
Prank.
Prank.
"Sialan! Bahkan Barram telah memblokir nomer ku! Apa maksudnya?" gumam Jeje yang masih mode mengamuk di dalam kamarnya.
Saat ini Jeje masih berada di luar negeri. Bahkan pasca aborsinya, orang tua Jeje berencana mendekatkan dan mengenalkan Jeje dengan seorang pria asing berkebangsaan negara itu. Pria dengan darah bule itu memang cukup berpengaruh di negara itu. Selain memiliki kedudukan, kekuasaan yang tinggi, pria itu memiliki kekayaan dinomer urutan sepuluh besar.
Pak Musdiono dan nyonya Marina yang matre itu tentu saja merasa senang memiliki kesempatan bisa menawarkan anak gadisnya sebagai calon istri dari pria yang berpengaruh di negara itu. Ini salah satu upaya juga melancarkan urusan karier Jeje sebagai model dan aktris yang berkelas. Harapan pak Musdiono dan nyonya Marina adalah Mr Alagar bisa tertarik dengan putri tunggalnya yaitu Jeje. Untung-untung bisa menjadi tunangan dan dinikahi oleh mr Alagar.
"Papa, mama! Aku ingin kembali ke tanah air! Aku ingin menikah dengan Barram, papa mama! Kalian berdua tidak boleh mengurung ku seperti ini!" teriak Jeje.
__ADS_1
Tok.
Tak.
Tok.
Suara langkah kaki seorang wanita dengan menggunakan sepatu terdengar mendekati kamar Jeje. Pelan-pelan seseorang itu membukakan pintu kamar yang ditempati oleh Jeje.
"Mama! Tolong mama, aku ingin kembali ke Indonesia! Aku harus menikah dengan Barram. Besok pagi aku dan Barram harus menikah," ucap Jeje dengan isak tangis nya. Nyonya Marina hanya tersenyum lebar. Dia tentu saja sudah mempersiapkan kata-kata untuk mematahkan hati putrinya.
"Tapi, ma! Lalu apakah besok benar-benar gagal acara pernikahan aku dengan Barram ma? Sedangkan semua undangan telah disebar dan berita pernikahan kami tersebar luas di media sosial," ucap Jeje lemas.
__ADS_1
"Pernikahan Barram tetap dilaksanakan besok pagi. Tetapi bukan kamu pengantin wanita nya," sahut nyonya Marina.
"Apa? Siapa ma? Siapa pengantin wanita yang menggantikan aku ma?" ucap Jeje dengan membulat matanya dengan sempurna.
"Kamu lihat saja sendiri berita nya di medsos. Sengaja mama papa menutup akses itu dari kamu supaya kamu tidak semakin sedih. Tapi mama rasa, kamu harus tahu. Supaya kamu bisa membuka mata kamu lebar-lebar bahwasanya pria yang kamu cinta dan akan menikahi kamu itu sebenarnya hanya terpaksa saja menikah dengan kamu. Itu karena kamu telah hamil duluan. Dan mama papa tidak suka dengan itu. Makanya mama papa mengaborsi janin yang ada di dalam rahim kamu," ucap nyonya Marina panjang lebar.
"Siapa pengantin wanita itu, ma!" gumam Jeje. Nyonya Marina kini mulai menunjukkan foto praweding antara Barram dengan Arshinta. Sukses Jeje melebar bola matanya saat melihat siapa wanita yang akan menikah dengan Barram.
"Arshinta? Dia asisten pribadi Barram! Bahkan gadis ini lah yang merubah Barram menjadi pria yang bodoh," ucap Jeje sambil mendengus kesal.
"Sudahlah, putriku! Kamu putri mama yang berkelas dan sangat luar biasa. Seribu Barram pun bisa dengan mudah akan kamu dapatkan. Bahkan lebih hebat dari Barram pun, bisa kamu dapatkan. Nanti mama papa akan mengenalkan kamu pada Mr Alagar. Mama papa yakin Mr Alagar pasti menyukai kamu. Demikian juga halnya dengan kamu. Karena Mr Alagar selain tampan, dia punya segala-galanya," ucap nyonya Marina.
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁
Mr Alagar. Pria tampan dengan wajah bule itu memiliki gaya hidup bebas. Tentu saja, karena Mr Alagar punya segala-galanya. Dan pernikahan baginya adalah hubungan yang rumit. Itu sulit untuk dilakukan oleh Mr Alagar. Pernikahan hanyalah membuat dirinya terikat dengan satu wanita. Sedangkan Mr Alagar masih ingin berpetualang dengan gaya hidup nya yang bergelimang harta dan kemewahan.