Hidden Marriage With Hot Teacher

Hidden Marriage With Hot Teacher
Ngidam


__ADS_3

"Lalu hubungannya dengan kami apa?" Melisa menatap Laila sangat intens, menuntut sebuah penjelasan.


Laila membuang nafasnya  kasar, seraya menegakkan punggungnya, lalu meraih salah satu foto USG tersebut dan menjelaskan tentang penyakit Becca dengan rinci.


"Aku tidak tahu seburuk apa masa lalu Becca, tapi setiap orang berhak dan berkesempatan untuk berubah menjadi lebih baik, sekarang dia sedang sakit keras, tapi dia tidak mau di operasi karena ingin mempertahankan bayi di dalam kandungannya," jelas Laila seraya menatap Ansel dan Melisa secara bergantian.


Ansel dan Melisa terdiam, pasangan suami istri itu sedikit terkejut saat mendengar penjelasan dari Laila.


"Kenapa dia begitu mempertahankan bayinya?" tanya Melisa.


"Karena dia merasa kehadiran bayinya itu karena kesalahannya, jadi dia ingin mempertahankan bayinya itu sampai lahir ke dunia, meski dia harus menahan penderitaan dan kesakitan dari penyakit yang dideritanya itu." Laila menjelaskannya dengan perasaan yang sangat prihatin.


Begitu pula dengan Melisa dan Ansel, turut prihatin mendengar kisah Becca.


"Laila, sekarang peralatan medis sudah canggih, apakah tidak ada cara lain untuk menyelamatkannya tanpa harus operasi?" tanya Ansel serius.


"Ada, tapi semua itu sangat berisiko untuk kandungannya," jelas Laila pada pasangan suami tersebut.


"Ya ampun, kasihan juga ya. Mungkin penderitaannya saat ini adalah karma dari masa lalunya," ucap Melisa sangat-sangat prihatin dengan kondisi Becca.

__ADS_1


"Ya, karena karma itu nyata," jawab Laila.


"Sungguh mengerikan sekali." Ansel bergidik mengeri membayangkannya.








"Sayang, aku lapar," ucap Lesta pada suaminya dengan manja.


"Mau makan nasi padang?" tanya Mattew.

__ADS_1


"Nggak, mau makan nasi warteg!" dengus Lesta seraya turun dari mobil ketika.


"Kenapa dia marah sih? Aku 'kan hanya bertanya," gumam Mattew seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, lalu mengikuti istrinya yang sudah masuk ke dalam rumah makan padang.


Di dalam rumah makan padang. Lesta langsung memesan beberapa menu makanan. Berbeda dengan Mattew yang sejak tadi hanya diam sambil menutup hidungnya, karena dia mendadak mual saat mencium aroma makanan di sana.


"Sayang, kamu nggak pesan makanan?" tanya Lesta pada suaminya yang duduk di sampingnya, tapi suaminya hanya menggeleng pelan sebagai jawaban.


"Kamu kenapa sih?" Lesta menatap heran pada Mattew yang terlihat aneh, karena sejak tadi terus menutup hidung.


"Nggak tahu kenapa aroma masakan di rumah makan sini aneh, bikin mual," jawab Mattew jujur pada istrinya agar tidak tersinggung.


Mengerti kalau suaminya sedang tidak baik-baik saja, akhirnya Lesta memutuskan untuk mengajak Matew keluar dari sana, tapi Mattew menolaknya dengan alasan takut kalau calon anaknya nanti jadi ileran.


*


*


Becca saat ini sudah sampai di rumahnya. Wanita cantik itu duduk di tepian tempat tidur sambil mengusap perutnya yang buncit, tak berselang lama dia meringis sakit ketika merasakan pergerakan dari bayi di dalam kandungannya.

__ADS_1


"Ya Tuhan." Becca meremas pinggiran tempat tidurnya sambil menangis. Miom di dalam rahimnya semakin tertekan oleh bayinya yang bergerak aktif, maka dari itu saat bayi di dalam kandungannya aktif, maka dia akan merasakan sakit yang tiada terkira.


"Mama ikhlas merasakan sakit, asalkan kamu sehat dan tidak kekurangan suatu apa pun," ucap Becca seraya mengulas senyum di sela rasa sakit yang di deritanya.


__ADS_2