Hi, Ladys! I Love You

Hi, Ladys! I Love You
Bab 35 Kecurigaan Vlo Dan Jenny


__ADS_3

Semenjak kejadian semalam, Shenna dan Ken terlihat saling acuh satu sama lain.


"Kakak ipar, ayo sarapan dulu," seru Naufal.


"Maaf Dek, Kakak harus segera ke kantor jadi nanti Kakak sarapan di kantor saja," sahut Shenna dengan cepat-cepat meninggalkan rumah.


Sementara itu, Ken hanya diam saja tidak bicara sedikit pun. Shenna segera masuk ke dalam taksi online yang baru saja dia pesan karena mobil dia berada di kantor.


Berbeda dengan Vlo yang sudah siap-siap akan berangkat ke klinik kecantikan miliknya. Vlo mengerutkan keningnya, karena dari tadi tidak seperti biasanya Vincent menjadi orang yang pendiam padahal biasanya Vincent akan bawel membicarakan berbagai macam hal.


"Kamu kenapa, tumben diam saja dari tadi?" tanya Vlo disela-sela perjalanannya.


"Ah, tidak apa-apa Nona," sahut Vincent lemas.


Sebenarnya Vincent merasa sangat kesal karena Minggu depan orangtuanya akan mengadakan pertunangan antara dirinya dengan Lusi.


"Bagaimana caranya aku bisa membuktikan kalau Lusi bukan wanita baik-baik, supaya Mama dan Papa membatalkan pertunangan ini," batin Vincent.


Vincent menghentikan mobilnya karena terlihat lampu merah, Vlo tidak terlalu memperdulikan Vincent dan dia memilih melihat ke arah luar jendela.


Vlo mengerutkan keningnya dan memicingkan mata melihat seseorang yang berada di seberang jalan sana.


"Bukannya itu si Romi mantannya Shenna, siapa wanita itu? apa itu pacarnya, atau jangan-jangan istrinya lagi, mudah-mudahan Shenna belum bertemu dengan Romi," batin Vlo.


Tiba-tiba ponsel Vlo berbunyi dan tertera nama Shenna di sana, Shenna segera mengangkatnya dan menyuruh Vlo untuk datang ke kantornya.


"Kita ke kantor Shenna."


"Baik Nona."


Vincent segera melajukan mobilnya menuju kantor Shenna, dan tidak membutuhkan waktu lama akhirnya mereka sampai di kantor Shenna.


"Sepertinya aku akan lama di sini, jadi kamu boleh jalan-jalan dulu sana, aku lihat wajah kamu lagi galau," seru Vlo.

__ADS_1


"Baik Nona, terima kasih."


Hari ini mood Vincent memang sangat buruk, dia sedang berusaha keras untuk mencari bukti kalau Lusi bukan wanita baik-baik.


Vlo melihat kalau di parkiran sudah ada mobil Jenny berarti Jenny sudah ada di dalam, Vlo langsung naik ke atas menuju ruangan Shenna. Semua karyawan Shenna sudah kenal kepada Vlo dan Jenny, jadi mereka sudah tidak perlu bertanya lagi.


"Pagi girls!" sapa Vlo di saat masuk ke dalam ruangan Shenna.


"Pagi, Vlo."


Vlo duduk di samping Jenny, Vlo mengerutkan keningnya saat melihat Shenna.


"Kamu kenapa Shen? kok aura wajah kamu terlihat bahagia sekali, jangan-jangan kamu dan Ken sudah anu-anu?" goda Vlo.


"Apaan sih, gak usah nyebut nama kuda nil bodoh itu soalnya aku lagi gak mau mendengar namanya," ketus Shenna.


Vlo dan Jenny saling pandang satu sama lain. "Terus, kamu nyuruh kita ke sini mau apa?" tanya Jenny.


Shenna duduk di hadapan Jenny dan Vlo dengan senyuman yang mengembang.


Lagi-lagi Vlo dan Jenny saling pandang. "Ngapain dia kembali lagi? bukannya dulu dia menghilang begitu saja?" seru Jenny.


"Iya, dan dia sudah menjelaskan semuanya. Sekarang dia sudah jadi pengusaha, makanya dia kembali karena dia ingin membuktikan kepada kedua orangtua aku kalau sekarang dia sudah menjadi orang yang sukses," sahut Shenna bahagia.


"Apa? walaupun sekarang dia sudah menjadi orang sukses tapi kan, semuanya sudah terlambat, kamu juga sudah menikah sama Ken," sahut Vlo.


"Pernikahan aku sama Ken karena terpaksa, aku sama Ken tidak saling mencintai, jadi buat apa dipertahankan lagi mending sekarang aku kembali sama Romi," seru Shenna.


"Jangan gila Shenna, kalau orangtua kamu sampai tahu, mereka akan marah besar," sahut Vlo.


"Lagipula aku gak setuju kamu balikan lagi sama si Romi," seru Jenny.


"Kalian kenapa sih? kok gak dukung aku? kalian juga kan, tahu kalau dari dulu aku sangat mencintai Romi dan sekarang Romi sudah kembali bahkan dia bilang, selama dia menghilang, dia berusaha keras supaya dia bisa diterima di keluargaku dan sepadan dengan keluargaku. Dan sekarang dia sudah membuktikannya kalau dia sudah sukses dan menjadi seorang pengusaha," seru Shenna.

__ADS_1


"Apa kamu percaya dengan cerita dia? perasaan aku mengatakan, kalau dia hanya berbohong," seru Vlo.


"Betul, aku juga merasa seperti itu," sahut Jenny.


"Ih, kok kalian gitu sih? menyebalkan sekali," kesal Shenna.


"Pokoknya jangan sampai kamu melakukan hal yang akan kamu sesali seumur hidup kamu," seru Vlo.


"Iya Shen, kita sebagai sahabat kamu gak mau sampai melihat kamu merasakan sakit untuk kedua kalinya," sambung Jenny.


Shenna tampak cemberut, kali ini sahabatnya sungguh sangat menyebalkan tidak mau mendukung apa yang akan dia lakukan.


Setelah berbincang-bincang cukup lama, Vlo dan Jenny pun memutuskan untuk pamit karena mereka juga masih banyak pekerjaan.


Vlo sampai lupa mengatakan kepada Shenna kalau tadi dia di jalan melihat Romi sedang bersama wanita.


"Si Vincent ke mana? kok, aku telepon gak di angkat-angkat sih?" kesal Vlo.


"Vlo, mau aku antarkan kamu ke klinik?" teriak Jenny.


"Iya, aku hubungi si Vincent gak di angkat-angkat."


Vlo segera masuk ke dalam mobil Jenny dan Jenny pun mulai melajukan mobilnya.


"Vlo, kok aku bingung ya sama Shenna, kok bisa-bisanya dia punya pikiran ingin balikan sama si Romi, bahkan dia percaya saja sama ucapan si Romi, bisa jadi kan si Romi berbohong," seru Jenny.


"Aku juga gak percaya sama si Romi, walaupun si Romi memang pria baik sih tapi untuk saat ini aku ragu-ragu, apalagi tadi aku melihat si Romi sedang bersama wanita entah siapa itu tapi aku merasa wanita itu pasti punya hubungan spesial sama si Romi," sahut Vlo.


"Serius kamu, Vlo? kenapa kamu gak bilang sama Shenna?"


"Aku lupa, Jen."


"Sepertinya kita harus cari tahu mengenai si Romi, soalnya aku takut si Romi punya niat buruk sama Shenna," seru Jenny.

__ADS_1


"Setuju banget."


Vlo dan Jenny merasa curiga dengan kedatangan Romi yang tiba-tiba, walaupun mereka tahu kalau Romi pria yang sangat baik tapi entah kenapa kali ini perasaan Vlo dan Jenny merasa kurang percaya kepada Romi.


__ADS_2