Hidden Marriage With Hot Teacher

Hidden Marriage With Hot Teacher
Candu


__ADS_3

Rasa sakit yang di rasakan oleh Lesta kini berangsur hilang dan tergantikan dengan rasa nikmat yang tiada terkira. Mattew bergerak maju mundur, ke atas dan ke bawah dan lurus hingga ada pengkolan di depan tetap di trabas yang terpenting si elang bisa tersenyum puas. 😂


"Oh ugh." Mattew meracau sambil memejamkan mata saat merasakan kenikmatan yang di berikan oleh istrinya. Dia merasakan leher si elang terjepit di antara sarang indahnya yang sangat sempit dan menggigit. Kemudian, ia menundukkan kepala, mencaplok bibir istrinya dengan rakus dan buas.


Karena mereka berdua masih pemula jadi pasangan suami istri itu hanya bisa menggunakan gaya missionary position, di mana sang wanita berada di bawah kungkung sang pria. Padahal mereka sudah bercinta selama 20 menit, mereka sama sekali tidak berganti gaya. Maklum keduanya masih cupu.😅


Kedua mata Lesta merem melek keenakan saat merasakan hentakan demi hentakan yang di berikan oleh suaminya.


"Ah." Mattewn mengerang nikmat lalu menundukkan kepalanya memasukkan pucuk dada istrinya ke dalam mulutnya sambil terus begoyang cendol di bawah sana.


Lesta meremas rambut tebal suaminya dengan kuat, saat dia merasakan ada sesuatu yang ingin mendesak keluar dari dalam tubuhnya.


"Ah ... mau keluar ..." racau Lesta di sela kenikmatannya.


PLUK!


Mattew melepaskan pucuk dada itu dengan cepat, dia menatap wajah istrinya yang terlihat memerah.


"Keluar bersama," ucap Mattew lalu mencium bibir istrinya dengan rakus, lalu mempercepat gerakannya di bawah sana.


PLOK!


PLOK!


Suara percintaan mereka terdengar keras saat si elang maju mundur di dalam sarang indahnya. Tubuh keduanya di penuhi dengan peluh, nafas keduanya tersengal dan tidak berselang lama pasangan suami istri itu mengerang bersamaan saat mencapai pelepasan.

__ADS_1


"Arghhh!" Mattew mengentakkan senjatanya hingga masuk sampai ke titik yang paling dalam rahim istrinya.


"Shhhh ... ah." Lesta memejamkan mata, menikmati semburan lahar panas milik suaminya terasa hangat dan memenuhi rahimnya.


Mattew tersenyum menatap Lesta yang masih memejamkan mata sambil mengatur nafasnya. Pria tersebut sangat bahagia, dia tidak menyangka malam ini menjadi malam yang terindah dan tidak akan pernah dia lupakan.


"Jangan menatapku seperti itu!" Lesta segera menutup wajahnya saat di tatap semuanya dengan lekat.


"Kenapa?"


"Malu," jawab Lesta yang masih menutup wajahnya.


Mattew terkekeh pelan melihat tingkah Lesta yang masih malu kepadanya, padahal mereka baru saja selesai bercinta saling melepaskan kesucian mereka.


"Nggak mau, kayak gini aja enak dan anget," jawab Mattew lalu menciumi bibir istrinya secara bertubi-tubi, kemudian menggoyangkan senjatanya maju mundur dengan gerakan pelan.


Sepertinya si elang pengen nambah lagi. Buktinya kepalanya yang sudah loyo kini kembali tegak dan ingin segera mematuk sarangnya.





__ADS_1




"Mereka kayaknya nggak pulang, Mi," ucap Ansel pada istrinya yang terlihat cemas menunggu anak dan menantunya. apalagi hari sudah semakin larut dan waktu sudah menunjukkan jam 11 malam. Hujan yang mengguyur Jakarta pun sudah reda, namun masih menyisakan gerimis kecil.


"Kalau nggak pulang harusnya kasih kabar, bikin cemas aja!" dumel Melisa seraya mengambil ponselnya menghubungi putranya, akan tetapi ponsel Mattew tidak aktif, begitu pula dengan ponsel menantunya.


"Mereka mungkin lagi quality time, jangan di ganggu. Dan barangkali sedang membuatkan cucu untuk kita," ucap Ansel saat melihat istrinya masih saja resah.


"Lesta itu masih kecil, dia masih harus kuliah," ucap Melisa dengan nada cemas.


"Meskipun dia hamil tapi masih bisa kuliah. Mami nggak usah terlalu cemas kayak gini," jelas Ansel.


Melisa menghela nafas kasar, kemudian mengangguk pelan setuju dengan ucapan suaminya.


"Ayo ke kamar! Papi sudah dua hari nggak dapat jatah loh!" Ansel langsung menggendong istrinya menuju kamar mereka yang ada di lantai 3.


"Papi! Udah tua masih saja rakus!" omel Melisa sambil tersipu malu.


"Habisnya enak sih, gimana dong?" balas Ansel sambil tertawa pelan.


***


Like father like son, ayah dan anak sama aja mesumnya. wk wk wk.

__ADS_1


__ADS_2