Hidden Marriage With Hot Teacher

Hidden Marriage With Hot Teacher
Pusing dan Lemas


__ADS_3

Hari berlalu begitu cepat. Lesta sudah masuk kuliah dari 1 bulan yang lalu. Gadis yang usianya akan beranjak 19 tahun itu sangat aktif di dunia barunya, tapi dia tidak melupakan kewajibannya menjadi seorang istri.


"Sayang, tumben kamu telat?" Lesta memanyunkan bibir ketika sudah duduk di jok mobil samping suaminya. Biasanya Mattew selalu on time  menjemputnya, tapi sore itu Mattew telat 15 menit, membuat Lesta menunggu di parkiran kampus sampai pegal.


"Maaf, kepalaku sedikit pusing dari tadi siang," jawab Mattew sembari memijat salah satu pelipisnya. Hari ini kepalanya sangat pusing dan badannya juga lemas, di sertai keringat dingin.


Lesta mengangkat salah satu tangannya, lalu menempelkan punggung tangannya ke kening suaminya. Mengukur suhu badan Mattew.


"Nggak panas. Kayaknya kamu masuk angin deh." Lesta mendiagnosa layaknya seorang doktetr. "Sampai rumah nanti aku panggilkan dokter Reqi ya," lanjut Lesta, namun di sambut gelengan kepala suaminya.


"Nggak usah, istirahat sebentar juga sembuh," jawab Mattew sambil tersebut, seraya mengusap pipi mulus istrinya dengan penuh kelembutan.


"Jangan cemas." Mattew berkata pelan saat melihat sorot kekhawatiran yang terpancar dari kedua bola mata indah itu.


"Gimana aku nggak cemas, kalau suamiku tercinta sedang nggak enak badan. Lebih baik kita pulang naik taksi saja." Lesta memberikan saran pada suaminya, karena dia takut kalau suaminya oleng saat lagi nyetir mobil.  Tapi, Mattew menolak saran istrinya, karena dia masih merasa kuat untuk menyetir sendiri.


Karena Mattew begitu kekeuh dan merasa kuat menyetir sendiri, akhirnya Lesta pasrah, akan tetapi dia tetap berpesan agar suaminya itu menyetir dengan pelan dan hati-hati.

__ADS_1


Perjalanan yang biasa di tempuh hanya 20 menit, menjadi  molor 1 jam karena Mattew melajukan mobilnya dengan pelan. Lesta segera turun dari mobil, lalu membuka pintu bagian samping kanan untuk suaminya.


"Bisa jalan sendiri? Muka kamu pucat banget." Lesta segera memapah suaminya masuk ke dalam rumah mewah mereka.


Kebetulan kedua mertua Lesta sedang tidak ada di rumah, karena berkunjung ke rumah kakak iparnya yang beberapa hari yang lalu melahirkan anak pertama.


"Sayang, aku bisa jalan sendiri." Mattew berkata sambil melepaskan tangan istrinya yang melingkar di perutnya.


"Yakin? Tapi, kamu kelihatan pucat banget." Lesta sangat cemas, dia kembali memapah suaminya menuju lift  yang akan membawa mereka berdua ke lantai tiga di mana kamar mereka berada.


*


*


"Loh, kamu 'kan Becca. Apa kabar cantik?" sapa Laila dengan ramah pada Becca yang duduk berseberangan dengannya.


"Baik, Dokter," jawab Becca, tidak menyangka jika wanita yang usianya sudah tidak muda lagi itu adalah seorang dokter kandungan.

__ADS_1


"Nggak nyangka kita bisa ketemu lagi. Oh, iya, sekarang kamu tinggal di mana?" tanya Laila lagi.


"Setelah rumahku terjual, aku membeli rumah sederhana di perumahan X dan membuka usaha salon kecantikan," jelas Becca.


Laila menganggukkan kepalanya beberapa kali saat mendengar penjelasan Becca. Kemudian kembali ke pembicaraan antara dokter dan pesien secara umum. Laila menanyakan tujuan dan keluhan Becca. Karena dia belum mengetahui kalau wanita cantik itu tengah berbadan dua.


"Emh ... saya ingin memeriksakan kandungan saya, Dok," ucap Becca menahan rasa malu luar biasa.


Laila awalnya sangat terkejut, tapi dia segera meredakan rasa terkejutnya itu, karena yang dia tahu Becca belum menikah.


"Tapi sebelumnya, saya ingin menyampaikan keluhan saya. Sejak kehamilan saya semakin membesar, saya merasakan sakit yang luar biasa di area perut," ucap Becca seraya mengusap perutnya yang sudah membuncit, karena usia kandungannya sudah memasuki 4 bulan.


"Baik, mari aku periksa lebih dulu." Laila menyuruh Becca untuk merebahkan diri di tempat tidur pasien. Di dalam ruangan tersebut ada satu perawat yang membantunya.


Becca sudah merebahkan diri di atas tempat tidur pasien. Kemudian Laila mulai memeriksa seperti yang di lakukan dokter kandungan pada umumnya, barulah setelah itu di lakukan USG 4 dimensi.


Kening Laila mengerut dan wajahnya terlihat tegang ketika melihat keanehan dikandungan Becca.

__ADS_1


__ADS_2