He'S My Son'S Father!

He'S My Son'S Father!
Bab 34


__ADS_3

Masih di Swiss, Mommy dan Daddy menatap Yogi dengan penuh semangat dan suport. Bahkan Daddy Vir sendiri sangat antusias saat juri menikmati hasil masakan dari Cucu nya tersebut.


Yogi membalas dengan senyuman saja ke arah Opa dan Oma nya. Dia mengepalkan tangan untuk menguasai ke gugupannya saat ini.


Hingga tiba dimana waktu pengumuman kemenangan pun tiba, Yogi dan peserta lainnya sudah berdiri rapih di depan para juri.


"Mari semuanya kita dengarkan siapa yang akan menjadi juara ke 3,2 dan 1. Silahkan Mr.x" ucap Mc tersebut pada juri yang tertua.


Mr.x pun langsung mengambil mix nya dan menatap satu persatu para peserta yang sudah menunggu nya. Sepatah dua patah kata terlontar dari mulut nya yang mana membuat semakin tegang para peserta, begitupun dengan Yogi yang terlihat sangat gugup karena ini adalah lomba perdana nya.


Sehingga waktu yang di tunggu pun tiba, Mr.x mengumumkan para pemenang nya.


Dan juga yang mana membuat Yogi sangat terharu dan bahagia karena dia mendapatkan juara ke 2.


"Terimakasih Ya Allah" gumam Yogi dengan penuh haru.


"Bunda, piala pertama untukmu" gumam nya lagi saat ia menerima piala dan berupa uang senilai x.


Kebahagian meliputi Mommy dan Daddy juga, mereka langsung bangkit dari duduk nya dan bersorak bahagia karena Yogi masuk ke dalam list juara.


"Dadd, Yogi juara" ucap Mommy Fina dengan bahagia.


"Benar Mom, Via pasti akan bangga" balas Daddy Vir.

__ADS_1


***


Di Indonesia.


Saat ini, Via dan Vio sedang duduk santai di halaman belakang. Entah kenapa Via merasa tak tenang hati nya sejak tadi.


"Kenapa, Bun?" tanya Vio saat Via lagi dan lagi melamun.


Eh.


"Tidak kenapa-napa, Nak" jawab Via lembut.


Vio hanya menganggukan kepala saja, kemudian dia asyik kembali bermain dengan boneka yang di belikan oleh Al kemarin.


Hingga tak lama, terdengarlah derap langkah mendekati mereka berdua. Via lalu melihat ke belakang dan disana ternyata ada Ajeng dan Al.


Al sendiri langsung saja mendekati Vio yang sedang bermain, sedangkan Ajeng duduk bersama dengan Via.


"Kamu kenapa, Vi?" tanya Ajeng setelah duduk.


"Entahlah Jeng, aku merasa akan terjadi sesuatu dan itu entah apa" jawab Via sambil memegang dada nya kembali.


"Mungkin itu hanya perasaan kamu saja yang sekarang sedang lelah, aku yakin tidak akan ada apa-apa" ucap Ajeng lembut.

__ADS_1


"Mudah-mudahan saja ya, Jeng" balas Via tersenyum.


Kemudian Via dan Ajeng memutuskan untuk masuk ke dalam , mereka berdua akan masak untuk makan malam.


Al dan Vio pun ikut masuk, mereka akan bermain dengan Tio di depan tv saja.


"Ayah, aku mau sekolah" ucap Vio dengan berbinar.


"Nanti ya, tunggu kamu sedikit besar lagi" balas Al dengan sabar.


"Oke, aku ingin sepelti Abang Tio" ucap Vio kembali dengan semangat.


Al mengangguk, kemudian dia ikut duduk bersama dengan Daffa dan membiarkan Vio bermain bersama Tio.


"Abang, Fira kembali" bisik Daffa dengan serius.


"Kamu serius?" tanya Al menajamkan mata nya.


Daffa mengangguk, dia lalu melihatkan email dari anak buah nya yang sedang bertugas di Bandara dan kebetulan melihat Fira.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2