Hidden Marriage With Hot Teacher

Hidden Marriage With Hot Teacher
Marvel Clark (TAMAT)


__ADS_3

Beberapa bulan telah berlalu. Semua kesedihan telah menguar tergantikan dengan kebahagiaan, tapi nama Becca akan selalu terkenang di hati mereka.


Lesta tersenyum menatap putranya yang terlelap di Box bayi setelah puas menyusu. Ya, dua bulan yang lalu dia sudah melahirkan bayi tampan dengan normal. Dan putranya itu di beri nama Marvel Clark.


Lesta cuti kuliah selama 4 bulan, dan akan melanjutkan pendidikannya jika masa cutinya telah selesai.


"Sayang, sudah selesai?" tanya Mattew pada istrinya yang sedang mengancingkan dress bagian atas. "Anak kita sudah tidur 'kan?" tanya Matttew lagi seraya menyeringai penuh arti.


"Putra kita baru tidur, jadi jangan macam-macam!" Lesta menahan dada bidang suaminya yang ingin memeluknya.


"Hei! Aku hanya ingin memelukmu saja!" Mattew mulai mengeluarkan jurus modusnya, mana mungkin dia tidak macam-macam pada istrinya, apalagi sudah satu minggu lebih si elang dianggurin.


"Janji hanya peluk!" Lesta menatap tajam suaminya.


"Iya, janji ... tapi bohong!" jawab Mattew tertawa girang, dengan cepat menggendong istrinya ala bridal style menuju ranjang mereka.


"Argh!!!" Lesta memekik tertahan ketika tubuhnya melayang di udara, dan tak berselang lama punggungnya menyentuh ranjang empuk dan lembut.


"Dasar curang!!! Menyebalkan!!" kesal Lesta karena dia tak berkutik jika sudah berada di bawah kungkungan suaminya.


"Curang demi kebaikan si elang," jawab Mattew tersenyum puas, kemudian ia segera memulai aksinya, melucuti semua pakaian istrinya dan tak berselang lama terdengar rintihan kenikmatan dari bibir Lesta.


Namun kenikmatan itu harus terhenti saat mendengar suara bayi menangis. Mattew yang sedang asik bergerak maju mundur di atas tubuh istrinya pun harus mengakhiri kegiataan melenakam itu, di barengi dengan Lesta mendorongnya dengan kuat hingga penyatuan mereka terlepas dengan paksa.


"Sayang, aku belum selesai!" protes Mattew sambil menggaruk kepalanya dengan kasar, menatap sebal pada istrinya yang memakai pakaiannya.


Kepalanya mendadak pusing tujuh keliling karena belum mencapai pelepasan. Si elang yang tadinya berdiri tegak sambil mengangkat kepala botaknya, kini elang berubah menjadi lemas terkesan mengkeret sambil menundukkan kepala dengan dalam.


Kasihan si elang.🀣

__ADS_1


"Sayang!" protes Mattew lagi karena istrinya tidak menanggapi ucapannya.


"Sayang, mohon maaf bukannya aku nggak mau, tapi kamu lihat sendiri kalau putra kita sangat membutuhkan aku," jawab Lesta setelah selesai memakai dasternya, kemudian berjalan menghampiri putranya yang menangis di dalam box bayi.


"Marvel! Arghhh!" Mattew mengacak rambutnya dengan kesal, lalu memunguti pakaiannya yang berserak di atas lantai, kemudian ia berjalan menuju kamar mandi.


Lesta menghembuskan nafas kasar, ketika melihat suaminya merajuk padanya.


*


*


"Hai!!!" sapa Melisa pada ReqiΒ  yang berkunjung ke rumah sambil menggendong Selene.


"Ya ampun gemoy banget sih si cantik ini." Melisa langsung mengambil alih Selene dari gendongan Reqi ke gendongannya. Kemudian menciumi pipi gembul Selene dengan sangat gemas.


"Tante, aku bisa titip Selene sebentar? Soalnya aku ada jadwal praktek pagi ini. Mama dan Papa juga sibuk, babysitter Selene pulang kampung karena ibunya sakit." Reqi menjelaskan maksud kedatangannya ke rumah tersebut di pagi hari itu.


"Tante bisa saja." Reqi tidak menanggapi serius ucapan Melisa.


"Tante serius. Tante malah senang kalau Selene ada di sini."


"Tapi, aku nggak bisa jauh dari Selene. Kalau gitu aku pamit dulu, Tante, maaf kalau merepotkan." Reqi menyerahkan tas Selene pada Melisa.


"Iya, hati-hati di jalan, dan jangan sungkan kalau butuh bantuan kami," jawab Melisa dengan tulus.


"Makasih Tante." Reqi tersenyum, lalu menjawil pipi gembul Selene dengan gemas.


"Salim dulu, Sayang. Papa kerja dulu." Reqi meraih tangan mungil Selena, lalu menempelkan punggung tangannya ke kening Selene, mengajarkan sopan santun sejak dini.

__ADS_1


Selene tersenyum lebar memperlihatkan dua gigi susunya yang tumbuh di bagian atas sambil bertepuk tangan lalu melambaikan tangannya pada Reqi yang sudah masuk ke dalam mobil. Gadis kecil yang gemoy itu sangat lucu dan menggemaskan. Selene kini sudah berusia 6 bulan, dan sudah bisa merangkak dengan lincah, gadis kecil itu tumbuh tanpa kekurangan kasih sayang.


Melisa mengajak Selene masuk ke dalam rumah, setelah mobil yang di kendarai Reqi meninggalkan rumahnya. Melisa mendudukkan Selene di atas karpet tebal di ruang keluarga. Kemudian dia mengambil beberapa mainan yang sengaja dia beli untuk Selene.


Tak berselang lama Lesta turun dari lantai tiga menggunakan lift sambil menggedong putranya. Wanita cantik itu begitu sangat heboh saat melihat kehadiran Selene.


"Selene, Aunty kangen banget loh." Lesta rasanya ingin mencubit pipi gadis kecil itu yang sampai tumpah-tumpah.


"Dedek Marvel juga sangat merindukanmu," lanjut Lesta seraya memperlihatkan mendekatkan Marvel pada Selene.


Gadis kecil itu tersenyum saat melihat Marvel, tapi dia tidak begitu minat, karena saat ini dia lebih fokus pada boneka jerry yang ada di tangannya.


"Sini, Marvel sama Oma," ucap Melisa lalu mengambil alih cucunya dari gendongan Lesta.


"Mattew mana?" tanya Melisa pada menantunya yang sedang menoel-noel pipi Selene dengan gemas.


"Di kamar, Ma. Lagi ngambek," jawab Lesta sambil tertawa pelan.


"Ngambek? Siapa yangΒ  ngambek!" sahut Mattew dari arah tangga, berjalan menuju ruang keluarga, lalu bergabung di sana.


"Oh, aku kira kamuΒ  ngambek." Goda Lesta sambil menahan senyum.


"Nggak!" jawab Mattew singkat padat dan jelas, terdengar sangat ketus.


"Ciee!" Lesta semakin menggoda suaminya.


Melisa melihat interaksi anak dan menantunya hanya bisa tertawa pelan, dan juga senang karena mereka berdua selalu akur, dan bahagia.


β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚β€‚πŸƒTAMATπŸƒ

__ADS_1


Akhirnya kita sudah berada di unjung kisah ini. Terima kasih semuanya yang udah dukung Bang Mamad dan Mbak Lesta dari awal rilis hingga tamat, dan memenangkan juara 3 lomba terjerat benang merah season 3. ❀❀❀πŸ₯°πŸ₯°


Pokoknya makasih banget untuk kalian semua yang selalu suport emak, tanpa kalian emak tidak akan sampai berada di titik ini, makasih semuanya, love kalian semua banyak-banyak❀❀πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2