Hati Yg Terikat

Hati Yg Terikat
ternyata dia pemiliknya


__ADS_3

Setelah mereka bertiga menunggu beberapa saat,datanglah seseorang dengan berpakaian rapi dan menyapa mereka dengan sangat sopan


"Assalamualaikum bu..perkenalkan saya Harry manager mall ini,dan senang bisa bertemu dengan ibu langsung..semoga pelayanan kami memuaskan..apa ada yang bisa saya bantu lagi bu?"kata Pak Harry sambil membungkukkan badan sebagai tanda hormat


Delia mengerutkan keningnya bingung..kenapa pak manager ini begitu menghormatinya?apa dia salah mengenali orang? apalagi dia dipanggil dengan sebutan ibu..memangnya aku setua itu apa?batin Delia


"Wa'alaikumsalam..maaf pak..apa bapak salah mengenali orang ya?"tanya Delia


"Tidak bu..saya tidak salah mengenal orang"jawabnya


Delia dan sahabatnya tambah bingung dengan jawaban pak Harry ini


"Begini pak..saya sedikit bingung..kenapa dari tadi saya membeli sesuatu bahkan dengan harga yang sangat mahal pun katanya pemilik mall ini sudah membayarnya..sedangkan saya tidak pernah mengenal siapa pemilik mall ini..saya kira ini adalah sebuah kesalahan"kata Delia panjang lebar


"Tidak bu...bahkan ibu bisa bebas beli apa saja yang ibu mau tanpa harus membayar,karena ibu dijamin oleh bapak Rangga Abimanyu sebagai pemilik mall ini"jawab pak Harry


Sontak Delia dan dua sahabatnya terkejut dengan ucapan pak Harry tadi,ternyata pemilik mall ini adalah suaminya sendiri..pantas dia tadi minta laporan terkini di setiap store yang dia masuki


"Apa maksud bapak Rangga Abimanyu suami saya?"tanya Delia meyakinkan pedengarannya


"Iya betul bu...bapak Rangga suami ibu...kalau sudah tidak ada yang ditanyakan lagi saya mohon pamit bu..selamat berbelanja"kata pak Harry


"Iya pak..terima kasih atas penjelasannya..dan selamat bekerja kembali.."sahut Delia yang masih bingung dengan keadaan ini...


Awalnya dia ingin mengerjain Rangga ternyata malah dia yang dikerjain..senjata makan tuan mah ini namanya..batin Delia


Dia juga tidak menyangka kalau Rangga se sultan itu,melihat kebiasaan Rangga dan nenek di rumah yang sederhana saja ini merupakan kejutan untuk Delia


"Wow...beruntung banget kamu Del..bisa dapet suami kayak suami kamu itu..pakai mantra apa sih kamu..kasih tau dong..siapa tahu aku bisa dapat suami sultan juga yang punya pulau dimana mana.."kata Dista membuyarkan lamunan Delia


Mendengar ucapan Dista,Arya langsung menjitak kepala Dista

__ADS_1


"La terus aku mau kamu buang kemana beb...halu jangan ketinggian..ilmu mu belum nyampai ke sana"kata Arya yang dibalas cengiran oleh Dista


"udah udah..ayo kita jalan..aku dah gak mood belanja ini..batreiku habis"kata Delia


"La katanya suami kamu sedang ke Jakarta terus kalau batrei kamu habis,mau ngecas sama siapa dong..?"kata Dista polos


"iihh..dista pikiran kamu kok kesana mulu...minta dinikahin tuh sama Arya biar gak kebablasan"


"Gak mau..ilmuku belum nyampai sana ntar berhenti di tengah jalan bisa berabe.."jawab Dista membalas ucapan Arya tadi


Arya yang mendengar balasan Dista langsung ngakak..sableng bener pacarnya itu..batin Arya


"Ya udah kalau gitu kita pulang aja.. aku antar kamu dulu..baru aku mengantar Dista,itung itung sebagai ucapan terima kasih karena sudah beliin kita barang istimewa ini..thanks ya..semoga rumah tangga kalian samawa dan langgeng terus"


"Iya Del..makasih banyak..akan aku jaga dengan baik pemberian kamu,kapan kapan traktir kita makan lagi juga gak nolak"kata Dista sambil becanda


"Sama sama..semoga barang itu bermanfaat untuk kalian..dan semoga hubungan kalian awet sampai ke pernikahan"


Akhirnya tiga bersahabat itu meninggalkan mall yang sudah memberi kejutan untuk mereka bertiga.Delia diantar Arya sampai di depan rumah Rangga


"Akhirnya..nyampai juga..untuk hari ini aku tidak menawari kalian untuk mampir ke rumah..karena bestie sudah lelah..terima kasih untuk tumpangannya..hati hati di jalan.."kata Delia sambil keluar dari mobil Arya


"Benar benar beruntung ya Delia beb..dia benar benar menikahi sultan beneran"kata Dista sambil melihat Delia yang masuk ke rumah yang super mewah itu


"Jangan iri dengan nasib baik seseorang..karena hanya Tuhan yang tahu bagaimana nasib kita akan berujung..cukup syukuri apa yang ada dalam diri kita saat ini"


"Iya beb...aku udah bersyukur kok punya kamu yang sayang sama aku,calon sultan berikutnya"jawab Dista yang di amini langsung oleh Arya


Lalu mereka meninggalkan kediaman Delia


Delia memasuki rumah dan disambut oleh nenek yang sedang asyik dengan bunga bunga segarnya,nenek memang suka sekali memajang bunga bunga segar yang dia petik di kebun belakang

__ADS_1


"Bagaimana jalan jalannya?menyenangkan?"tanya nenek sambil menghampiri Delia yang sedang termenung di sofa


"ehh..apa nek..maaf Delia tidak dengar tadi"


"Bagaimana jalan jalanmu?menyenangkan?memang kamu sedang memikirkan apa?bukannya seneng..kok malah sampai rumah melamun?"tanya nenek


"Nek..Delia boleh tanya sama nenek?meskipun ini agak pribadi dan bukan ranah Delia tapi delia penasaran nek"


"Iya boleh..memang kamu mau tanya tentang apa?


"Begini nek tadi niat Delia kan pengin ngerjain mas Rangga tuh..terus Delia sengaja makan di restoran super mahal..Delia beliin sahabat Delia barang barang yang mahal juga..tapi ternyata semua gratis nek..dan ternyata pemilik mall itu mas Rangga..gimana Delia nggak terkejut coba?yang mau Delia tanya ke nenek itu..sebenarnya mas Rangga bisnis apa aja nek?"


"Sayang..itu pertanyaan biasa untuk nenek..apalagi kamu kan istrinya sudah tentu kamu harus mengetahuinya,Rangga itu berjuang sangat keras untuk bisa sampai tahap ini,dulu sekali..kami tidak punya apa apa..nenek hanya memiliki warung kecil yang sekarang menjadi cafe itu,ketika kedua orangtua Rangga meninggal,mereka meninggalkan perusahaan biro perjalanan yang setelah dewasa,perusahaan itu dikelola Rangga dengan perjuangan yang sangat keras sekali,akhirnya Rangga bisa sesukses sekarang"


"Kalau sekarang bisnis Rangga sudah banyak sekali,bahkan nenek pun tidak ingat semuanya..dia juga memiliki perusahaan di jerman dan malaysia..makanya nenek minta sama kamu sayang...tolong dampingi Rangga apapun yang terjadi,dia sudah berusaha dengan sangat keras selama ini..kini saatnya dia meraih kebahagiaannya sendiri,wujudkan keluarga yang bahagia..itu saja nenek sudah sangat senang sekali.."kata nenek memberikan penjelasan untuk Delia


Delia mulai mengerti kenapa Rangga dulu bersikap dingin kepada semua orang...karena kehidupannya memang hanya untuk bekerja dan bekerja saja


"Baik nek...dan Delia juga minta maaf ya nek..kalau hari ini Delia sedikit membuat ulah..Delian sudah menggunakan uang mas Rangga dengan jumlah yang tidak sedikit"


"Jangan meminta maaf sayang..itu sudah menjadi hakmu..apa yang dimiliki Rangga itu adalah milikmu juga..jangan sungkan sayang..beradaptasilah dengan kehidupan Rangga..sudah sana istirahat dulu..nanti kita ngobrol lagi.."kata nenek sambil mengusap pipi Delia


"Baik nek..makasih ya nek untuk semuanya.tanpa nenek entahlah apa yang terjadi sama Delia.."kata Delia mellow


"sama sama sayang.."sambil memeluk Delia,nenek yakin Delia akan menjadi istri yang baik untuk Rangga


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


makasih untuk dukungannya ya bestie...tolong tetap dukung novel ini ya..

__ADS_1


like..comment..sama hadiahnya juga boleh..otor pasti akan sangat senang sekali...


__ADS_2