
Mr Alagar. Pria tampan dengan wajah bule itu memiliki gaya hidup bebas. Tentu saja, karena Mr Alagar punya segala-galanya. Dan pernikahan baginya adalah hubungan yang rumit. Itu sulit untuk dilakukan oleh Mr Alagar. Pernikahan hanyalah membuat dirinya terikat dengan satu wanita. Sedangkan Mr Alagar masih ingin berpetualang dengan gaya hidup nya yang bergelimang harta dan kemewahan.
๐๐๐๐๐
Flashback on.
"Tolooongggโฆ"
Deg!
Refleks, Mr Aragan menghentikan langkah kakinya saat mendengar teriakan pilu seorang wanita. Tak berselang lama, Ia kembali melangkah dan berbelok ke arah kiri.
Ia memasuki gang sempit disana dan pendengarannya pun semakin menangkap jelas akan suara beberapa orang.
"Tolong, jangan sentuh aku!" ucap wanita itu memohon dan terdengar pilu.
Plaaakkk
"Aku bilang diam, sialan!" Bentak seorang pria setelah mendaratkan satu tamparan kuat untuk gadis tersebut.
"Ayo cepat, aku sudah tidak sabar ingin merasakannya!" ucap salah satu pria asing yang berperawakan tinggi besar. Tentu kekuatan nya sangat kuat sehingga sang wanita itu sulit untuk melepaskan diri dari kungkungan pria asing itu. Bahkan dengan dibantu temannya, satu pria asing itu mampu menjamah dengan leluasa setiap bagian tubuh wanita itu.
Sreekkkkkk
__ADS_1
Kain itu terkoyak begitu saja sehingga membuat si pemilik kain menangis semakin pilu. Kini tubuh mungilnya menjadi polos sehingga dia bisa merasakan dinginnya angin yang menyapa kulit mulusnya.
Pria itu kembali mengulurkan tangannya hendak menarik paksa bra miliknya, namun gagal karena seseorang menghantam kuat tengkuknya.
Buuggghhhh
"Aaarghhh..."
"Hey sialannn! Siapa kau, huh!" Bentak salah satu pria itu setelah melihat temannya jatuh dan tidak sadarkan diri.
"Aku malaikat mautmu" Gumam mr Alasan dengan rahang mengetat sempurna.
Bugh
Bugh
"Aaaarrghhhhhhh!" Pria itu merintih dengan suara beratnya. Sementara pria yang satunya sudah tidak sadarkan diri.
Pria yang kini sedang meregang nyawa itu, Ia menatap wajah mr Aragan, tubuhnya bergetar menahan sakit pada perut yang saat ini sedang dikoyak oleh sebuah belati milik mr Aragan. Bahkan mr Aragan dengan ringan mengkoyak nya tanpa ampun.
"Jangan menatapku seperti itu. Aku sudah biasa melakukannya, "kata mr Aragan dengan suara serak.
Setelahnya, Ia melepas pria itu yang saat ini terlihat seperti sudah tidak bernyawa. Mr Aragan beralih pada pria yang satunya, Ia membalik tubuh pria itu menjadi terlentang.
__ADS_1
Kemudian, mr Aragan membenarkan posisi tangan pria itu. Jordhan meletakkan belati miliknya ditangan pria itu lalu Ia mengalihkan pandangannya pada wanita yang saat ini sedang menatapnya penuh ketakutan.
Mr Aragan melangkah mendekat, sedangkan wanita itu beringsut mundur dengan pelan. Kepalanya menggeleng kuat dengan tangis pilunya.
"To-long jangan bu-nuh aku," ucap wanita itu memohon. Dia adalah Alexa yang entah bagaimana bisa di serang oleh dua laki-laki yang tidak dikenalnya.
"Dasar bodoh! Aku sedang membantumu! Apa kau buta, huh!" kata mr Aragan membentak karena kesal.
Setelahnya Ia langsung membawa Alexa ke dalam gendongannya tanpa melepas sarung tangannya. Mr Aragan melangkah tanpa memperdulikan tubuh polos gadis itu.
Sejak saat itulah bagi Alexa, mr Aragan adalah penyelamat dan pahlawan bagi dirinya. Walaupun dirinya sudah menyerahkan semua harga dirinya, bagi Alexa itu belum cukup. Karena mr Aragan telah menyelamatkan Alexa dari dua orang asing suruhan mama tiri nya untuk menjualnya pada seseorang untuk dijadikan gundik di negara itu.
"Aku rela jika keperawanku aku serahkan pada kamu. Karena kamu telah menyelamatkan aku," ucap Alexa saat itu. Mr Aragan tertawa mendengar ucapan Alexa dan dengan kasar melemparkan Alexa ke bathtub kamar mandi di rumah nya.
"Mandi dan bersihkan tubuh kamu! Setelah itu aku tunggu kamu di ruang makan," ucap mr Aragan saat itu.
"Hai, jangan menolak ku! Aku masih Virgin tahu! Kalau kamu tidak percaya, kamu bisa membuktikan nya sekarang!" teriak Alexa.
"Hahaha aku tidak percaya! Wanita yang pura-pura polos seperti kamu sudah banyak aku jumpai di negeri ini. Mungkin saja kamu adalah seorang pelacur yang sedang dikerjain oleh dua pelanggan kamu. Dan mereka mungkin saat ini sedang tidak punya uang hingga dia ingin memperkosa kamu," ucap mr Aragan asal. Alexa mendengus kesal mendengar ucapan mr Aragan.
Mr Aragan keluar dari kamar itu meninggalkan Alexa yang membersihkan dirinya.
Flashback off.
__ADS_1