He'S My Son'S Father!

He'S My Son'S Father!
Bab 41 Permintaan Alvredo


__ADS_3

Setelah Vio terlelap dengan pulas nya, Al mengajak Via berbicara di halaman belakang Rumah Via.


"Ada apa, Al?" tanya Via setelah kedua nya duduk di kursi.


"Vi, aku meminta padamu untuk kita menikah memenuhi keingan Vio. Tidak apa walau kau terpaksa dan demi Vio nanti lama kelamaan kita akan terbiasa saling mencintai lagi" mohon Al dengan tatapan mata dalam.


Via membuang nafas kasar, dia lalu menganggukan kepala nya. Apa salah nya dia jika mencoba dan juga Vio meminta akan hal itu.


"Baiklah Al, aku akan menikah denganmu namun setelah urusan mu dan Fira selesai. Jika ingin cepat-cepat maka selesaikanlah dengan cepat" balas Via dengan tegas.


"Terimakasih, tunggulah karena sebentar lagi semua nya akan selesai. Aku hanya tinggal menunggu Ayah dari bayi yang di kandung oleh Fira tiba kemari" jelas Alvredo penuh semangat.


Al langsung memeluk Via, dia lalu tersenyum di balik pelukan itu.


"Aku menikahi mu bukan semata karena Vio saja, namun aku benar-benar sangat menyayangi mu" bisik Alvredo.


"Aku tahu itu, bersabarlah akan balasan dari ku. Aku akan berusaha berdamai dan memulai mencintai mu kembali" balas Via sambil membalas pelukan Al.


Cup


Cup


Al mengecup kening Via dengan lembut, dia lalu tersenyum dengan mengusap pipi chabby Via.


"Kita akan membangun Rumah tangga yang paling bahagia dan harmonis" ucap Al kembali penuh dengan tekad.

__ADS_1


Via hanya mengangguk saja, dia lalu tersenyum melihat ketulusan di sorot mata tajam Alvredo.


***


-Swiss.


Sedangkan Fira, saat ini dia akan kembali ke Tanah air karena tak mendapatkan alamat Rumah orangtua Al. Dia juga ternyata di bohongi oleh Max, karena ternyata Al masih ada di Indonesia.


Dengan perasaan yang dongkol, Fira masuk ke dalam pesawat yang sudah siap berangkat.


"Ck, awas saja kalian" geram Fira.


"Kenapa kau bisa di bohongi seperti ini?" tanya Ayah nya.


"Aku juga tidak mengerti Ayah, tapi satu yang membuat aku bersemangat kesini itu adalah ada Orangtua Al, jadi aku berpikir bahwa akan sangat mudah membuat Al takluk" jawab Fira dengan kesal.


"Sudahlah, kita akan kembali kesana. Dan besok nya kita langsung saja menuju ke perusahaan Elang untuk bertemu dengan Alvredo" jelas sang Bunda.


"Huh Baiklah" balas Ayah nya.


Kemudian mereka terdiam kembali dengan pikiran masing-masing. Hingga tanpa sadar bahwa pesawat yang mereka tumpangi sudah melesat dari Bandara.


**


Tepat tengah malam, Fira dan orangtua nya sudah tiba di Bandara-Jakarta.

__ADS_1


Mereka langsung keluar dan mencari sopir yang sudah di suruh menjemput nya sejak tadi, hingga manik mata mereka melihat mobil sang Ayah ada di hadapannya.


"Ayo masuk" ajak Ayah.


Fira dan Bunda nya langsung saja masuk, mereka sudah sangat ingin merebahkan tubuh nya di ranjang empuk di mansion.


Tanpa mereka sadari, sejak tadi pergerakannya di lihat oleh sepasang mata tajam yang kapan saja melahap Fira.


"Kau wanita tak tau di untung, sudah aku peringatkan jangan macam-macam dengan ku" geram nya sambil mengepalkan tangan.


Kemudian pria tersebut masuk ke dalam mobil jemputan, dia akan langsung ke Hotel dimana dia akan istirahat untuk mempersiapkan tenaga esok pagi.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2