Hi, Ladys! I Love You

Hi, Ladys! I Love You
Bab 45 Tanda-tanda Cinta


__ADS_3

Di dalam kantor polisi ternyata sudah ada Romi, Marsya, dan juga Pak Karsa Adipura. Romi menatap kedatangan Shenna dengan tatapan yang sulit diartikan, tatapan Romi tertuju kepada tangan Shenna yang digenggam erat oleh Ken.


Ada perasaan marah di dalam hati Romi, sungguh Romi tidak bisa memungkiri kalau Shenna masih ada di dalam hatinya tapi rasa dendamnya terhadap Kakek Shenna membuat Romi dengan tega menyakiti Shenna, orang yang jelas-jelas tidak pantas untuk disalahkan.


Ken dan Shenna pun duduk, Ken masih menggenggam tangan Shenna. Shenna memalingkan wajahnya, dia sama sekali tidak mau melihat wajah Romi.


"Tuan Ken, saya mohon maafkan menantu saya mungkin saat ini dia sedang khilaf," seru Pak Karsa.


"Pak Karsa jangan meminta maaf kepada saya, tapi minta maaflah kepada istri saya karena menantu kesayangan Bapak sudah hampir membuat perusahaan istri saya hancur," seru Ken.


Shenna membelalakkan matanya saat Ken menyebut dirinya sebagai istrinya, berbeda dengan Romi yang tampak mengepalkan tangannya merasa sangat tidak senang mendengar Ken menyebut Shenna dengan sebutan istri.


"Nona Shenna, maafkan menantu saya. Saya mohon jangan jebloskan Romi ke dalam penjara, kasihan Marsya karena saat ini dia sedang mengandung," seru Pak Karsa.


Deg, hati Shenna sampai ngilu mendengar wanita itu sedang mengandung anak Romi.


"Iya Shenna, maafkan aku karena kemarin sudah berkata kasar kepadamu," seru Marsya menyesal.


Shenna mengepalkan kedua tangannya, bahkan tanpa sadar Shenna meremas tangan Ken dan Ken sadar itu.


"Maaf Pak, sebenarnya yang melaporkan menantu anda adalah para pemegang saham yang merasa tertipu dengan menantu anda, jadi sebaiknya anda meminta maaflah terlebih dahulu kepada mereka baru setelah itu, kami yang akan menentukan langkah apa yang akan kami ambil," sahut Ken.


Ken sengaja menjawab setiap ucapan Pak Karsa karena Ken tahu, Shenna tidak akan bisa menjawab.


"Romi, satu hal yang harus kamu tahu. Perusahaan itu Shenna bangun dari nol tanpa bantuan dari siapa pun, jadi kamu salah alamat kalau kamu ingin balas dendam atas apa yang sudah Kakek Shenna perbuat kepadamu dengan cara menghancurkan perusahaan Shenna. Dalam masalah kamu, Shenna adalah korban jadi jangan beranggapan kalau kamu adalah satu-satunya orang yang tersakiti," seru Ken.


Ken bangkit dari duduknya, begitu pun dengan Shenna.


"Romi, kamu adalah pria pengecut yang pernah aku temui. Kamu ingin menghancurkan Shenna dengan cara seperti itu, asalkan kamu tahu selama aku masih berada di samping Shenna, tidak akan ada yang bisa membuat Shenna hancur karena aku akan menghancurkan terlebih dahulu orang itu. Kalau begitu, kami permisi dulu."


Ken kembali menarik tangan Shenna, begitu pun dengan Tora dan Sherly yang mengikuti Bos mereka dari belakang.


Romi hanya bisa menundukkan kepalanya, sungguh dia sangat menyesal dengan apa yang sudah dia perbuat kepada Shenna.


Di saat Shenna dan Ken keluar, semua wartawan langsung mengerumuni mereka.


"Tuan Ken, apa benar menurut gosip yang beredar bahwa kalian hanya melakukan pernikahan kontrak? karena sebenarnya kalian tidak saling mencintai?" tanya salah satu wartawan.

__ADS_1


"Kalian dapat gosip murahan itu dari mana? jangan mengada-ngada, kami menikah atas dasar cinta jadi tidak ada yang namanya pernikahan kontrak," sahut Ken tegas.


Lagi-lagi Shenna dibuat kaget dengan jawaban Ken, Shenna tahu kalau saat ini Ken berusaha untuk menutupi semuanya walaupun pada kenyataannya memang benar adanya dengan apa yang diungkapkan wartawan itu.


"Maaf Nona, menurut Pak Romi, anda adalah mantan pacarnya dan dia juga bilang kalau anda akan segera menceraikan Tuan Ken dan menikah dengan Pak Romi? apa itu artinya Nona akan menjadi istri kedua Pak Romi? sementara yang kami tahu, saat ini Pak Romi sudah memiliki seorang istri bahkan menurut berita, istri Pak Romi sedang mengandung, mohon Nona mengklarifikasi berita itu," seru wartawan yang lainnya.


Ken hendak menjawab tapi Shenna menahannya.


"Semua itu memang benar, Romi mantan pacarku dan aku juga berencana menggugat cerai Ken lalu menikah dengan Romi tapi aku tidak tahu kalau saat itu Romi sudah mempunyai istri," sahut Shenna.


Ken menatap Shenna karena merasa tidak percaya dengan jawaban Shenna, begitu pun dengan Tora dan Sherly.


"Itu artinya, Nona Shenna masih mencintai Pak Romi?" tanyanya lagi.


Shenna terdiam sekejap, hingga dengan mantap Shenna menatap para kamera yang saat ini menyorot ke arahnya dan juga Ken.


"Awalnya aku memang mencintai Romi, tapi ternyata aku sudah membuat kesalahan besar. Cinta aku kepada Romi sudah hilang dengan berjalannya waktu, dan sekarang cinta aku hanya untuk suamiku saja," seru Shenna dengan menatap Ken.


Ken sampai bengong mendengar jawaban Shenna, berbeda dengan Tora dan Sherly yang sangat bahagia dan menyunggingkan senyuman mereka.


"Apakah benar yang diucapkan Nona Shenna?


Shenna menghadap ke arah Ken, Shenna menarik jas Ken membuat Ken sedikit membungkuk. Tanpa menunggu lama, Shenna langsung mencium bibir Ken di depan semua para wartawan.


Kilatan cahaya dari kamera para wartawan silih beradu mengambil gambar menakjubkan itu. Ken sampai melotot karena kaget dan tidak percaya dengan apa yang akan dilakukan oleh Shenna.


Perlahan Shenna melepaskan ciumannya. "Aku bukan pelakor, dan saat ini aku tegaskan kalau aku hanya mencintai suamiku seorang yaitu Kendrik Malvino," seru Shenna.


Shenna menarik tangan Ken untuk masuk ke dalam mobil, sedangkan Ken masih sedikit linglung.


"Ayo jalan, ngapain masih diam," seru Shenna.


"Ah, iya."


Ken segera melajukan mobilnya meninggalkan kantor polisi itu, seketika adegan ciuman Shenna dan Ken menjadi trending topik di berbagai media cetak dan elektronik.


"Apa kamu tahu, perbuatan pura-pura kamu itu akan berakibat fatal. Aku yakin, kita akan menjadi trending topik di mana-mana. Bukannya kamu ingin bercerai denganku?" seru Ken.

__ADS_1


"Tidak, aku cabut kata-kataku," sahut Shenna.


"Maksud kamu?"


"Sepertinya aku akan berusaha mencintai dan menerimamu sebagai suamiku."


Ken mengerutkan keningnya. "Aku tahu kamu hanya menjadikanku pelampiasan kan? karena kamu sedang patah hati, lebih baik kamu pikirkan baik-baik jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari," seru Ken.


Shenna kesal dengan ucapan Ken, akhirnya Shenna kembali menarik jas Ken dan kembali mencium Ken. Awalnya Ken merasa Shenna hanya pura-pura, tapi lama-kelamaan Ken pun terbawa suasana dan malah Ken yang berbalik ganas melahap rakus bibir Shenna sampai-sampai Shenna kewalahan.


"Mobil si Bos kok gak jalan-jalan sih?" seru Tora.


"Jangan-jangan Tuan Ken dan Nona Shenna bertengkar lagi, sayang," sahut Sherly.


Tin..tin..tin..


Tora menekan klaksonnya dengan sangat kencang membuat Shenna dan Ken tersadar dan melepaskan pungutannya.


"Bos, apa Bos baik-baik saja?" teriak Tora dengan membuka kaca jendela mobilnya.


"Brengsek, dasar asisten kurang ajar," gerutu Ken.


Ken segera melajukan mobilnya, sedangkan Shenna tampak mengulum senyumannya.


"Shenna, kamu sudah masuk ke kandang buaya jadi jangan menyesal kalau buaya itu akan menerkammu dan tidak akan melepaskanmu," seru Ken.


"Siapa takut," sahut Shenna.


Ken semakin bersemangat, dia segera melajukan mobilnya kembali ke rumahnya. Sementara itu, Tora dan Sherly lagi-lagi mengerutkan keningnya.


"Lah, arah kantor kan belok kanan, ngapain si Bos lurus?" seru Tora.


"Kayanya mereka mau pulang deh, sayang."


"Kita lagi-kita lagi yang tersiksa, kapan coba kita dikasih libur panjang? kalau kita kerja terus, kapan kita punya baby-nya," keluh Tora.


"Jangan banyak mengeluh, kita jalani saja. Sudahlah, sekarang kamu antarkan aku dulu ke kantor."

__ADS_1


Tora dan Sherly pun memutuskan untuk kembali ke kantor, sedangkan Shenna dan Ken justru pulang ke rumah. Sepertinya kali ini si Cogan bakalan menemukan BESTie nya.


__ADS_2