau izin pulang katanya"
"Asyiaapp bu bos...meluncur..!"jawab arya
"Arya habis ini kamu mau kemana?kita mampir ke toko buku bentar yuk..yang di jl.A Yani itu lo"tanya Dista yang mau nyari buku penunjang tugasnya
"Iya..hari ini aku siap jadi sopir dadakan kalian!"candanya
Tanpa terasa mereka dah sampai di cafe..Delia pun berpamitan sambil keluar dari mobil
"Assalamualaikum..hati hati di jalan,jangan meleng kamu Ar..nanti ada yang patah hati.."goda Delia yang sedikit tau kalau Dista mulai menaruh hati ke Arya
Delia pun memasuki cafe mencari keberadaan mbak ayu yang ternyata sudah menunggunya di ruang ganti
"Del..maafin aku ya harus ngerepotin kamu,gak tau nih kepalaku pusing banget,badan juga sakit semua kalau digerakin"bebernya..
__ADS_1
"Ya mbak...gak papa,kita kan saudara..aku antar ke klinik dulu gimana?nanti aku ijin dulu ke bu bos..?"tanya Delia
"Gak usah Del..aku nanti mampir ke puskesmas dekat rumah aja..tenang aja..aku naik ojol kok,nanti ak kabari kalau dah nyampai rumah..jangan khawatir..kamu disini aja..makasih by the way ya..."ucapa mbak ayu menolak ajakan Delia
"Ya sudah,kalau begitu nanti jangan lupa hubungi ak beneran ya mbak.."pinta Delia,sambil mengantar mbak ayu sampai depan cafe
Delia pun melanjutkan tugasnya
Hari itu di cafe tdk rame seperti biasanya atau mungkin krn weeknd jadinya orang" lebih memilih tempat hiburan yang lain
"Del..Adelia..!panggil temannya dari arah dapur
"Ya mas?ada apa?" jawab delia
"Tolong antar kopi ini ke bu bos ya.."
Delia berkali"mengetuk pintu ruangan owner..tapi sama sekali tak ada jawaban,dengan memberanikan diri dia membuka pintu yang ternyata tidak dikunci..
"Masya Alloh...mas..mas Budi..!!!"panggilnya sambil keluar
"Ada apa Del?"tanya mas Budi,pegawai yang lain panik
"Bu Bos pingsan!ayo...cepet panggil taxi,biar aku bawa ke rumah sakit!"cepetan..."paniknya sambil menepuk" pipi bu Rose yang pingsan
Akhirnya Delia membawa bu Rose ke rumah sakit terdekat,Delia sedikit panik karena sejak tadi bu Rose belum siuman juga
Walaupun bu Rose adalah bu bos,tapi Delia sayang padanya,selama ini dia selalu berbaik hati dan penuh pengertian dengan seluruh karyawannya
__ADS_1
Delia harap"cemas menunggu dokter keluar dari IGD..dia juga bingung mau menghubungi siapa karena Delia tidak tau keluarga bu Rose kecuali pak Rangga..dan dia tidak punya kontaknya sama sekali
Akhirnya dokter keluar memberitahukan bahwa bu Rose hanya kecapean saja krn faktor U dan sebentar lagi pasti akan siuman
Benar saja..belum lama Delia menunggu,bu Rose sudah siuman
"Aku dimana?"tanya bu Rose kebingungan
"Bu bos lagi ada di rumah sakit bu...tadi ibu pingsan,waktu delia mau nganterin ibu minum"kata delia sambil menceritakan kejadian tadi
"Ooo..terima kasih Delia,kamu sudah menolong nenek,boleh pinjam hp kamu?nenek mau hubungi Rangga.."kata bu Rose
"Boleh bu..silahkan.."jawab Delia sambil menyerahkan hpnya
"Assalamualaikum sayang..nenek sakit ngga..kamu bisa ke Surabaya sekarang? iya..iya..nenek mengerti! tidak usah..jangan khawatir..ada Delia yang menemani nenek..iya...hati"sayang..ingat istirahat ya..sudah..nenek tutup dulu,assalamualaikum.."kata nenek menutup pembicaraan dengan pak Rangga
Lalu..nenek menceritakan..kalau pak Rangga tidak bisa segera ke Surabaya dikarenakan harus menyelesaikan meeting dengan klien dari Jepang selama beberapa hari ini
"Del..nenek mohon bantuan kamu,tolong temani nenek selama berada di sini ya..bisa?
nenek tidak punya siapa" kecuali Rangga.."jelasnya
"Insya Alloh bu..Delia akan menemani bu bos disini sampai bu bos sembuh"jawab Delia sambil tersenyum.."
"Mulai sekarang jangan panggil bu bos panggil saja nenek..aneh rasanya nenek dengernya"
"Ya nek.."jawab Delia membuat nenek tersenyum sambil mengelus kepala Delia yang tertutup hijab..yang entah kenapa nenek merasa sayang sekali sama Delia,seorang pegawai baru di cafe miliknya.
__ADS_1