Hati Yg Terikat

Hati Yg Terikat
11.Kesepakatan 1


__ADS_3

Keesokan harinya..


Setelah semalaman dia memikirkan keputusannya..Delia bertekad sore nanti dia akan menemui nenek Rose


Sebelum berangkat ke kampus Delia menyempatkan diri utk menelpon bapaknya..menanyakan kabar terkini ibunya..


Dari suaranya saja Delia yakin..bapak sangat memikirkan kondisi ibunya yang memang harus segera ditangani secepat mungkin,serasa beban berat yang dipikul bapaknya ingin segera Delia ambil alih


Delia ingin sekali segera pulang menemui ibunya..tapi apalah daya..


saat ini hanya doa yang bisa Delia panjatkan demi kesembuhan ibunya


Sesampai di kampus..Delia mencari keberadaan dua sahabatnya yang pasti sudah berada di kampus dri tadi..


Benar saja..mereka sudah nongki nongki cantik di kantin dengan 2 piring nasi goreng spesial buatan mak kantin yang lezatnya tidak ada duanya..


"Delia....!!!!siniiii!!"teriak Dista yang suaranya cempreng kayak abang cilok yang biasa lewat depan kost"an Delia


"Akhirnya..muncul juga kamu,aku kira hari ini kamu masih akan menemani bos kamu di apartemennya"


"Tugas yang kemarin sudah ak kirim lewat email ya.."kata Dista sambil menyendok nasi gorengnya yang sudah habis separo itu


"Ok...mkasih my besttt..."jawab Delia sambil memeluk sahabat yang dirindukannya itu,entahlah Delia merasa mereka keluarga ke 2 untuknya


"Aku juga kepengin kali pelukan gitu..emang cuman kamu aja yang kangen sama Delia.."sambung Arya seraya mendekat hendak memeluk keduanya


"Tidaakkkkkk!!!seru mereka kompak sambil memasang wajah seram..

__ADS_1


"Bukan muhrim dilarang berpelukan..."jawab Dista


"Kalau gitu kamu aku halalin dulu..baru kita bisa berpelukan ya.."ucap Arya yang langsung membuat pipi Dista berasa panas tiba"


"Ceritanya kawan jadi pasangan nih??"goda Delia kepada kedua sahabatnya yang mulai memperlihatkan binar bintang dalam mata mereka


"Ok guys..ak harus duluan..jam pertama dosenku super killer..aku gak mau jadi mangsanya karena meladeni bocah ingusan seperti kalian..kita lanjut nanti ya...byeee!!"


"Dasar sok dewasa loeeee...ngatain kita bocah segala "sahut Dista yang suaranya sudah tidak terdengar Arya..yang udah kabur duluan ke kelasnya


"Gimana Del...kemarin kamu di apartemen bos,ketemu sama babang tampan itu gak?"tanya Dista penasaran


"Ketemu sih..tapi tetep aja kelakuannya kayak wiro sableng..bikin moodku down jadi zero kalau ketemu dia"curhat Delia


"Ayo ke kelas..keburu pak dosen datang tuh..jangan nanyain tentang dia melulu..bikin bad mood"kata Delia yang sudah melihat dosennya berjalan dari ruang dosen


Seperti janji Delia kemarin..Dia menjenguk nenek Rose di apartemennya


Tak berselang lama,setelah Delia membunyikan bel..nenek Rose membuka pintu dengan senyum khasnya sembari menjawab salam Delia


Dia memeluk Delia seperti cucunya sendiri


"Nenek sudah menunggu kamu dari tadi sayang..nenek kira kamu tidak jadi kesini"kata nenek


"Maaf nek,soalnya tadi Delia mampir dulu beli ketoprak kesukaan nenek..ayo kita makan dulu nek..dijamin ini ketoprak endesss ndess..nikmatnya terasa sampai ke perut"gurau Delia


"Nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan.."kata nenek sambil menikmati ketopraknya yang memang sangat enak itu

__ADS_1


Selesai makan,Delia membersihkan meja makan sambil membuat teh untuk nenek


Delia mulai terbiasa dengan suasana di apartemen nenek...dia gadis yang sangat cepat belajar mengenal sesuatu..tak heran dia mendapatkan beasiswa sebagai siswa berprestasi


"Nek..sebenarnya Delia ada yang mau dibicarakan..tapi tolong nenek jangan salah paham dulu ya.."kata Delia memulai percakapannya


Delia mulai menceritakan masalahnya kepada nenek..dia bercerita kalau ibunya sedang sakit dan harus segera dioperasi.Sedangkan mereka tidak mempunyai uang sebanyak itu


"Delia mohon maaf nek..kalau bisa Delia mohon bantuan nenek,Delia mau meminjam uang nek..nanti Delia bayar setiap gajian..nenek potong saja untuk mengangsur hutang Delia.."


"Delia tidak tega kalau bapak harus menanggung beban ini sendirian..Delia mohon nek.."kata Delia yang sudah mulai terisak menahan beban yang ada di hatinya


"Nak..nenek tidak keberatan meminjamkan uang nenek..tapi nenek pun bisa minta tolong sama Delia?


"Nenek akan membiayai biaya operasi ibumu sampai benar"sembuh..nenek janji..tapi..nenek punya permintaan.."


"Menikahlah dengan Rangga.."kata nenek yang membuat Delia kaget seperti orang yang melihat hantu di siang bolong


...****************...


...****************...


"*maaf ya guys..otor hanya bisa update 1 bab hari ini..tapi tenang..nanti otor usahakan update tiap hari.."


"jangan lupa..like..dan dukungannya ya guys..agar otor tambah ngebut nulisnya*"


......................

__ADS_1


__ADS_2