Horror Disturbing

Horror Disturbing
Dikala Harapan Dan Perjuangan Bersatu


__ADS_3

Bradley telah membunuh sahabat yang paling ia percayai lalu setelah itu ia membawa jasad Agung maupun Lusa ke tempat tersembunyi.


Berfirasat jika dirinya akan lama berada di tempat ini iapun harus memikirkan rencana untuk kedepannya.


Dua puluh hari berlalu, semua orang mulai berguguran lantaran makanan yang sudah benar-benar habis dan persediaan air yang didapat dari cari menjijikkan kini merosot.


Mengakibatkan beberapa dari mereka yang masih hidup harus memakan rekannya yang telah mati untuk bertahan hidup.


"Cih, sudah seperti ini masih berharap ingin hidup. Mereka bahkan memakan sumber memakanku, kalau begitu waktunya dirimu beraksi!" ucap Bradley dalam hati memperhatikan mereka yang sedang lahapnya memakan daging manusia.


Dikala semuanya sudah tertidur pulas Bradley melakukan hal buruk pada semua orang di tempat ini.


Membunuhnya disaat mereka tidur pulas setelah ia beri dodol dan air untuk mereka makan.


Dan baru hari ini setelah beberapa hari yang lalu mereka tidak nyaman saat tidur, kini semua pekerja yang tersisa tidur bak orang mati tanpa penjagaan.


Membuat Bradley mudah melancarkan aksinya malam itu di jam 23.00 saat ia lihat arlojinya.


Rencananya ia akan menjadikan mereka semuanya sebagai persediaan makanan sampai tim penyelamat datang.


Lalu Bradley menyadari ada yang aneh, mengapa dirinya maupun para pekerja lain tidak kekurangan oksigen selama berada di tempat ini, meskipun jauh dari permukaan.


Dia kemudian berkeliling guna menyingkirkan pikirannya yang meminta untuk menemukan jawaban atas pertanyaannya tadi.


Berhenti pada jalan keluar yang tertimbun sembari mengeceknya dengan seksama, karena firasatnya mengatakan ada hal yang harus dirinya temukan.


Tidak menduga bahwa Bradley menemukan pipa yang menurutnya adalah sumber udara berasal, ia bahkan merasakan hembusan udara dari sana.


Lalu terpikirkan semua ide untuk melakukan komunikasi dengan yang di atas menggunakan pipa tersebut.


Berhari-hari sembari menghabiskan dodol kemudian memakan daging Bradley terus menerus dan rutin melakukan komunikasi melalui pipa itu.


Meskipun tidak ada yang menjawabnya.


Hingga di hari yang entah keberapa dirinya berada di dalam tempat ini jauh dari aktivitas manusia pada umumnya.


Secercah harapan datang secara tidak terduga saat suara seseorang terdengar dari atas melalui pipa yang selama ini dirinya ajak berkomunikasi.


Serta ia jadikan sebagai harapan terakhir.


"Apa kamu pekerja yang masih hidup?"


"Yah, saya pekerja yang masih hidup untuk saat ini!"

__ADS_1


"Apa yang lain juga masih hidup?"


Bradley menduga jika dirinya mengatakan hanya ia yang masih hidup mungkin saja seseorang itu akan mengabaikannya.


Membuatnya harus berbohong demi keselamatan dirinya.


"Ya mereka masih hidup, apa anda ingin berbicara dengan mereka?"


"Tentu saja, dengan senang hati."


Untuk menambah kepercayaan orang itu Bradley memancingnya agar berbicara dengan para pekerja.


Memanfaatkan bakatnya yang tersembunyi Bradley sukses membuat orang itu percaya bahwa di bawah masih banyak orang yang masih bertahan hidup.


Dan berharap dirinya akan diselamatkan esok hari.


Sebelumnya, Bradley berganti-ganti suara seseorang.


Penyelamatan pun masih berlangsung hingga sekarang ini yang kata salah seorang di atas akan dihentikan, karena biaya pengeboran yang sangat mahal dan memakan waktu.


Serta pihak penambangan sudah memberikan kompensasi begitu banyak atas korban tragedi para pekerja yang terjebak didalam area penambangan batubara.


Tapi karena mendapati suara seseorang dari bawah melalui pipa dan mendengar suara para pekerja membuat pihak penambangan memiliki harapan besar untuk menyelamatkan para pekerja.


Esoknya lagi dan lagi, Bradley dibuat tertegun mendengar penuturan salah seorang mengatakan bahwa mustahil mereka yang dibawa selamat lebih dari sepuluh orang.


Seakan mereka yang berada di permukaan hampir menyerah atas kerja kerasnya menyelamatkan para pekerja.


"Apa kau masih mendengarnya?" tanya seseorang dari atas kepada Bradley.


"Saya masih disini!!"


"Mendengar semangatmu sepertinya di bawah nampak baik-baik saja, tapi saya akan bertanya mengenai cara bertahan hidup kalian. Ini saya penting..." tiba-tiba mengecilkan suaranya namun masih didengar oleh Bradley.


"Jika yang selamat kurang dari lima belas dan selama penyelamatan ini berlangsung mereka gugur, maka... dirimu harus siap mati disana..."


Perkataan itu sangat membebani Bradley dirinya bahkan harus menggunakan otaknya lebih keras untuk memikirkan sebuah jalan keluar.


Dalam temaram dirinya berkeringat dingin dengan tubuhnya yang sudah berbau dan pakaian kotor terdapat noda darah.


Serta rambutnya sangat berantakan dengan wajah penuh keringat.


Otot rahangnya pun menegang giginya pun berbunyi.

__ADS_1


Jika salah dalam mengambil langkah bicara dirinya akan jatuh ke dalam jurang keputusasaan, selama-lamanya.


Tidak ada lagi kesempatan baginya lolos dari tempat ini.


"Kami bisa menjelaskan secara detail cara bertahan hidup di tempat ini, tentunya dengan alasan yang logis. Saya harap anda mempertimbangkan keselamatan kami, apalagi disini ada anak dari pemilik tambang!"


"Apa? Jadi dia ada didalam sana? Katakan, bagaimana kondisinya, apa dia..."


"Huh... dia baik-baik, sedang tertidur pulas setelah makan. Anda tidak usah khawatir dengan keselamatannya, karena kita disini saling menjaga satu sama lain dan saling bahu membahu jika ada masalah pada satu pihak!"


Percaya pada perkataan Bradley orang itu melanjutkan tim untuk melakukan penyelamatan tanpa meminta hal logis, cara mereka bertahan hidup di tempat ekstrim itu.


"Hehe... untungnya aku memiliki kartu truf terbaikku."


Nampak Agung yang kini sudah membusuk terbujur kaku, tubuhnya yang sudah dihinggapi belatung dan mikroba itu kini perlahan-lahan mulai berubah seiring waktu.


Bradley sengaja membiarkannya karena alasan tertentu.


Sementara jasad korban lainnya yang ia lakukan metode pencegahan pembusukan tinggal menunggu menjadi gilirannya berikutnya.


•••


Suatu hari, Bradley berhasil keluar, namun dirinya di tuduh sebagai pembohong publik mengharuskan dirinya mendekam di penjara selama beberapa tahun lamanya.


Bahkan ada yang menuntut dirinya melakukan aksi pembunuhan dan berbagai macam lainnya.


Akibat keterbatasan bukti dan saksi membuatnya lolos dari berbagai tuduhan. Bahkan dirinya lepas dari segala tuntutan hukum.


Membuatnya keluar dari penjara tanpa syarat setelah masa tahanan dikurangi.


Di masa mudanya Bradley belajar hal yang dikiranya sangat penting bagi masa depannya. Ilmu pengetahuan manajemen dan berbagai lainnya.


Sehingga dalam usia terbilang muda ia disebut sebagai pengusaha muda dengan kekayaan mencapai triliunan.


Sementara pertambangan batubara itu bangkrut lantaran dalam keadaan krisis, setelah mendapati tuntutan menentang atas pembangunannya. Walaupun baru kali ini mendapatkan tuntutan beresiko itu.


•••


"Selesai, begitulah ceritanya nona muda. Nona terlihat sangat tertarik pada cerita saya?"


"Itu karena cerita bapak sangat berkesan bagi saya, dan banyak pelajaran hidup yang saya ambil dari sana!" ucap Hani begitu senang saat menjawab perkataan Bradley.


Sebenarnya Bradley menceritakan kisahnya jauh berbeda dengan kisah aslinya.

__ADS_1


__ADS_2