He'S My Son'S Father!

He'S My Son'S Father!
Bab 37


__ADS_3

Via lalu menata makanan di atas meja, dia menyerahkannya pada Al karena memang dia belum sarapan tadi pagi.


"Makanlah, aku akan ke ranjang Vio dulu" ucap Via sambil beranjak dari duduk nya.


"Hemm, istirahatlah bersama Vio" balas Al tegas.


Via mengangguk, dia lalu naik ke ranjang Vio dan ikut merebahkan tubuh nya bersama dengan sang Putri. Dia juga memang lelah karena sejak semalam Vio sudah rewel bahkan badannya panas.


**


Sedangkan di perusahaan Elang, Fira dengan tidak tahu malu nya masih menunggu Al di luar ruangan Alvredo sendiri.


Bahkan Ajeng dan yang lainnya pun sudah mengusir nya, namun Fira masih kukuh menunggu Al.


"Ck, kenapa Al tidak kunjung datang" geram Fira dengan menghentakan kaki nya kesal.


Max hanya menggelengkan kepala dengan tatapan jijik nya, dia merasa sangat miris melihat Fira yang terus menuntut Al untuk tanggung jawab.


Hingga tiba waktu pulang, Fira masih berdiam diri disana dengan harapan yang sama.


"Jeng, kemana Abang mu?" tanya Fira saat melihat Ajeng dan Daffa yang akan pulang.


"Mungkin sedang bermesraan dengan Kakak ipar" jawab Ajeng santai.


"Hei jaga bicaramu, calon kakak iparmu hanya aku" bentak Fira dengan kesal.


Daffa dan Ajeng hanya mengangkat bahu acuh, kemudian mereka berlalu dari sana dengan di ikuti Max yang baru saja mengunci pintu ruangan Alvredo.


"Hei kalian awas ya" teriak Fira dengan kesal.


Lalu Fira pun ikut pergi dari sana karena merasa Al yang tak akan kembali lagi. Dia melangkah dengan hati-hati karena sedang hamil.

__ADS_1


"Lihat saja Via, aku yang akan menikah dengan Al bukan kau" gumam Fira tersenyum kemenangan.


Fira melangkah ke arah mobil nya, dia akan langsung pulang dan bersiap untuk ke mansion Elang untuk menemui Al disana.


Karyawan Al melihat nya dengan tatapan yang jijik, mereka sudah tahu bagaimana busuk nya Fira. Mereka juga tidak menyangka bahwa Fira bisa se busuk itu padahal selama ini mereka mengenal nya sangat baik dan ramah.


Salah satu karyawan disana pernah bertemu dengan Fira yang sedang bermanja dengan pria lain, dan dari sanalah berita tersebut menyebar.


*


Fira masuk ke dalam kamar nya dengan senyuman yang sangat lebar, dia sudah memikirkan nasib nya yang akan menjadi Nyonya Elang.


"Ah aku sudah tidak sabar untuk masuk ke dalam list keluarga Elang" gumam nya dengan sangat bahagia.


"Kau keberuntungan untukku" gumam nya lagi dengan mengusap lembut perut nya.


Fira memilih istirahat lebih dulu sebelum bersiap ke mansion Elang, dia akan berdandan dengan cantik supaya Al akan tergila-gila kembali padanya.


*


Hingga tiba lah jam makan malam, Fira sudah siap dengan dress ibu hamil yang sangat cantik di kenakan oleh nya.


"Alvredo, aku datang" gumam nya dengan sangat ceria dan bahagia.


Fira menyuruh sang sopir untuk mengantar nya ke mansion mewah milik Elang.


Bahkan selama di perjalanan, Fira tidak pernah lepas dari senyuman yang indah di wajah cantik nya.


Tak berselang lama mobil yang membawa Fira pun sudah tiba di halaman mansion Elang.


"Jangan nunggu, kamu bisa pulang" ucap Fira pada sang sopir.

__ADS_1


"Baik Nona" balas nya patuh.


Kemudian Fira melangkah masuk ke dalam mansion, dia melenggang begitu saja karena memang pintu mansion sedang terbuka.


"Selamat malam Nona Fira" sapa pelayan yang sedang membereskan ruangan tamu.


"Dimana Al?" tanya Fira langsung.


"Maaf, Tuan muda sedang tidak ada mansion. Beliau sedang bertugas ke luar Kota" jawab pelayan tersebut.


Ck.


Fira berdecak kesal, dia tidak mau percaya namun dia juga tidak melihat adanya mobil Al di depan.


"Lalu Ajeng dan Daffa?" tanya Fira kembali.


"Mereka sedang ke kediaman orangtua Tuan Daffa" jawab pelayan lagi.


"Menyebalkan" ucap Fira dengan menghentakan kaki nya.


Fira lalu keluar dari mansion, dan dengan cepat pula pelayan tadi menutup dan mengunci nya.


Semua pelayan di berikan istirahat lebih awal malam ini karena majikan mereka tidak ada di mansion dan tidak akan makan malam disana juga.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2