Hati Yg Terikat

Hati Yg Terikat
Menikah


__ADS_3

Rangga dan semua orang yang hadir sangat terpesona melihat penampilan Delia yang memasuki ruang tamu yanga akan dijadikan sebagai tempat berlangsungnya ijab qobul nanti


Delia yang mengenakan kebaya krem terlihat sangat cantik dan anggun ,ia dituntun oleh ibunya untuk duduk di tempat mempelai perempuan yang sudah disediakan


Begitu juga Rangga yang sudah lebih dulu menempati posisinya bersebelahan dengan Delia.Mereka kelihatan sangat serasi..tampan dan cantik..tidak terlihat kalau pernikahan ini adalah pernikahan paksa,mereka tetap menebarkan senyum kepada semua tamu undangan


Rangga begitu gugup sampai dia harus berkali kali membenarkan posisi duduknya.Delia yang melihatnya tidak tahan untuk tidak mengomentarimya


"Bapak kenapa sih pak..gerak melulu..bisulan ya"tanya Delia sambil berbisik


Rangga yang geram dengan pertanyaan Delia cuma bisa menatap tajam sambil tetap acuh seolah olah Delia tidak mengatakan apapun.


Acara pun dimulai..ijab qobul dilaksanakan dengan lancar dan khidmat..


Rangga pun lancar mengucapkan ijab qobulnya dengan satu tarikan napas..


"Aaamiiinnn..."semua orang mengaminkan ketika semua saksi menjawab SAH..


Rangga dan Delia pun bernapas lega,semua berjalan dengan lancar.Mereka lalu saling menyematkan cincin pernikahan yang bertahtakan berlian

__ADS_1


Rangga memandang Delia dengan seribu makna,


Dia sekarang sudah menjadi suami yang harus bertanggungjawab atas Delia


Delia pun merasakan perasaan yang tidak karuan,bahagia..akhirnya dia sudah menepati janjinya..atau sedih karena dia sudah kehilangan masa"mudanya untuk menjadi seorang istri di usianya yang masih 20 th


Satu persatu para tamu dan kerabat pun berpamitan,begitu juga nenek,pak Yudi,dan bapak penghulu pun ikut berpamitan


"Nak..nenek ke hotel dulu ya..lusa nenek akan kesini lagi untuk menjemput kamu dan Rangga..kita kembali ke Surabaya"


"Dan kamu Rangga tinggallah disini sampai lusa,kenalilah keluarga istrimu..dan jaga Delia.."kata nenek sambil memeluk Rangga dan Delia


malam tiba,


Setelah bersih bersih,Delia merasa lelah sekali hari ini..dia hanya ingin tidur sambil memeluk bantal guling kesayangannya..namun tiba tiba suara ibu mengagetkan Delia


"Nak ajak suamimu beristirahat..kasihan dia..sepertinya sudah lelah sekali.."


"Disini bu..?"tanya Delia tidak yakin

__ADS_1


"Ya iyalah..kamu kan istrinya..masak Rangga tidur sama ibu sih..ngaco kamu.."jawab ibu Delia yang spontan mengingatkan Delia kalau dia sudah jadi istri pak Rangga


Mau tidak mau Delia memanggil Rangga untuk ikut ke kamarnya,sesampai di kamar Delia mengunci pintu takut ada orang yang akan menguping percakapannya nanti


"Pak..malam ini dan besok malam bapak boleh tidur disini..tapi sampai di Surabaya saya tidak mau sekamar sama bapak.."ucap Delia pelan karena kamarnya bukanlah kamar kedap suara,dia takut keluarganya mendengarnya


"Lagian siapa yang mau tidur satu kamar denganmu..ngeri..kalau malam kamu berubah jadi vampir,saya yang akan kamu mangsa duluan"jawabnya sekenanya


"Aku mau bersih"dulu..mana kamar mandinya?"tanya Rangga sambil mau melepas pakaiannya..


"Pakkkk..kenapa buka baju disini sihhh,di kamar mandi kan bisa..ternoda mata saya nanti lihat tubuh bapak"


"Kamu itu ribet banget sih,lagian mana bisa lepas di kamar mandi kecil begitu"sahutnya sambil tetap melepas bajunya


Delia langsung berbalik membelakangi Rangga yang sibuk melepas bajunya


"Tenang..aku tidak lepas semuanya,cuma baju dan celana saja"jawabnya masih kalem


Delia merasa malu dan canggung harus sekamar dengan pria yang sekarang sudah menjadi suaminya itu

__ADS_1


Apa yang harus dia lakukan?sambil melihat kasur dengan ukuran kecil di hadapannya


__ADS_2