Hati Yg Terikat

Hati Yg Terikat
14.Rumah sakit


__ADS_3

Pak Yudi mengantar Delia benar"sampai di rumah sakit,bahkan Delia heran..darimana dia tahu kalau ibunya dirawat di rumah sakit ini ?sedangkan Pak Yudi sama sekali tidak pernah bertanya kepada Delia


Sultan mah bisa melakukan apa aja..itu pikir Delia..kecuali satu..kagak bisa nyari jodoh..batin Delia sambil menahan senyum atas pikirannya sendiri itu


Setelah bertanya ke reseptsionis,pak Yudi dan Delia berjalan menuju ruang operasi,disana Delia mendapati bapaknya sedang menunggu di runag tunggu sendiri..


Melihat itu Delia merasa sangat bersalah..krn dlm kondisi seperti ini,dia tidak ada di samping bapaknya


"Pak..."panggil Delia sambil meraih tangan bapaknya yang keriput,menunjukkan betapa keras perjuangannya menghidupi keluarganya tanpa kenal lelah


"Delia...kok kamu bisa sampai secepat ini nak?"tanya bapaknya heran..krn baru sekitar satu jam an lalu Delia meneleponnya untuk segera mengoperasi ibunya..tapi tiba tiba Delia sudah berada di hadapannya dengan seorang laki" yang membuat bapak Delia bertanya tanya,siapa laki"itu..yang dilihat dari penampilannya kayak orang kantoran..berjas hitam..celana hitam..sepatu yang super mengkilat juga hitam


"Jangan jangan dia seorang intel?apa Delia melakukan kesalahan sehingga bisa memiliki uang sangat banyak?atau dia nekad hutang ke rentenir??"batin bapak Delia penuh dengan pertanyaan dalam hatinya

__ADS_1


Merasa bapak Delia menaruh curiga dengan kehadirannya,dengan penuh hormat pak Yudi segera memperkenalkan diri


"Perkenalkan..saya Yudi pak..saya asisten dari nyonya besar,calon mertua mbak Delia pak..saya diutus untuk mengantarkan mbak Delia sampai dengan bertemu keluarganya dengam selamat" jelas pak Yudi yang semakin membuat bapak Delia tambah bingung


Sejak kapan Delia dilamar seseorang kok tidak pernah cerita,apalagi sepertinya pihak calon suaminya bukan orang sembarangan..batin bapak Delia


"Pak..jangan berpikir macam"..nanti Delia ceritain ke bapak semuanya ya.."janji Delia yang mengerti dengan kebingungan bapaknya yang terlihat dari raut muka bapaknya yang sedikit menegang setelah pak Yudi memperkenalkan diri


"Nona muda..sepertinya saya harus mohon ijin untuk segera kembali ke Surabaya..tugas saya sudah selesai..jika ada sesuatu yang dibutuhkan..nona bisa hubungi saya.."pamit pak Yudi sambil memberikan kartu namanya kepada Delia


"Baik non..salam nona muda akan saya sampaikan..permisi saya pamit dulu..Assalamualaikum.."pamitnya


"Wa'alaikumsalam.."jawab mereka berdua

__ADS_1


Sepeninggal pak Yudi..Delia menuntun bapaknya untuk duduk..dia akan menjelaskan semuanya..Delia tahu bapaknya akan sangat kepikiran jika Delia tidak segera menceritakan semuanya


Delia berusaha pelan" menjelaskan kepada bapaknya,siapa pak Yudi..dan dia menceritakan kalau sebenarnya yang membiayai ibunya operasi adalah nenek Rose,pemilik Cafe tempat Delia bekerja


Dan nenek Rose sudah melamarnya untuk cucunya yang sekarang sedang bekerja di Jakarta,Delia menjelaskan jika dia menerima lamaran nenek Rose dikarenakan cucunya juga seorang pria yang baik hati..dan Delia juga sudah bertemu dengannya beberapa kali


Delia meyakinkan bapaknya jika itu memang pilihan terbaiknya


Dia tidak menceritakan ada timbal balik dari semua itu..Delia berpikir utk tidak menceritakan hal yang sebenarnya


Delia tidak ingin orangtuanya merasa menyusahkannya..biarlah itu akan menjadi rahasianya dan keluarga pak Rangga tentunya


"Benar yang kamu ceritakan itu nak..?kamu tidak sedang berbohong?"tanyanya meyakinkan

__ADS_1


"Delia berkata dengan sebenarnya pak..Delia tidak berbohong..Delia cuma berharap bapak dan ibu merestui jalan yang Delia ambil ini..Insya Alloh ini yang terbaik utk Delia "jawab Delia penuh keyakinan,meskipun dalam hatinya masih ada keraguan tentang keputusannya


__ADS_2