He'S My Son'S Father!

He'S My Son'S Father!
Bab 39


__ADS_3

Pagi nya, Via membawa Vio pulang karena memang sudah di perbolehkan pulang. Mereka berdua di antarkan oleh Al yang memang sejak tadi sudah siap.


"Ayah, Vio mau makan bubul tapi di suapi Ayah" rengek nya dalam gendongan Al.


"Iya sayang, nanti kita beli di jalan dan makan bersama di Rumah Bunda" balas Al dengan lembut.


Cup.


Vio mengecup pipi Al karena senang, dia juga memeluk leher Ayah nya dengan tersenyum.


Alvredo lalu menyuruh Via masuk ke dalam, dia lalu mendudukan Vio di atas pangkuan Via.


Lalu setelah nya Al sendiri masuk ke dalam mobil dan duduk di balik kemudi.


Al menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang, dia mencari tukang bubur untuk sarapan mereka bertiga.


"Al, itu di depan ada tukang bubur" ucap Via menunjuk gerobak yang sedang mangkal di pinggir jalan.


"Oke, kalian tunggu di dalam saja ya biar aku yang keluar untuk beli bubur nya" ucap Al setelah memarkirkan mobil nya.


"Iya Ayah, cepat ya" balas Vio dengan semangat.


Al mengangguk, dia kemudian keluar dan pergi membeli bubur pesanan sang Putri.


**


Sedangkan di perusahaan, Fira sudah kembali datang dan dengan tidak tahu malu nya langsung menuju ke lantai dimana ruangan Al berada.

__ADS_1


"Ya ampun tak tahu malu banget sih Bu Fira, padahal kan mereka sudah putus" ucap karyawan yang berpasan dengan Fira.


"Kau benar, dia pasti mengaku anak yang di kandung nya anak Tuan muda. Padahal Tuan muda baru saja kembali dari swiss" timpal yang lain.


"Sudah biarkan saja, nanti juga akan malu sendiri" ucap yang lainnya.


Mereka mengangguk dan membubarkan diri untuk masuk ke ruangan masing-masing.


Fira sendiri sudah tiba di depan ruangan Al, namun ruangan tersebut masih terkunci padahal hari sudah cukup siang.


Hingga pandangan Fira pun melihat ada Max yang baru saja keluar dari ruangannya.


"Max" teriak Fira.


"Ya" balas Max dengan datar.


Max mengernyitkan kening, dia menggeleng tanda tidak tahu.


"Kau pasti berbohong" bentak Fira.


"Tuan sedang berkunjung ke Negara Swiss dimana kedua orangtua nya berada" jawab Max asal.


Hah.


Fira menganga dengan wajah terkejut nya, dia tidak mau percaya namun ini Max, orang kedua yang tahu akan seluk beluk perusahaan Elang.


"Sial" geram Fira dengan sangat kesal.

__ADS_1


Tanpa berpamitan, Fira lalu melangkah pergi dari sana. Dia merasa di permainkan oleh Al, dia akan menyusul ke Swiss untuk bertemu langsung kepada orangtua Al.


"Awas saja kau, Al" geram Fira saat dirinya sudah berada di dalam lift.


Ting.


Lift terbuka dan Fira langsung pergi menuju ke mobil nya yang terparkir tak jauh dari loby perusahaan. Dia melajukan mobil nya ke arah Rumah nya lebih dulu.


"Sial sial, awas saja kalian. Aku akan menyusul kamu Al dan lihat saja aku akan menaklukan kamu kembali" gumam Fira sambil mengcengkram setir mobil nya.


*


Sedangkan di perusahaan, Max membertitahu semua nya pada Al dan dia juga memberitahu bahwa dia bilang kalau Al sedang ada Swiss.


Max menyuruh Al untuk memberitahu pada kedua orangtua nya agar bersiap karena pasti Fira akan menghampiri mereka.


Al yang memang sudah tahu akan seperti itu pun memang sudah memberitahu orangtua nya. Dia juga memberikan bukti dimana Fira dan orangtua nya sangat licik.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2